
Dan pada akhirnya misi berat yang di ambil secara mendadak oleh Zeline untuk membebaskan tuduhan tidak berdasar suaminya dibawa berhasil dengan sempurna oleh semua orang.
Adam sejak awal diincar oleh CIA atas beberapa kasus pembunuhan, terlibat kasus penyelundupan senjata api, menjadi tersangka pencetakan uang palsu, berlian palsu bahkan dia terlibat pada beberapa kasus pelecehan sebelumnya.
Belum lagi kasus penipuan, manipulasi uang pemerintahan, pembunuhan pada beberapa orang penting agen CIA dimalam beberapa tahun silam yang melibatkan madhubala.
Perempuan tersebut membawa rekaman pembunuhan serta penipuan yang dilakukan oleh Adam, bahkan madhubala berniat melaporkan penipuan yang dilakukan Adam pada Mandy agar menyampaikan nya pada salah satu sekretaris Mr. K.
Tapi belum sempat madhubala memberikan laporan tersebut, Adam telah memusnahkan Perempuan tersebut dengan tangan nya sendiri.
Apalagi madhubala tahu bagaimana Adam membunuh Ibu Ihram, istri sah Mr.K dan diam-diam madhubala mengetahui soal calon istri ihram yang kata nya tengah hamil muda.
Bagi nya madhubala menjadi ancaman paling terbesar dalam hidup nya, Adam mau tidak mau menyingkirkan madhubala dengan tangannya sendiri malam itu juga.
Memusnahkan calon istri Ihram dan menghilangkan nyawa ihram secara bergantian.
Madhubala hanya perempuan yang malang, tidak sengaja datang diwaktu yang salah dan terlibat dengan orang yang salah pula.
Tidak menyangka laki-laki yang mencintai Putri nya adalah Ihram, putra dari Mr. K yang dia hormati.
Laki-laki yang pernah menarik dua sahabat baiknya dari lingkaran hitam dunia malam di masa lalu, meskipun satu sahabat nya kembali tertangkap atas dasar tidak beruntung, tapi satu nya di nikahi oleh Mr.K secara sah, tapi laki-laki itu tidak pernah bisa mempublikasikan hubungan pernikahan mereka karena tekanan orang tua nya bahkan Mr.K harus terlibat pernikahan pelik dengan perempuan lain yang tidak dia cintai.
Mr. Djun ikut ditangkap karena keterlibatan nya dalam mengikuti aksi penipuan yang di ciptakan oleh Adam, bahkan laki-laki tersebut terlibat beberapa kasus penting lainnya sebelum ini dan di ringkus tanpa bisa membela diri.
semua orang patut bersyukur dan bersenang diri karena keberhasilan mereka semua dalam misi yang diberikan oleh Zeline.
__ADS_1
malam itu kapal pesiar kembali dibawa ke arah tepian, para penumpang yang telah diturunkan menggunakan kapal sekoci jelas Selamat semua menuju ke daratan.
tidak ada korban jiwa dari para penumpang, tapi tidak dipungkiri pihak lawan banyak yang tumbang bahkan ada beberapa pihak Zeline yang mengalami luka-luka.
******
Disatu sisi
Amena menatap Daddy nya yang memeluk laki-laki dihadapan nya Tersebut dengan pandangan bingung.
Dia sama sekali tidak bisa mengingat siapa laki-laki tersebut, kata nya nama Laki-laki itu adalah ihram.
Pertemuan pertama mereka ketika dia menarik senjata nya dan mengarahkan senjata api nya kearah laki-laki tersebut.
Laki-laki itu bertanya sambil keluar dari tempat persembunyian nya.
Dia jelas terkejut, membulat kan bola matanya sambil berusaha terus mengarahkan pistol ditangan nya ke arah laki-laki tersebut.
kewaspadaan nya jelas meningkat, dia fikir jika Laki-laki tersebut bergerak macam-macam dia mungkin akan membunuhnya.
"Kau siapa?"
Alih-alih menjawab laki-laki itu menatap nya dengan pandangan berkaca-kaca, Bergerak sedikit kesulitan karena sesungguhnya otot-otot laki-laki tersebut belum sepenuhnya pulih karena dia baru beberapa hari bangun dari tidur panjang nya.
"Apakah dia Laki-laki atau perempuan?"
__ADS_1
Laki-laki tersebut bertanya kearah Amena sambil menatap perut rata perempuan tersebut.
"Berapa tahun usia nya sekarang? aku benar-benar seorang ayah yang payah untuk anak kita"
Sejuta nada sesal meluncur dari bibir laki-laki tersebut.
"Ya?"
Amena jelas mengerutkan keningnya.
"Anak?"
"Nak...apa kamu mendengar Daddy?"
Tiba-tiba suara Mr. K mengejutkan dirinya, membuyarkan pemikiran Amena begitu saja.
"Maaf, Daddy"
"Kemarilah"
Laki-laki paruh baya lebih itu bicara sambil mengembangkan senyuman nya, menunggu Amena meraih tangan nya dan membawa perempuan itu mendekati Ihram, Putra nya.
"Berikan lah salam dan pelukan mu pada ayah dari putri mu, nak"
Mendengar ucapan Mr. K seketika Amena membulatkan bola matanya.
__ADS_1