When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Begitu merindukan mu


__ADS_3

Masih kembali ke masa lalu


Pigalle red light


Kamar xxxxxxx


di antara kecemasan mendalam Mandy di balik kamar remang-remang dimana dia berdiri sekarang, Mandy terlihat menatap waspada pada laki-laki yang baru saja masuk kedalam kamar tersebut.


Laki-laki itu jelas usia nya jauh di atas Mandy, dia langsung melepaskan jam tangan serta meletakkan dompetnya ke atas nakas yang ada di sisi kanan kasur.


tidak tahu kenapa tapi laki-laki itu langsung menyambar handphonenya dan berusaha menghubungi seseorang.


"Berikan aku waktu untuk berfikir"’


laki-laki itu bicara dari balik handphonenya.


Mandy masih menatap laki-laki tersebut, memperhatikan dengan seksama wajah laki-laki yang ada di depan itu.


cukup lama laki-laki tersebut berbicara dari balik handphonenya, dan kemudian bisa dia lihat laki-laki itu mematikan panggilannya.


sepersekian detik kemudian bola mata laki-laki itu menangkap bola mata Mandy.


di atas kasur mendominasi berwarna putih.


"Kemarilah"


ucapnya pada mandy sambil mengembang kan senyumannya.


Mandy terlihat ragu-ragu untuk melangkah maju mendekati laki-laki tersebut, meskipun dia rela mengganti posisi Cloe malam ini, tapi bukan berarti dia benar-benar memiliki keberanian yang luar biasa.


dia hanya gadis biasa yang hidup di kampung, yatim piatu dan dibesarkan oleh sepasang suami istri dimana mereka memiliki putri yang usia nya lebih tua beberapa tahun dari nya, putri pasangan pasutri tersebut adalah Cloe.


Awalnya kehidupan mereka baik-baik saja, tapi ketika orang tua Cloe meninggal karena kecelakaan kehidupan mereka berubah 180°, hak asu berpindah pada paman dan bibi Cloe.


sepasang suami istri bermuka 12 yang


tidak pernah memperlakukan mereka layak nya manusia,bahkan untuk makan mandy dan Cloe berusaha untuk mencari sendiri, bahkan setiap kali bibi mereka melihat diri Cloe dan dirinya wanita itu akan memukul mereka dan berkata jika mereka hanya anak sialan yang bisanya menyusahkan semua orang.


hingga pada akhirnya ketika usia nya menginjak 14 tahun dan Cloe 18 tahun, paman Cloe menjual dirinya kepada seorang mucikari yang berasal dari kota.

__ADS_1


Alasan nya Ayah Cloe meninggal kan banyak hutang dimasa lalu dan harus di bayar di masa kini.


Dan malam ini disinilah mereka.


Mandy tidak mungkin mengorbankan Cloe untuk semua nya, dia hanya ingin membalas Budi atas kebaikan orang tua Cloe dan Cloe sendiri pada dirinya.


"Aku Fikir kamu masih begitu muda, berapa usia mu?"


laki-laki itu bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.


Mandy terlihat menggenggam erat ujung pakaian nya.


"Meskipun tubuh mu cukup bongsor, forum wajah mu tidak bisa membohongi ku, mereka mendandani mu agar terlihat jauh lebih tua dari usia asli mu"


lagi laki-laki itu bicara Sambil terus menatap ke arah Mandy.


"aku tidak akan berbuat macam-macam meskipun aku telah membayar kamu melalui Madam, aku hanya butuh teman bicara"


Ucap laki-laki itu lagi sambil menepuk-nepuk kasur disisi kanan nya.


"Hanya mengobrol, melepas kan penat setelah melewati banyak persoalan selama berbulan-bulan"


Mandy berusaha untuk melangkahkan kakinya secara perlahan, mendekati laki-laki tersebut masih dengan gerakan ragu-ragu.


Pada akhirnya dia berusaha duduk disamping laki-laki tersebut secara perlahan, dia menatap wajah laki-laki yang usia nya mungkin hampir menginjak kepala 3 tersebut.


"Siapa nama mu?"


"Roseberry, kamu bisa memanggil ku Roseberry"


Ucap mandy sambil menatap bola mata laki-laki tersebut untuk waktu yang cukup lama.


******


Kembali ke masa kini


"Katakan pada ku, dimana dia?"


Laki-laki itu berteriak penuh kemarahan, Mencoba merobohkan siapapun yang ada dihadapan nya.

__ADS_1


"Dimana gadis itu?"


Saat dia bertanya pada sang wanita mucikari dihadapan nya, wanita itu terlihat membuang pandangannya.


"aku tidak bisa memberikan dia pada mu, kau hanya bisa membawa saudara nya, tapi tidak dengan dirinya"


"No.... apa yang kalian lakukan? aku akan menuntut kalian karena menjual anak dibawah umur"


Dia berteriak marah, mencoba menghajar siapapun yang ada dihadapan nya.


"Ayah mu tuan, ayah mu yang memerintahkan nya, aku tidak bisa mengeluarkan dia karena ayah mu akan melenyapkan dia, pergi lah, bawa Cloe dan nikahi dia, setelah anda mendapatkan apapun didalam keluarga King Arletto maka kamu bisa membawa Roseberry mu keluar dari tempat nya"


Bola mata nya membulat saat dia melihat sebuah mobil membawa Rosemary nya menjauh begitu cepat.


"Tidakkkk aku bilang tidakkkk"


Meskipun dia berusaha mengejar langkah, realita nya larinya tidak pernah bisa mencapai mobil tersebut.


"Rose...."


Seketika teriakan nyaring bergema disepanjang ruangan kamar tersebut, Mr. K langsung tersentak kaget dari mimpi panjang nya.


Laki-laki itu diam sejenak, membiarkan tubuh nya masih terbaring di atas kursi Santai nya.


Secara perlahan laki-laki tersebut memijat pelupuk matanya.


Dia fikir mimpi itu terus berulang datang didalam hidup nya.


Mimpi?!.


Tidak, itu adalah cerita masa lalu, sebelum dia menikahi Cleo dan memiliki Ihram diantara mereka.


Dan kini dia merindukan gadis itu, gadis kecil yang selalu tertawa riang dan memberikan dia satu kebahagiaan lain di antara jutaan permasalahan yang menghantam kehidupan nya.


Menjadi penerus sebuah kejayaan keluarga terkadang tidak menjamin diri mu bahagia, sebab uang mungkin bisa membeli Segala tapi uang terkadang tidak bisa memberikan mu sebuah kebebasan dan cinta.


Dimana kamu?.


Aku merindukan kamu.

__ADS_1


__ADS_2