When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Bergerak cepat


__ADS_3

Disisi lain


Reihan terlihat mengeratkan rahangnya saat dia mendengar satu berita soal apa yang terjadi pada tuan nya.


Dominic tertangkap atas tuduhan kasus pemerkosaan dan penyiksaan anak di bawah umur.


"shi..t, yang benar saja"


Umpat dia dengan perasaan kesal.


Bagi Reihan Tuduhan tersebut sangat tidak berdasar, Dominic bahkan tidak pernah menyentuh Amena di masa lalu.


Laki-laki tersebut begitu melindungi Amena dan menawarkan banyak bantuan untuk mengangkat kasus nya kepermukaan.


Alasan Dominic masih terlihat baik pada Mandy karena laki-laki itu berkata satu hari mereka pasti membutuhkan nya.


Alasan Reihan Begitu membenci Mandy, karena perempuan itu akhirnya Amena terjebak dalam lingkaran setan.


Reihan tahu satu hari saat ini akan tiba, akan ada masa dimana semua kasus dipermasalahkan dan ini waktu nya mereka mengangkat kasus tersebut menuju ke khalayak ramai.


Mereka tahu Begitu kasus ini naik akan ada banyak pihak yang terlibat didalamnya.


Dan percayalah ini waktunya menjatuhkan sang tersangka utama.


Kini Laki-laki tersebut secepat kilat langsung melesat keluar dari kantor Faith yildiz company tanpa berfikir dua tiga kali.

__ADS_1


Bisa di lihat bagaimana rahang laki-laki tersebut saling beradu untuk saat ini.


Reihan fikir tidak menyangka jika keadaan akan bergerak hingga sejauh ini, dia harus ikut bergerak cepat untuk menyelesaikan semua keadaan.


Ditengah langkah tergesa-gesa Reihan, bisa dilihat laki-laki tersebut mencoba menghubungi seseorang dari balik handphone nya, cukup lama hingga panggilan nya terhubung dengan seseorang.


Begitu terdengar suara sahutan dari seberang sana, laki-laki itu langsung berkata.


"Kita harus bicara"


Ucap nya cepat, melangkah menuju kearah parkiran gedung Faith yildiz di lantai bawah.


Seorang petugas parking membukakan pintu mobil pada laki-laki tersebut dan mempersilah kan Reihan untuk masuk ke mobil nya.


Tidak lama kemudian Reihan langsung melesat naik dan beranjak pergi dari sana menuju kearah satu tempat yang ada di salah satu sudut kota.


Disisi lainnya lagi


malam


Setelah Dominic ditangkap, setelah semua keluarga kelihatan begitu panik dan mulai memikirkan cara untuk bergerak dengan cara mereka masing-masing guna membantu Dominic.


Zeline mulai terlihat bergerak dengan cepat menuju ke arah Utara pusat kota menggunakan mobil nya.


Dia bergerak melewati gelap nya malam dan Dingin nya angin malam yang menerpa, pusat jalanan kota jelas masih terlihat begitu ramai dan padat.

__ADS_1


Perempuan tersebut mencoba menghubungi seseorang sejak tadi namun tidak berhasil juga.


Dia mencoba menghela nafasnya untuk beberapa waktu, tidak berhenti mencoba menghubungi seseorang yang ada di seberang sana.


Saat ini meskipun tidak di pungkiri Zeline khawatir dengan keadaan, tapi dia berusaha untuk bersikap setenang mungkin.


Dia tahu menghadapi persoalan harus dengan perasaan tenang dan hati yang lapang jika tidak maka bukan titik temu pemecahan masalah yang didapat kan malah sebaliknya.


Kunci utama ketika Allah menghantam manusia dengan cobaan nya hanya satu.


ikhlas.


"Ini aku, akhirnya kamu mengangkat panggilan ku juga"


Begitu telpon tersambung, Perempuan itu langsung bicara dengan perasaan lega.


Dia pikir akhirnya siapa yang dia hubungi tersambung kan juga.


"Aku butuh bantuan dari mu saat ini juga"


Ucap Zeline cepat sambil bola matanya tetap fokus menyetir ke arah depan.


"Ini sedikit rumit, aku akan mengirimkan kamu sebuah foto, aku ingin kamu mencari seseorang untuk diriku"


Lanjut nya lagi kemudian.

__ADS_1


Di antara deru suara mesin mobil dan keheningan didalam mobil tersebut, Zeline terlihat menatap lurus kedepan tanpa mengeluarkan sepatah kata nya lagi.


__ADS_2