When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Sedikit kenyataan di masa lalu


__ADS_3

Mansion utama Taj


Taj terlihat mengeratkan rahangnya saat dia mendengar satu berita dari orang kepercayaan nya.


Sejenak laki-laki itu mendengus dengan tatapan tidak percaya saat telinga nya mendengar satu berita yang cukup mengejutkan.


"Hah..yang benar saja"


Ucap Taj sambil meremas erat dengan penuh kemarahan kertas yang ada di tangan nya tersebut.


Dia baru sadar ini trik dan tipuan dari Mandy, Perempuan itu rupanya yang menyusun semua strategi dan menjebak semua orang untuk menghancurkan pernikahan Zeline dan Dominic.


Dan dia fikir bisa-bisa nya dia terjebak dalam permainan perempuan tersebut, berakhir bersama gadis kecil yang tidak seharusnya berada di tempat nya.


"Selidiki lagi siapa yang bergerak di belakang nya"


Ucap Taj sambil menatap laki-laki di hadapannya tersebut.


"Baik tuan"


setelah laki-laki dihadapan Taj Pergi, seketika bola mata taj menatap kearah sisi kanan nya.


laki-laki itu menghela nafas nya untuk beberapa waktu.


Taj fikir bagaimana bisa dia terjebak bersama gadis itu di tempat nya saat ini.


*******


Kembali ke kejadian Dominic dan Zeline


Tatapan bola mata istri nya membuat Dominic terdiam sejenak, laki-laki itu masih bingung harus memulainya dari mana.


"Itu cerita masa lalu"


Jawab Dominic pelan sambil mencoba menatap dalam bola mata istrinya.


"Aku tidak pernah tahu jika semua akan berakhir seperti ini"


Lanjut laki-laki itu lagi.

__ADS_1


"Saat perempuan itu berkata agar aku menyembunyikan semua kenyataan, aku pikir ini akan baik-baik saja, namun rupanya semua malah menjadi sebuah kesalahpahaman besar yang berakibat buruk untuk semua orang"


setelah berkata begitu, Dominic mencoba menahan semua perasaan nya.


Dia memejamkan bola matanya sejenak.


Ingatan pada malam itu menghantam dirinya.


"Aku mohon jangan katakan pada siapapun, Dom"


Seorang perempuan muda bicara sambil menggenggam erat telapak tangan nya, menatap Dominic dengan bola mata berkaca-kaca.


"Tapi...ini akan merugikan kamu...aku fikir.."


Dominic mencoba bicara pada perempuan tersebut, ingin bicara dengan lantang tapi dia tidak punya daya kemampuan.


Dia tahu tapi harus menutup kedua belah matanya.


"Mari membuat laporan ke kantor polisi, aku akan mencari bukti konkrit nya, aku akan menjebloskan dia kepenjara, Amena"


Dominic Mencoba menyentuh wajah perempuan muda tersebut secara perlahan.


Dimasa Kemarin Amena merupakan gadis baik-baik yang luar biasa yang membuat dia terharu dengan kehidupan nya.


Reihan selalu berkata Amena gadis yang langkah, tidak ada yang bisa bertahan dengan berat nya hidup di ibu kota tanpa godaan dari kiri dan kanan nya.


Gadis itu datang dari kampung, mencari Ibu kandung nya setelah nenek nya meninggal.


Kehidupan pekik dan rumit yang di lewati nya hampir 1 tahun ini membuat gadis itu semakin lama semakin kuat.


Dominic tahu Reihan mencintai gadis tersebut, tapi sejak Mandy mulai mendekati Amena dan menawarkan bantuan kepada gadis tersebut.


Secara perlahan gadis itu mulai menjauh dan berubah.


Kabar nya, Amena telah menemukan ibu nya di pusat kota.


Tapi siapa sangka, pencarian menuju kearah ibu kandung nya berakhir tragis untuk masa depan Amena.


Dominic menatap perut Amena dengan bibir bergetar.

__ADS_1


"kembalilah bersama ku, aku akan bicara dengan Reihan dan kita akan menyelesaikan semua persoalan nya"


Ucap Dominic lagi.


Alih-alih setuju perempuan itu menggelengkan kepalanya secara perlahan.


"No...kak"


"Kau akan kehilangan semuanya, Amena"


"Tapi ini akan melukai banyak orang termasuk Mama ku"


Ketidak inginan Amena untuk mengungkapkan soal kehamilan nya dan siapa pelakunya jelas membuat Dominic marah.


"Tapi kamu berhak bahagia"


kali ini Dominic menaikkan suaranya.


"Aku akan menghancurkan kebahagiaan semua orang, termasuk Mama ku"


Selalu kata-kata itu kembali terulang dari balik bibir Amena.


"Hah... kebahagiaan Mama mu? kau lupa? kebahagiaan sejati seorang ibu terletak pada kebahagiaan anak-anak nya"


Dan Dominic fikir dia harus menemui sky, laki-laki itu bisa menjadi penghubung antara dirinya dan perempuan tersebut, dia bisa menemui Perempuan tersebut untuk bicara soal Amena, putrinya.


"Aku akan mengubah segala keadaan, semua akan baik-baik saja"


Ucap Dominic sambil tetap menggenggam erat wajah Amena.


"Jika laki-laki itu tidak mengakuinya, maka aku pastikan ketika kamu terluka, semua orang akan ikut hancur bersama rasa sakit mu"


Setelah berkata begitu Dominic langsung pergi berlalu dengan jutaan kemarahan nya.


"Kak"


"Aku tidak pernah tahu jika semua akan berakhir begitu buruk, menghadapi laki-laki itu tidak semudah yang aku fikirkan dan pada akhirnya Sky salah paham pada diri ku, kemarahan Reihan begitu besar pada Mandy hingga hari ini, Amena menghilang dan..."


Dominic tidak melanjutkan kata-katanya, dia menatap wajah istri nya untuk beberapa waktu.

__ADS_1


__ADS_2