
Kembali ke Mansion utama Abigail
Prancis
Dominic menatap wajah Reihan untuk beberapa waktu, dia fikir sejak tadi laki-laki itu tidak memberikan respon benar atas kasus yang terjadi pada kedua adik nya.
Sebagai seorang kakak tiba-tiba dia menaruh kecurigaan pada sang asisten juga sekretaris pribadi nya itu.
Biasanya laki-laki itu selalu bergerak lebih cepat dari biasanya, jika dalam keadaan darurat laki-laki itu paling gercap dan bisa di andalkan.
Tidak mesti menunggu perintah, laki-laki itu jelas akan membuat sebuah strategi untuk melawan musuh.
Tapi kali ini Reihan terlihat lebih tenang dari biasanya, sama sekali tidak menampilkan kecemasan sama sekali.
"Apa kamu menyembunyikan sesuatu?"
Tanya Dominic sambil mengerutkan keningnya.
"Maksud nya, tuan?"
Reihan Bertanya sambil ikut mengerut kan keningnya.
Melihat ekspresi laki-laki tersebut sejenak Dominic menghela nafas nya.
"Lupakan saja"
Dia pada akhirnya membuang pandangannya.
__ADS_1
"Sudah mendapatkan dimana keberadaan sky?"
Tanya laki-laki itu kemudian.
Reihan menundukkan kepalanya secara perlahan.
"Belun tuan"
Mendengar ucapan Reihan sejenak Dominic menarik kasar kerah baju nya sendiri.
"Lupakan saja"
Setelah berkata begitu Dominic langsung membuang pandangannya dari Reihan.
Baru beberapa jam kehilangan informasi soal adik-adik nya sudah membuat sakit kepala nya, bahkan kekhawatiran besar terus menghantam kepalanya.
"Pastikan kalian menemukan nya paling lambat besok, dan pastikan aku bisa terhubung langsung dengan sky, aku ingin tahu apa yang sebenarnya dia inginkan"
"Baik tuan"
Dominic pada akhirnya pergi berlalu dari sana, laki-laki itu berjalan keluar menuju ke arah kamar dimana seharus nya dia dan istrinya tinggal.
Laki-laki itu sejak awal tidak menceritakan perihal soal jeslyn dan Eisha yang menghilang kepada Uncle Abigail dan untie Deliyah nya, karena dia tahu saat suaranya keluar memberitahukan keadaan tidak baik-baik saja pada kedua adiknya, bisa di pastikan semua para tetua akan panik karena Uncle Abigail nya.
Yah siapa yang tidak tahu karakter Uncle mereka satu itu?!.
Sering bertindak gegabah dan sedikit tergesa-gesa, meskipun penuh kehangatan dan cepat dalam memecahkan satu permasalahan, tapi sifat ceroboh dan gegabah Uncle nya sangat sulit di hilangkan.
__ADS_1
Dominic takut jika Uncle Abigail nya tahu maka laki-laki itu bisa mengeluarkan suara nya dan langsung gegabah memberitahukan pada semua orang termasuk Daddy mereka.
Bisa dibayangkan bagaimana kekacauan akan terjadi berikutnya.
2*24 jam.
Mereka hanya butuh waktu selama itu untuk mendapatkan kembali adik nya dan memecah semua permasalahan ini.
Dia harus bertemu dengan sky bagaimana pun caranya, dia harus meluruskan kesalahpahaman masa lalu.
Agar laki-laki itu tahu bukan dia yang melukai Perempuan dimasa lalu nya itu.
Semua hanya kesalahpahaman yang tidak pernah dikeluarkan, tapi di manfaatkan oleh orang lain untuk mengadu domba mereka.
Dia yakin Mandy pasti bicara sesuatu yang membuat sky begitu marah, perempuan itu pasti berbual dan mengarang cerita.
Dimasa lalu sumpah demi Allah dia tidak akan pernah mau menekan kesabaran nya, dia selalu bergerak cepat dan memerintahkan seseorang untuk menghancurkan apapun yang membuat kacau kehidupan nya.
Dimasa ini dia harus lebih bisa mengendalikan dirinya, menekan kesabaran nya dan menunggu orang-orang bekerja secara lamban.
"Anggap saja ini satu ujian untuk kita, mengajar kan kamu untuk belajar lebih bersabar dalam mengahadapi musuh"
Satu pesan istri nya membuat dia menahan semuanya.
Dominic kemudian meraih Handphone nya, Secara perlahan dia mencoba menghubungi seseorang.
Dalam beberapa waktu panggilan nya langsung terhubung.
__ADS_1
"Cari keberadaan Perempuan itu secepat nya, dan Pastikan dia menerima akibat dari perbuatannya"
Ucap Dominic cepat dari balik handphone nya.