When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Hanya titipan


__ADS_3

Faith yildiz company


Dominic terlihat fokus dengan pekerjaannya sejak tadi, bola matanya tidak lepas dari beberapa berkas yang ada di tangan nya.


Seperti biasa setelah melewati liburan panjang pada akhirnya semua orang akan kembali pada aktivitas lama yang sama di Setiap hari nya.


Hanya tinggal tergantung dari individu nya, apakah mereka mencintai pekerjaan mereka atau tidak.


Sebab terkadang adakalanya orang-orang akan mencapai pada titik jenuh pada pekerjaan yang di kerjakan setiap waktu.


Berputar pada satu kegiatan yang sama sejak. bangun tidur dan kembali tidur.


Mencintai pekerjaan sama dengan mencintai kehidupan. Orang yang tidak mencintai pekerjaannya bisa menjadi tanda bahwa ia tidak mencintai kehidupannya. Paling tidak, ia sedang bermasalah dengan hidup yang dijalaninya atau.. ia memiliki cara pandang yang salah terhadap hidupnya. Kalau seseorang itu baik-baik saja dalam hidupnya pastilah ia akan baik-baik dalam bekerja. Kalau seseorang itu menikmati dan mencintai kehidupannya pastilah ia akan menikmati dan mencintai pekerjaannya.


Indikator kecintaan pada kehidupan dan pekerjaan hampir sama saja dengan indikator cinta pada umumnya. Pertama, adalah ingin selalu dekat, tak ingin terpisah. Kedua, selalu ingin membahagiakan, bahkan rela berkorban. Ketiga, ingin selalu memberi dan melayani kepada yang dicintanya. Bila orang cinta pada kehidupannya maka ia ingin hidup lama, ia berusaha agar namanya dikenang orang jauh lebih lama dari usianya. Ia juga rela berkorban, tak pernah menuntut, dan selalu berusaha menebarkan kebahagiaan kepada setiap orang yang dijumpainya.


Demikian pula ciri orang yang mencintai pekerjaannya. Ia akan bekerja dalam kegembiraan, dan sering lupa waktu karena keasyikan. Ia biasa datang awal, dan pulang kemudian Ia rela berkorban, tak pernah perhitungan. Ia mencari kepuasan, dengan memberikan yang terbaik. Ia memberikan pelayanan, dan dengan itu ia mendapat kebahagiaan. Baginya… Apalah artinya hidup, kalau tak diisi dengan kerja. Apalah artinya kerja, kalau tak dilandasi dengan cinta. Kerja tanpa cinta, laksana kera membawa bunga. Tak kan bisa menikmati keindahan dan keharumannya. Dan ia pun akan bekerja sekenanya saja tak peduli apa kata orang terhadap hasil kerjanya juga tak terlintas untuk mencari keberkahan dalam bekerja agar berkah pula kehidupannya.


Dan percayalah jangan iri dengan orang yang memiliki peluang usaha besar dan hebat sebab kalian tidak pernah tahu bagaimana cara mereka berjuang untuk menjadi besar dan hebat di balik kesuksesan mereka.

__ADS_1


Dan percayalah juga, semakin besar semua usaha, semakin berat dan besar tanggung jawab yang harus mereka pikul.


Ada ratusan karyawan yang harus siap mereka beri makan, ada kemungkinan-kemungkinan besar dimana terdapat dampak turun naik pada laju pertumbuhan ekonomi perputaran, ada kala mereka jatuh lalu bangun lagi, ada urusan hutang piutang yang harus mereka selesai kandi dalam pembukuan perusahaan yang terus bergerak setiap hari nya.


Dan bersyukur lah kita yang tidak dititipkan beban usaha dan harta yang tidak berlebihan, sebab itu akan menjadi beban pertanggungjawaban di akhirat kelak.


أَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَزُوْلُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ جَسَدِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيْهِ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ. (رَواه ابنُ حِبَّانَ والترمذيُّ في جامِعِه


Artinya : Sesungguhnya Rasûlullâh ﷺ bersabda: "Tidak akan bergeser kedua telapak kaki seorang hamba di hari kiamat sehingga ditanya dengan empat macam, yaitu:


(1) tentang umurnya habis digunakan untuk apa, (2) jasadnya rusak digunakan untuk apa, (3) ilmunya bagaimana mengamalkannya, (4) hartanya dari mana mencari dan kemana membelanjakannya." (HR. Ibnu Hibban dan At Tirmizi).


Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (QS. Ali Imran/3: 185).


Reihan beberapa kali membuka lembaran berkas lainnya agar sang bos menelisik dan menyakini lebih dulu isi dari berkas-berkas yang akan di tandatangani tersebut.


"Sudah cukup yakin dengan semua nya?"


tanya Dominic pada Reihan.

__ADS_1


"Saya yakin sudah, tuan"


Jawab Reihan kemudian.


Dominic meraih beberapa dokumen lainnya, laki-laki secara perlahan meraih pulpen di hadapannya nya dan mulai membubuhkan tanda tangan nya disana.


Tapi sesuatu tiba-tiba mengejutkan dirinya.


Brakkkkk


Suara pintu terdengar di paksa untuk dibuka.


"Aku ingin kita bicara"


Seorang perempuan memaksa masuk dengan perasaan penuh kemarahan, dua security mencoba memegang tangan Perempuan itu dengan kencang namun cukup gagal.


Dominic langsung meluruskan pandangan nya sambil mengerut kan keningnya.


Laki-laki itu terlihat menaikkan kedua tangan nya, membiarkan kedua security tersebut melepaskan pegangan nya.

__ADS_1


__ADS_2