When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Momen Pertama tanpa rasa canggung


__ADS_3

Sejenak gadis itu menatap telapak tangan Dominic, dia sama sekali tidak bergerak untuk beberapa waktu.


kemudian bola mata Zeline bertemu dengan bola mata Dominic, dan di masa ini Dominic menunggu Jawaban sang istri nya dengan perasaan berdebar-debar.


Bisa dia lihat bola mata indah itu terlihat berbinar-binar menatap nya sejak tadi.


Tidak tahu apakah sang istri akan menerima nya atau tidak, yang jelas dia tulus dengan segala ucapan nya tadi.


Sepersekian detik kemudian tiba-tiba telapak tangan gadis itu terulur, menyambut telapak tangan nya yang menunggu Jawaban atas apa yang di ucapkan oleh dirinya tadi pada gadis tersebut.


Bisa Dominic lihat senyuman yang mengembang di Balik wajah sang istri nya saat ini.


Dia paham kemana arah jawaban Gadis itu kini.


Bersedia hidup bersama nya baik dalam keadaan apapun itu.


Dia tahu ini adalah permulaan untuk mereka berdua.


Sesungguhnya tidak ada satu rumah tangga pun yang tidak di uji.


“Ketika Allah mencintai suatu kaum atau hamba-Nya maka Allah akan memberi banyak ujian  dan kesulitan; belum selesai  satu kesedihan kesedihan lain datang menimpa. Barang siapa yang ridu terhadap ujian tersebut maka baginya Ridho Allah, dan barang siapa marah, maka baginya murka-Nya”


"Terima kasih"


Sebaris kata tersebut meluncur dari Balik bibir Dominic, dia menggenggam erat telapak tangan Zeline lantas memasukkan tubuh gadis itu kedalam pelukan nya.


Hangat dan nyaman.


Dua hal itu yang dia rasakan saat ini.


Cukup lama posisi mereka seperti itu hingga akhirnya Dominic melepas kan pelukan nya.


"Om"

__ADS_1


Pada akhirnya setelah mereka membaringkan tubuh di atas kasur mereka, sang istri memanggil dirinya.


"Hmmm?"


Tanya Dominic lantas menoleh kearah Zeline.


"Apakah kita tidak menyiapkan oleh-oleh untuk keluarga di sana?"


Tanya Zeline kemudian.


"Rasanya agak aneh saat kita pulang ke Prancis tapi tidak membawa apa-apa sebagai buah tangan untuk keluarga disana"


Lanjut gadis itu lagi.


"Kamu bisa mencoba mencari sesuatu yang pantas untuk dijadikan buah tangan"


"Boleh mencari nya?"


"Tentu saja"


"He em, aku fikir akan pergi dengan Eisha besok, mengajak Mommy seperti nya bukan keputusan yang baik"


Zeline bicara sambil menarik pelan selimut di tubuhnya.


"Kenapa?"


Dominic bertanya sambil mengerutkan keningnya.


"Membawa Mommy berkeliling kesana-kemari bukan hal yang cukup baik, aku takut itu akan menyulitkan Mommy, kondisi fisik orang tua dan kita jelas berbeda"


Mendengar ucapan istri nya Dominic terlihat diam.


iya dia baru sadar betapa tua Mommy dan Daddy nya kini.

__ADS_1


Dulu mereka bisa berkeliling kesana-kemari bahkan melakukan banyak aktivitas bersama kesana-kemari, kini akan sangat sulit melakukan hal tersebut bersama, sebab kondisi tubuh Mommy dan Daddy nya jelas sudah berbeda, tidak sekuat dulu lagi.


"Kamu bisa pergi bersama Eisha"


Ucapnya pada akhirnya.


Sejenak mereka berdua saling berdiam diri, Dominic terlihat membalikkan tubuhnya, menatap Zeline yang berbaring tepat menghadap dirinya.


"Kemarilah"


Laki-laki bicara sambil menepuk perlahan bahu nya.


Seolah-olah paham maksud dari keinginan suaminya, Zeline secara perlahan memajukan tubuhnya.


Sang suami dengan gerakan perlahan membiarkan kepala sang istri naik ke atas bahu nya, kemudian laki-laki itu mendekap hangat tubuh nya lantas mengelus lembut bahu nya.


"Tidurlah"


Bisik Laki-laki itu kemudian sambil memejamkan bola matanya.


Zeline sejenak diam, dia mendongak kan sedikit kepalanya lantas secara perlahan membiarkan kepalanya Bersama didada bidang Laki-laki tersebut.


Pada akhirnya mereka sama-sama saling memejamkan mata, menikmati satu moment pertama dimana untuk pertama kalinya mereka tidur berpelukan tanpa rasa canggung sedikit pun.


******


Catatan \= Novel TERJEBAK HASRAT KAKAK IPAR beda jauh story nya dengan novel tuan Lincoln BELENGGU HASRAT KAKAK IPAR yah makkkk.


Kisah mereka pokok nya beda jalur dah Mak.


dan novel nya masih di akun ini Mak, bukan di akun yang lain.


__ADS_1


__ADS_2