
Mansion utama Sky
Kamar tidur kedua
Sky Meletakkan tubuh gadis yang ada di gendongan nya itu secara Perlahan, dia fikir obat bius nya benar-benar berjalan dengan sempurna.
Sebenarnya dia senang bisa mendapatkan apa yang dimiliki Dominic saat ini, tapi dia cukup marah saat orang-orang nya melukai Gadis tersebut.
Padahal jelas-jelas sky berkata Tangkap gadis itu hidup-hidup namun tidak dengan cara melukai nya.
Laki-laki itu terlihat mengerat kan rahang nya untuk beberapa waktu, hingga terlihat seorang wanita berjalan tergopoh-gopoh membawa kotak obat dan memberikan nya kepada Sky.
"Kamu sudah menghubungi dokter Theo¹"
Ucap Sky kemudian kepada wanita yang ada disampingnya itu.
"Sudah tuan"
Setelah menjawab Begitu, wanita itu buru-buru Bergerak pergi meninggalkan sky.
Laki-laki itu secara perlahan Mencoba untuk duduk tepat disamping gadis yang ada dihadapan nya itu.
Siapa nama nya? Jezline?.
Entahlah, sky fikir dia lupa nama perempuan itu.
Anak buah nya berkata nama nya jezline kalau tidak salah.
Dia mencoba menggeser pakaian sosok yang dianggap nya istri Dominic tersebut, secara perlahan dia memperhatikan bahu perempuan itu.
__ADS_1
Awalnya dia fikir bahu bagian atas, rupanya bukan, luka Perempuan itu terdapat pada bahu bagian bawah perempuan tersebut, sedikit lagi mendekati dada nya.
Agak risih saat dia membuka pakaian nya karena tanpa sengaja dia melihat pakaian penutup atas perempuan tersebut yang memperlihatkan lekukan dada nya.
Sky langsung menutup bahu perempuan itu dengan terburu-buru.
Shi..t.
Dia mengumpat sambil menelan salivanya.
Tidak berapa lama kemudian tahu-tahu dari arah pintu masuk kamar muncul seseorang.
"Ada apa?"
Seorang laki-laki bertanya pada sky, laki-laki itu membawa sebuah tas yang entah apa isinya.
"Kau sudah datang?"
"Lepas tugas?"
"Yeah, kamu bisa melihat nya. Ini sebenarnya waktu cuti ku,tapi orang dari kediaman mu berkata ada hal darurat yang terjadi"
Laki-laki itu berkata sambil berjalan mendekati sky, bola mata nya tertuju pada seseorang yang ada di atas kasur laki-laki tersebut.
Dia memperhatikan baik-baik wajah perempuan tersebut.
Sejenak laki-laki itu mengerutkan keningnya, dia fikir dia seperti nya mengenal gadis tersebut.
Luka di bagian depan dekat dada cukup parah darah segar dipaksa berhenti dengan cara ditekan dan keadaan gadis itu tidak baik-baik saja.
__ADS_1
"Aku fikir dia tidak dalam kondisi baik-baik saja"
Ucap laki-laki itu kemudian.
Dia langsung mendekati sosok gadis tersebut, tidak peduli kenal atau tidak saat menjadi seorang dokter dia jelas memiliki sumpah setia.
Laki-laki itu langsung membuka tas miliknya, mencari segala macam peralatan yang dia butuh kan.
Begitu dia meraih sebuah gunting dan mencoba membuka pakaian gadis tersebut, sky langsung mengerut kan keningnya.
"Apa yang kamu lakukan, Theo?"
Laki-laki menahan gerakan orang yang dipanggil nya Theo itu.
"Come sky, aku seorang dokter.... tidak peduli dimana pasien terluka fokus ku bukan ke arah yang berbeda, aku bukan seorang penjahat ke.. lamin"
Seolah-olah tahu kegelisahan sky dia langsung memberikan peringatan.
"Gadis ini tidak sedang dalam keadaan baik-baik saja"
Ucap nya lagi sambil menunggu sky melepaskan genggaman tangan nya.
Sejenak sky terlihat diam, tidak tahu kenapa dia sedikit keberatan jika laki-laki itu membuka pakaian nya perempuan tersebut.
"Sky?"
Mereka sejenak Saling menatap antara satu dengan yang lainnya, lantas secara perlahan sky menoleh kearah perempuan itu untuk beberapa waktu.
*******
__ADS_1
Catatan \=
Theo putra Edo dan Vio di putri perawan milik Daddy dan Oh yes my hot uncle.