When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Hampir finish


__ADS_3

Disisi lain


Taj dan Reihan


Oh may god.


shi..t.


Reihan jelas mengumpat kesal saat dia sadar apa yang dihadapi mereka di depan sana saat ini.


Komplotan dari Mr. Djun terlihat begitu mengerikan,bisa mereka lihat semua terlihat menggunakan golok, pisau, kayu dan lain sebagainya siap menyerang mereka.


Seketika Taj dan Reihan saling merapat kan punggung mereka.


"Kenapa ada di antara mereka hanya menggunakan singlet saja bahkan tidak menggunakan pakaian?"


Reihan bertanya sambil mengerutkan keningnya, laki-laki tersebut melirik ke sisi kanannya sebuah tongkat kayu seukuran tangan nya.


Reihan langsung meraih kayu tersebut secara perlahan.


"Apa kamu tidak tahu? para Triad memang punya kebiasaan yang aneh-aneh"


Jawab Taj cepat, dia ikut melirik kearah kiri nya, menarik sebuah kayu balok yang terletak di sisi dinding tersebut.


Mendengar ucapan Taj seketika Reihan berdecih, laki-laki itu bergerak mengangkat kayu di tangannya diikuti oleh Taj.


"Jangan berikan pesan terakhir pada ku, aku benci saat seorang laki-laki menjadi melankolis hanya karena takut kalah dalam berperang"


Taj bicara mencoba mengingatkan."


"Kau fikir aku laki-laki melankolis? yang benar saja"


Reihan bicara sedikit Mengejek.


"Mari bertahan hingga sampai pada titik darah penghabisan, brother"


Ucap Reihan lagi dan Sepersekian detik kemudian dia laki-laki tersebut langsung melesat kedepan dan siap menghantam satu persatu para Triad dari Mr. Djun.

__ADS_1



Bisa di lihat bagaimana dua orang bergerak melawan banyak orang disekitar mereka.


Bertarung saling hantam Antara satu dengan yang lainnya bergerak begitu lincah dan kecil menerjang, memukul, baik di kaki, tangan, lengan, kepala bahkan tidak enggan menghantam wajah lawan.


mereka benar-benar bertarung hingga titik penghabisan, tidak peduli bagaimana hasil akhir nya nanti, yang jelas mereka terus bergerak untuk mencari kemenangan.


*****


Disisi lain


Dua anggota demon Angel bergerak dengan cepat ke arah depan, mereka ikut menghantam lawan yang ada di hadapan mereka tanpa ampun, meskipun perjanjian awal dengan CIA dan Miss Cleopatra tidak membunuh lawan, terkadang bukan kah khilaf bisa saja menerjang.


Demi untuk bertahan sebelum diserang mereka jelas lebih suka menyerang, sebab saat diserang jelas saja membuat mereka merasa kehilangan muka sebagai seorang gadis.


Mereka tidak suka di injak-injak oleh kaum laki-laki.


Bahkan begitu melihat musuh didepan mata, jelas saja mereka harus bergerak menghancurkan lawan dan tidak enggan mengangkat senjata untuk memusnahkan lawan.


"Syahzia Mendapat kan berlian nya"


"Itu bagus"


Saat mereka bicara seperti itu, tiba-tiba di ujung sana mereka melihat seseorang berlarian dengan sekuat tenaga nya.


Berlarian membawa satu briefcase ditangannya.


Secepat kilat mereka mengejar langkah saat menyadari siapa yang berlarian di depan sana.


Mereka jelas bisa menebak siapa yang mencoba melarikan diri tersebut.


"Hallo Mr. Djun"


Tiba-tiba dua perempuan tersebut sudah berada tepat di hadapan laki-laki itu.


Mr. Djun jelas terkejut setengah mati saat sadar dua orang gadis menghalangi jalan nya sambil mengacungkan pistol 🔫 ke arah kepalanya.

__ADS_1


"Cihhhh"


Mr. Djun berdecih kemudian membuang ludah nya dengan kesal.


"Apa-apaan ini?"


Alih-alih menjawab dua gadis tersebut tiba-tiba tersenyum licik, mereka sama-sama melirik kearah jam di tangan mereka.


kemudian satu diantara mereka berusaha menghitung waktu mundur.


"5.."


"4"


"Apa-apaan ini?"


Mr. juan bertanya sambil mengerutkan keningnya.


Brakkkkkk


Dan ketika hitungan ke 1 Tiba-tiba tubuh laki-laki tersebut tumbang.


"Bukankah obatnya bekerja tepat waktu?*


Satu gadis bicara sambil mengedipkan bola mata.


"Mr. Djun masuk ke dalam perangkap"


Satu gadis bicara menggunakan headset bluetooth.


"Kalian bisa menangkap nya"


Ucap ny sambil meraih briefcase yang ada di tangan Mr. Djun.


"Semua bergerak kedalam"


Terdengar sahutan di balik headset bluetooth dua gadis tersebut.

__ADS_1


"Yes Miss"


__ADS_2