
Beberapa waktu kemudian
Bisa Dominic lihat istrinya terjaga dari tidur lelap nya, perempuan itu membuka matanya secara perlahan kemudian Zeline menoleh ke arah dirinya.
"Apa kita sudah tiba?"
tanya istrinya ke arah Dominic.
laki-laki itu buru-buru menganggukkan kepalanya.
"He em"
Sesungguhnya agak sulit mencari tempat makanan halal di sana, mau tidak mau Dominic memutar dan melajukan mobilnya jauh menuju ke arah pusat kota untuk mendapatkan makan malam mereka.
beberapa pilihan tempat makanan halal cukup jauh dari sana jika Domini ngotot untuk terus melajukan kendaraannya untuk mencari hingga ke tengah kota, takutnya mereka akan kemalaman.
Hingga akhirnya Dominic memilih restoran Asia untuk mengisi perut mereka.
"Aku harap kamu menyukainya"
Ucap laki-laki itu sambil mengembangkan senyuman nya.
Dia menatap ekspresi Zeline yang tengah menatap lurus ke depan.
"InsyaAllah aku suka, kami pernah pergi ketempat ini beberapa kali sebelum nya"
Dia menjawab mantap, sebelum menikah dia pernah beberapa kali pergi ketempat ini bersama keluarga nya.
Jadi dia fikir tidak perlu khawatir soal menu yang akan di hidangkan oleh restoran tersebut.
Didalam sana seingat Zeline, mereka juga memiliki ruangan khusus untuk para pengunjung muslim untuk menunaikan sholat didalamnya.
Jadi mereka tidak mesti menunggu tiba di mansion malam nanti untuk menunaikan kewajiban mereka.
__ADS_1
Dominic terlihat Langsung turun dari mobil nya kemudian laki-laki tersebut langsung membukakan pintu mobil dari arah Zeline dan membiarkan istrinya turun dari sana.
Sembari memesan menu yang mereka pilihkan, mereka memutuskan untuk menunaikan kewajiban lebih dahulu, dengan begitu mereka fikir akan melewati makan malam bersama jauh lebih tenang tanpa beban.
Setelah itu bisa memilih jalan pulang yang lebih tenang tanpa harus terburu-buru menyetir dijalanan.
karena menyetir dalam keadaan tergesa-gesa cukup menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.
Hingga akhirnya setelah mereka menyelesai kan sholat isya, mereka langsung memutuskan untuk menyantap makan malam bersama.
"Aku pikir kamu cukup hapal menu terbaik mereka"
Ucap Dominic sambil memperhatikan istri nya melahap makanan pilihan nya.
"Mama dan Papa beberapa kali membawa ku kemari dulu"
Jawab Zeline pelan.
"Tidak pernah memilih libur bersama teman-teman?"
Zeline sejenak diam.
"Hmmm karena keluarga Abimanyu, Hillatop dan Ma begitu ketat pada anak-anak gadis mereka, agak sulit bisa mendapatkan izin keluar rumah bersama teman-teman ketika anak-anak mereka berusia dibawah 20 tahun"
Mendengar penuturan Zeline, Dominic mengerut kan keningnya.
"Kenapa?"
"Pergaulan sekarang membuat para orang tua khawatir, usia paling labil anak perempuan antara 15 hingga 21 tahun, mereka masih belum bisa membedakan mana teman, mana lawan, mana yang baik,mana yang buruk, bahkan di usia seperti itu, orang tua yakin jika anak-anak akan gampang terpengaruh oleh modernisasi dunia luar yang rata-rata kiblat nya ke arah barat"
Jelas Zeline cepat.
"Karena itu kadang-kadang orang tua lebih suka mencarikan anak-anak mereka laki-laki dari bibit, bebet dan bobot terbaik, sebab itu dilakukan untuk menghindari fitnah dan Zi..na"
__ADS_1
Lanjut Zeline sambil menyeruput es miliknya.
"Terdengar sangat tidak adil memang, awalnya kami dulu berfikir keluarga kami terlalu kejam mendidik anak-anak perempuan mereka, sangat jauh berbeda dengan cara mendidik anak laki-laki"
"Saat laki-laki di rumah keluarga kami bebas keluar masuk dan mengikuti trend dunia, kami dibatasi dengan banyak peraturan dari para orang tua"
"Hingga akhirnya beberapa anak perempuan memberontak termasuk kakak perempuan ku"
Setelah berkata begitu Zeline menatap bola mata Dominic.
"Mereka fikir bergerak bebas Sesuai kemauan, lupa dengan nasehat orang tua, kesana-kemari mengikuti pergaulan anak-anak jaman sekarang, berkenalan dengan banyak laki-laki dan menikah dengan orang yang mereka cintai akan membuat mereka merasa dihargai dan bahagia"
"Realita nya setelah terjun ke dunia yang penuh hingar bingar dan terjerumus dalam rayuan setan, menikah karena kata kebablasan, tanpa tahu bibit bebet bobot yang akan menjadi pasangan mereka membuat sebagian anak-anak yang memberontak tersebut sadar"
"Tidak ada orang tua yang mau anak-anak nya kesulitan dan susah, mereka melakukan semua itu karena mereka mencintai anak-anak mereka, ingin anak-anak bahagia, menikah dengan laki-laki yang tepat dan meraih masa depan yang benar, memiliki iman yang baik dan lain sebagainya"
"Tapi sayangnya beberapa anak memilih mengeras kan hatinya, berdebat dengan prinsip lama yang di anggap mereka sudah kulot dan seharus nya sudah lama di hapus dari muka bumi ini seiring modern nya kehidupan masa kini"
"Kemudian setelah apa yang orang tua takuti terjadi, yang tersisa hanya penyesalan dibalik hancur nya keterlanjuran"
"Mereka sudah tidak bisa memutar kembali waktu atau memperbaiki apa yang telah hancur"
"Karena pada akhirnya Menyesal pasti datangnya di belakang, dan tidak mungkin ada di depan. Karena penyesalan datang apabila seseorang sudah melakukan sesuatu."
"Ada kalimat bijak yang sering kami dengarkan, Penyesalan hidup sangatlah menakutkan karena kemanapun kita pergi, maka rasa penyesalan itu akan selalu ada untuk mengikuti."
Setelah berkata begitu Zeline terlihat diam.
"Begitu melihat kehidupan kakak perempuan ku yang kacau balau mengikuti alur modernisasi dan menikah kata nya karena cinta tanpa pernah melihat dari sisi lainnya, aku pada akhirnya memutuskan rantai pergaulan yang takut menjerumuskan aku ke jurang neraka"
"Selain itu akan merugikan diri, itu juga akan merugikan kedua orang tua ku di akhirat nanti, sebab kesakitan yang paling mengerikan dari azab yang di terima oleh orang tua adalah, ketika anak-anak mereka menjerumuskan mereka ke jurang api neraka"
Dominic terlihat diam tanpa banyak bicara, dia fikir selama menikah dengan istri nya ada banyak sekali pembelajaran yang dia terima.
__ADS_1
Bahkan dia baru tahu, di balik modern nya dunia dan gemerlapan kekayaan dari beberapa pengusaha dunia, masih ada keluarga kaya raya yang masih memegang prinsip lama dan menekankan pembelajaran soal prinsip menghargai diri dan cara untuk menghindari dosa besar agar tidak terjerumus lebih dalam ke Kubangan api 🔥 neraka jahanam.