When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Bergerak perlahan


__ADS_3

Disisi lain


Ruangan Kamar VVIP


Kapal pesiar xxxxxxxx


didalam ruangan kamar yang mendominasi berwarna putih terlihat didalam nya terdapat sekelompok manusia yang tengah memantau pergerakan teman-teman nya yang berada di dalam kapal pesiar tersebut melalui banyak latar monitor dihadapan mereka.


Semua orang sibuk dengan headset bluetooth di balik telinga mereka masing-masing, beberapa suara sahut menyahut saling terdengar.


Awalnya semua baik-baik saja, tim yang bekerja menjalankan aksi mereka sesuai dengan tugas mereka masing-masing.


Zeline terlihat berdiri dibelakang semua orang, menatap satu persatu layar monitor dihadapan nya tersebut.


Dimana Semua kamera CCTV terlah tersambung di berbagai macam sudut kapal pesiar.


"Siapa yang bergerak di meja bartender dan pelayan cleaning servis?"


Tanya Zeline kearah Laki-laki yang ada di sisi kanan nya.


"Tim Red mafia"


Laki-laki itu menjawab cepat.


Zeline terlihat diam untuk beberapa waktu, menatap laki-laki di samping nya itu sejenak.


"Bergerak lah bersama Syahzia, masuk ke bagian restoran cafe dalam 5 menit, Ammar"


Ucap Perempuan itu kemudian.


Mendengar nama syahzia membuat laki-laki yang dipanggil Ammar membeku.


"Ya?"


Dia mengerutkan keningnya.


"Bukankah kita sudah..."


Dia ingin berkata bukan kah Mereka sudah sepakat tidak akan membuat dirinya dan syahzia bertemu dalam misi yang sama.


Tapi Alih-alih bisa menyelesaikan kata-katanya, Zeline malah membuang pandangannya.


"Ini adalah perintah"


Setelah berkata begitu Zeline mencoba untuk bicara dengan seseorang dari balik headset bluetooth nya.


"Tim Black pearl bergerak ke bawah, sekarang dan Demon angles lakukan misi bunglon kalian"

__ADS_1


Setelah berkata begitu, Zeline langsung bergerak kesisi kiri Ammar tanpa mempedulikan laki-laki itu yang sejak tadi seperti orang yang ragu dengan langkah nya sendiri.


"Kenapa?"


Tiba-tiba Maheer datang mendekati Ammar.


"Bukan masalah"


Jawab Ammar cepat kemudian dia mulai menarik sebuah pakaian lengkap ala koki yang ada di atas meja.


Seorang perempuan membantu laki-laki tersebut mengganti dan merapikan pakaian nya.


Sejenak terdengar seseorang berkata.


"Oh shi..t, apakah dia ketahuan?"


Laki-laki yang duduk di depan layar monitor berkata dengan nada sedikit panik.


"Kenapa?"


"Look it"


Mereka fikir salah satu tim dipanggil tiba-tiba oleh seseorang.


"Itu Adam"


"Tahan tembakan kalian, jangan ceroboh, ini jauh belum waktunya"


Ucap Perempuan itu cepat dengan bola mata tetap menatap fokus kearah layar monitor.


*****


Kembali ke cafe Bar


Laki-laki itu terdiam ketika seseorang memanggil dan meminta nya berhenti, dia langsung menoleh ke belakang dan menunggu perintah atau apa yang akan berlaku selanjutnya.


Tangan nya bersiap menyentuh jam di tangan nya, bisa dia lihat beberapa mata sempat melirik kearah dirinya.


Saat dia berfikir jika kemungkinan buruk terjadi, sebuah suara terdengar dibalik headset bluetooth nya.


"Tahan tembakan kalian, jangan ceroboh, ini jauh belum waktunya"


Sang pemimpin memberikan perintah.


"Siapkan makan malam kami dalam 30 menit"


Ucap laki-laki bernama Adam itu kemudian.

__ADS_1


Mendengar kan kata-kata itu, laki-laki tersebut langsung melepas kan genggaman tangan nya secara perlahan.


"Yes, sir"


Dia bicara sambil menundukkan kepalanya, berbalik dengan cepat kemudian berlalu dari sana.


******


Kembali ke


Ruangan Kamar VVIP


Kapal pesiar xxxxxxxx


"Bergerak Ammar"


Perintah Zeline cepat.


"Syahzia, masuk ke titik lokasi"


"Yes Miss"


Terdengar sahutan di ujung sana.


setelah pakaian ala pelayan restoran di gunakan, Ammar secepat kilat Bergerak menuju ke arah belakang sisi kanan kamar tersebut.


Bisa dia lihat Elevator kaca mulai naik dan mendekati kearah atas, dia bersiap masuk dan turun ke lantai bawah.



Begitu elevator kaca tersebut sudah berada di hadapannya dan terbuka, Ammar secepat kilat masuk dan melesat turun kebawah.



"Dalam hitungan mundur, semua orang bersiap pada makanannya"


Terdengar kembali perintah dari Zeline di masing-masing headset bluetooth Mereka.


******


Catatan \=


Mak Maheer dan syahzia bukan saudara kandung Yaaaa, Mak author salah komen kemarin sampai banyak yang bingung 🤧🤧🤧.


maklum update 4 novel barengan, mana rata-rata crazy up bikin Mak author lupa sama nama pemerannya saking banyaknya yang mau di hapal.


next episode Mak author kasih silsilah keluarga dan visual nya biar ga mumet makkkk yaaaaa❤️❤️💋💋.

__ADS_1


__ADS_2