
••Esok harinya••
"Clez...apa kau sudah siap?" Tanya Zelvia yang ingin pergi ke kediaman keluarga Clez.
"Iya nona. Ayo kita berangkat sekarang!" Sahut Clez.
Zelvia dan Clez segera menaiki kereta kuda yang sudah disiapkan dari pagi-pagi sekali. Mereka langsung menuju kediaman Viscount Eirmal.
Sesampainya disana.....
"Sudah lama ya aku tidak kesini...." Kata Clez agak sedih.
"Bagaimana perasaan ayahku ya jika bertemu dengan anak kandung nya lagi!" Ujar Clez murung.
"Clez, ada aku kan? Kita bisa menghadapi nya bersama☺️" Hibur Zelvia.
"Terima kasih nona☺️"
Zelvia dan Clez memasuki kediaman Viscount Eirmal. Pengawal yang melihat Zelvia yang merupakan keluarga besar Duke Calliorest sangat terkejut atas kedatangan Zelvia.
"Salam Lady Calliorest" Hormat para pengawal yang berjaga di pintu depan
"Ya" Jawab Zelvia singkat.
"Aku ingin bertemu dengan tuan kalian, Viscount Eirmal. Tolong panggil dia segera!" Tegas Zelvia.
"Ba...baik Lady, silahkan masuk dulu!"
"Hmmmmm"
...****************...
Di dalam rumah Viscount Eirmal.
"Wah ternyata ada Lady Calliorest yang datang. Ini merupakan kehormatan besar bagi saya Lady!!!!" Hormat Viscount dan Viscountess Eirmal.
"Baiklah....aku tidak mau membuang waktu ku. Jadi akan kukatakan langsung pada intinya!" Jelas Zelvia.
"Ohoho....apa ada yang ingin anda katakan wahai Lady?" Tanya Viscount Eirmal sambil duduk di kursi nya.
"Pertama-tama...saya ingin memperkenalkan seorang wanita yang merupakan teman saya. Mungkin kalian juga sudah mengenal nya!" Lanjut Zelvia.
__ADS_1
"Perkenalan nama saya Cleznia Irene Aryian" Sapa Clez.
"Ahahaha....nama mu sangat bagus!" Puji Viscount tanpa mengetahui bahwa itu adalah anak kandung nya, Clez.
"Tu...tunggu, Cleznia? Apa dia? Ah mana mungkin anak sampah itu. Kan anak itu sudah kujual oleh Count Mendesia!!!" Batin Viscount Added Eirmal.
"Hai Viscount Eirmal, sudah lama ya kita tidak bertemu!" Kata Clez sambil mendongakkan kepalanya.
"Kau!!! Kau!!!"
"Ada apa? Kenapa anda seperti orang kaget seperti itu? Oh jangan-jangan Anda sudah melupakan saya?" Sindir Clez pada seorang lelaki yang dulu nya merupakan ayah kandung Clez.
"Cleznia!!! Ke...kenapa kau ada disini?" Tanya Added Eirmal sambil gemetar.
"Aduduh ayah...eh maksudku Viscount Eirmal, anda kok gemetaran begitu? Emang ada hantu hah?!" Sindir Clez lagi.
"Viscount, saya tanya apakah anda mengenal wanita ini?" Tanya Zelvia dengan nada sindiran.
"Lady, apa ini budak anda?" Tanya Added.
Tiba-tiba tatapan Zelvia yang tadinya biasa-biasa saja menjadi dingin. Zelvia marah karena Added dengan seenaknya memanggil Clez sebagai budak.
"Viscount....apa telinga mu bermasalah? Sepertinya kau harus periksa ke dokter!" Marah Zelvia pada Added.
"Ya bukankah saya benar? Apa kau lupa tadi saya mengatakan bahwa wanita ini adalah teman saya?" Kesal Zelvia.
"Tapi anda malah mengatakan bahwa Clez adalah budak saya! Apa kau tidak tahu, menghina teman bangsawan sama saja mencari mati" Jelas Zelvia yang sudah sangat marah.
"Bukan begitu Lady.... maksud saya---"
"Tidak ada alasan lagi bagi anda yang sudah lancang menghina teman saya"
"Apa anda pikir kalau anak kandung yang telah anda buang sudah terkurung di penjara budak wanita yang digunakan untuk diperkosa? Hah dasar naif" Sindir Zelvia.
