
Mansion utama Taj
Prancis
Disebuah kamar berukuran cukup besar dengan perpaduan warna antara cream dan putih sesosok gadis tampak berbaring di atas kasur.
Belum ada pergerakan sama sekali dari gadis tersebut sejak terakhir kali seseorang memindah kan gadis tersebut ke kamar itu.
Taj terlihat duduk di agas kursi berwarna putih menatap gadis yang tengah berbaring tersebut.
Beberapa kali dia menarik kasar nafasnya sambil bola mata nya terus mengawasi pergerakan gadis tersebut.
"Tuan"
Tiba-tiba seorang wanita berusia sekitar 40 tahunan bicara ke arah Taj sambil membawakan nampan berisi makanan.
Dibelakang nya terdapat perempuan berusia sekitar 35 tahunan bergerak membawa sebuah wadah lainnya yang berisi handuk serta beberapa pakaian.
Laki-laki itu hanya menoleh sejenak, dia tidak menjawab sama sekali ucapan wanita tadi, dia hanya mengangguk kemudian berdiri dari sana.
"Jaga dia untukku, Pastikan setelah bangun dia membersihkan dirinya dan menghabiskan semua makanannya"
Ucap nya kepada kedua orang tersebut.
"Baik tuan"
Mereka menjawab secara bersamaan.
Taj bergerak pergi menjauh dari sana, keluar dari sana lantas menutup pintu tersebut secara perlahan.
Didalam, di atas kasur tersebut sosok gadis yang tengah berbaring itu yang tidak lain adalah Eisha seketika memicingkan bola mata nya, dia mencoba mengintip laki-laki yang barusan saja keluar tadi dengan cepat.
Memastikan jika laki-laki itu telah keluar dari kamar dimana dia sempat terlelap tadi.
Begitu dia telah memastikan Taj menghilang dari balik pintu, Eisha buru-buru membuka bola matanya, dia membalikkan tubuhnya berkali-kali, tampak begitu keriangan dan kegirangan karena pada akhirnya tiba di mansion laki-laki tersebut.
Akhhhhhh
Dia melonjak kegirangan diiringi jantung nya yang berdetak semakin kencang.
Akhirnya oh.... sekretaris Reihan..... Aruna.... , kalian memang benar-benar bisa di andalkan.
Dia seketika Bergerak penuh bahagia, rona wajah di pipi nya menampilkan warna merah muda, dia benar-benar merasa bahagia.
Dan Eisha tahu-tahu terkekeh kecil dengan gaya yang begitu licik.
Wellcome in my world 🌎 uncle penekukðŸ¤ðŸ¤.
Dua pelayanan tadi terlihat terkejut karena gadis dihadapan mereka tiba-tiba bangun dan bertingkah aneh.
__ADS_1
Awalnya mereka iba Karena tahu jika tuan Mereka baru saja menculik seorang gadis karena ambisi nya pada cinta pertama nya.
Mereka fikir akan memperlakukan gadis itu dengan penuh kesedihan sebab setau mereka saat seseorang terkena penculikan pasti menjadi panik, histeris dan berusaha untuk kabur dengan berbagai macam cara yang bahkan bisa extrim.
Tapi....
Seketika kedua orang itu saling menoleh antara satu dengan yang lainnya.
Apa dia waras?.
Apa tuan salah menculik orang?.
********
Beberapa jam sebelum nya
Masih di mall xxxxxxxx
Prancis
"Kau?'
Eisha menaikkan ujung alisnya sambil menodongkan pistol nya ke arah seorang laki-laki.
Klatakkkkk
Tiba-tiba dari belakang seseorang menodongkan pistol ke arah kepalanya.
Eisha langsung Berteriak kesal.
"Ini aku"
Seorang gadis dibelakang Eisha bicara sambil menurunkan senjata nya.
"Aku tahu itu kamu,ada apa ini? aku fikir ini diskon..."
Pletakkkkk
"Awwhhh"
Ketika dia masih membicarakan soal diskon pakaian, kepalanya langsung di pukul oleh gadis dihadapannya itu dengan sebuah map coklat.
"Kamu ini kapan berhenti jadi orang konyol? kamu tahu? saat ini seseorang sedang merencanakan untuk menculik kamu"
Mendengar ucapan gadis itu seketika eisha menganga.
"Hahhh???? apakah organ tubuh ku akan dijual?"
Bisa-bisa nya dia bertanya seperti itu.
"Kalian tahu, jantung, jati, paru-paru, ginjal ahhhh semua milik ku tidak ada yang benar-benar bagus"
__ADS_1
"Oh god, shut up..."
Gadis itu kembali bicara kesal.
Tidak heran dulu tidak ada yang tahan dengan tingkah konyol Eisha.
Dikala serius bahkan gadis itu bisa seperti itu.
"Oke aku serius, kau... apa yang kau lakukan disini paman?"
Eisha bertanya pada Reihan sambil memicingkan bola mata nya.
Dia heran kenapa laki-laki ini ada disini bukannya mengikuti kakak nya, dan ...
"Kalian saling mengenal?"
Dia kembali bertanya saat menyadari soal sesuatu.
Dua manusia dihadapkan nya itu seolah-olah sudah lama saling mengenal.
Reihan sang sekretaris kakak nya dan Aruna adik dari.....
Sky?!.
"Apa ada hal yang darurat?"
Dimasa lalu Desas-desus berkata sky dan kakak nya tidak dalam keadaan baik-baik saja, hubungan pelik Karena Seseorang membuat mereka saling bermusuhan.
Eisha tahu kisah mereka dari Aruna, pertemuan mereka yang tanpa Sengaja karena sering ikut latihan menembak beberapa tahun yang lalu di gelanggang tembak xxxxxxxx Prancis menggiring mereka pada hubungan pelik antara kakak Mereka.
"Bukankah kamu bilang kamu suka pada Paman kaki penekuk?"
Tanya Aruna tiba-tiba.
"Ya?"
"Mari membuat sebuah permainan bersama"
Ucap Aruna lagi sambil mengembangkan senyuman nya.
"Terlihat licik tapi cukup menguntungkan untuk semua orang, terutama untuk kamu"
Lanjut gadis itu lagi.
"Kau membuat ku merinding"
Ucap Eisha cepat.
"Tapi kau pasti menyukainya, tidak perlu bekerja ekstra untuk menarik perhatian Paman kaki penekuk bukan? dia mantan calon suami kakak ipar mu"
Mendengar ucapan Aruna Seketika Eisha terkejut.
__ADS_1
"What?"