Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat

Terlahir Kembali Menjadi Putri Raja Yang Jahat
Episode 56. Kesatria penjaga pribadi?!!!!!


__ADS_3


~Visual Rero Aruzzen yang telah berubah menjadi manusia


"Tapi Zeze, apa wanita itu tidak boleh berteman dengan lelaki?" Tanya Rero.


"Boleh saja, tapi orang yang sifatnya suka menyebar rumor ataupun gosip, pertemanan antara lelaki dan wanita bangsawan akan menjadi berita hangat yang beredar luas nanti!" Tegas Zelvia.


"Dunia manusia memang licik!" Gumam Rero.


"Hemmm Rero, kau pandai bela diri tidak?" Tanya Zelvia.


"Waktu aku dalam wujud manusia berpuluh-puluh tahun lalu, aku pernah bisa bela diri. Tapi aku tidak tahu apakah kemampuan itu masih ada atau tidak karena aku sudah lama tidak menggunakan wujud manusia!" Jelas Rero pada Zelvia.


Zelvia tersenyum senang.


"Firex Afzaen! Itulah namamu saat menjadi wujud manusia!" Tegas Zelvia menjelaskan.


"Ha? Kenapa namaku harus berganti?" Tanya Rero yang sekarang namanya sudah diubah menjadi "Firex"


"Ikutilah! Ini juga demi keamanan bersama!" Pinta Zelvia.


"Hah baiklah...lalu, kau ingin melakukan apa dengan nama seperti itu?" Tanya Firex.


"Lihat saja nanti!" Ucap Zelvia tersenyum.

__ADS_1


"Nona selalu saja membuat saya penasaran!" Sahut Firex menepuk jidatnya.


"Tolong gunakan sihir teleportasi mu sebentar ke kamarku!" Pinta Zelvia.


Felix mengangguk paham dan membawa dirinya juga Zelvia ke kamar Zelvia.


Sementara di suatu tempat yaitu istana kerajaan, Pangeran Hard sedang kebingungan sekaligus cemas memikirkan Zelvia yang tidak menyetujui agar dirinya menjadi pendamping Pangeran Hard sementara saat perayaan suci penerus asli Keluarga kerajaan.


Istana Kerajaan...


"Kenapa dia tidak mau? Jika begini jadinya...maka status ku sebagai putra mahkota bisa dicopot!" Cemas Pangeran Hard.


"Hard....apa ada masalah?" Tanya Nuriel khawatir.


"Hard, kalau ada masalah bilang padaku saja ya!" Lanjutnya sembari memeluk lengan Hard.


"A...ada apa denganmu? Hard..." Tanya Nuriel terbata-bata.


"Diam kau! Apa kau tahu, aku sedang pusing memikirkan bagaimana aku bisa membujuk Nona Calliorest agar mendampingiku di perta perayaan suci penerus asli Keluarga kerajaan.


"Kan ada aku, Hard! Aku akan selalu menampingimu baik susah maupun senang" Kata Nuriel manja.


"Sayang...tapi bukan itu masalahnya!" Jelas Hard.


"Lalu?" Tanya Nuriel bingung.

__ADS_1


"Itu karena kau hanya putri dari Baronet yang miskin dan tidak pantas bersanding dengan putra mahkota!" Teriak Hard tegas.


Mendengar teriakan Hard, mata Nuriel mengeluarkan air mata. Ia menangis karena Hard yang sangat lembut itu tiba-tiba saja berubah menjadi seorang lelaki yang tegas.


"Apa...kau sudah tidak mencintaiku lagi, Hard?" Tangis Nuriel.


"Nu..Nuriel sayang..bukan begitu! Aku hanya agak kesal saja tadi" Jelas Hard.


"Hard, apa kau menyukai Nona Zelvia?" Tanya Nuriel kembali.


"Emm tentu tidak, kenapa kau menanyakan hal tidak penting seperti itu sayang?" Ucap Hard lembut.


Nuriel memeluk tubuh Hard dengan manja.


"Hard... kau seperti ini karena Zelvia itu kan? Aku mengerti perasaanmu saat ini, kau kesal sekaligus pusing memikirkan hal yang bersangkutan dengan tahta mu. Tapi aku percaya, pasti ada cara dibalik setiap kesusahan!" Kata Nuriel ramah.


"Benar Nuriel! Jika bukan karena wanita itu, mana mungkin aku akan kepusingan seperti sekarang ini!" Kesal Pangeran Hard yang tambah menjadi-jadi pada Zelvia.


"Jangan khawatir ya Hard..." Pinta Nuriel.


Hard mengangguk cepat.


Cuppp...


Ia mencium bibir Nuriel dengan lembut.

__ADS_1


"Aku mencintaimu...Nuriel ku sayang" Ucap Hard.


"Hemm aku juga!" Sahut Nuriel.


__ADS_2