"Ba....bagaimana anda bisa tahu? Jelas-jelas saya...."
"Saya apa? Kau ingin mengatakan sudah menghapus Clez dari data keluarga kan?" Tanya Zelvia.
"Lady tolong dengarkan saya...dia tidak ada hubungan apa-apa dengan keluarga Eirmal. Di keluarga Eirmal setiap anggota keluarga mempunyai nama Eirmal di belakangnya. Benar kan suamiku?" Jelas Viscountess Rosellia Eirmal
"Hah ibu tiri, ayah, kalian sungguh bodoh! memangnya menghapus data dari keluarga itu berguna di mata seorang putri Duke? Lagipula, nama belakang ku tidak ada kata Eirmal karena kalian kan sudah bembuangku! Rosellia, kau ingin menghasut Nona Zelvia? Mimpi saja!" Tegas Clez.
__ADS_1
"Apa kau bilang? Berani sekali kau yang hanya anak dari ibu miskin berkata lancang pada Rosellia!" Marah Added sembari melayangkan tangannya untuk menampar wajah Clez.
"Ingin nampar? Tampar saja aku! Tamparlah!!! Seumur hidup ku, selamanya aku tidak akan pernah memaafkan mu yang telah membuang anak kandung nya sendiri. Serta selingkuh dari ibuku!"
"Selingkuh...apa maksudmu? Aku menikah dengan Rosellia setelah ibumu meninggal. Rosellia pun adalah sahabat ibumu, apa salahnya aku menikahinya? Aku juga menikahi Rosellia karena ingin mencukupi kebutuhan hidup mu juga!" Tanya Added yang kembali menurunkan tangannya.
"Tidak selingkuh? Jelas-jelas aku menemukan buku diary ibu dan membaca bahwa kau selingkuh dengan Rosellia saat ibu mengandung diriku! Apa itu yang namanya bukan selingkuh?" Ucap Clez sembari meneteskan air matanya perlahan.
"Kau!!!! Dasar kurang ajar!!" Marah Added.
"Diam kau!!" Teriak Zelvia.
"Heh...diam? Kau pikir wanita bangsawan yang hanya mengandalkan status putri Duke itu bagus? Wanita murahan seperti mu sangat-sangat tidak pantas memerintah ku!" Tegas Viscount Added Eirmal.
"Cukup, jangan hina Nona!" Marah Clez.
Zelvia sangat kesal dan mengepalkan kedua tangannya, lalu berkata :
"Kau sudah menghina teman saya, menghina ibu dari teman saya, berhutang banyak pada para bangsawan dan ingin melunasinya dengan menjual anakmu, sungguh biadab!!" Kesal Zelvia.
"Pengawal, tangkap dia!" Pinta Zelvia.
Tangan Added diikat dan tubuh nya ditahan oleh para pengawal sehingga ia tidak dapat bergerak.
"Le...lepaskan aku! Apa yang kalian lakukan? Lepaskan aku!" Pinta Added berusaha memberontak.
"Clez....lakukanlah apa yang kau mau untuknya!" Seru Zelvia.
"Ya nona... terima kasih ya" Tangis Clez.
Plakkkk....
"Tamparan ini karena kau sudah berani selingkuh dari ibuku!" Teriak Clez.
Plakkkk
"Tamparan ini karena kau sudah membuang ku, menghinaku, menghapus semua data - data ku dari keluarga, serta sudah menjual diriku!"
Plakkkk
"Dan tamparan ini karena..... karena kau sudah berani-beraninya menghina Nona Zelvia !"
__ADS_1
Begitu banyak air mata yang berlinang di mata Clez. Ia mengingat semua kenangan-kenangan dulu saat ayahnya masih sedikit mempunyai rasa perhatian dan kasih sayang pada anak kandungnya itu. Awalnya Clez merasa bersalah, tapi ia tahu.... penjahat yang sebenarnya adalah seseorang yang sudah berani menghianati orang yang mencintainya.
Zelvia menyuruh para pengawal membawa Viscount Added, Viscountess Rosellia beserta anak-anaknya untuk dihukum. Setelah itu, Zelvia kembali menenangkan dan menghibur pelayan sekaligus teman kesayangan nya itu.