When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Gadis pertama yang menikmati nya


__ADS_3

Apartemen Dominic


19.10 Malam


Dominic terlihat berkutat di dapur sejak tadi, mencari beberapa menu makanan untuk makan malam mereka.


Biasanya dia akan mengerjakan semua nya sendiri, menyiapkan makan malam sendiri tanpa bantuan tangan pelayan yang bekerja di rumah, atau dia memilih makanan siap saji yang dibeli secara online.


Jam segini pelayan rumah pasti sudah pulang, Dominic selalu menempati apartemen ini seorang diri hingga besok pagi.


Tapi mulai hari ini semuanya berubah, ada satu sosok baru yang akan menemani dirinya, mengisi hari-hari nya dan melewati banyak waktu bersama dirinya.


Bisa dia lihat Zeline baru keluar dari kamar mereka, berjalan menuju kearah Dirinya dalam keadaan rambut masih basah.


Bola mata gadis itu terlihat menatap heran kearah Dirinya.


"Om sedang melakukan apa?"


Gadis itu fikir baru kali ini melihat laki-laki itu menggunakan Efron masak di tubuhnya.


Gadis itu seperti nya tidak menduga jika Dominic bisa melakukan pekerjaan rumah.


"Mencoba memasak untuk makan malam kita"


Laki-laki itu bicara sambil terus fokus memotong daging yang ada di hadapannya.


"Bisakah aku yang mengerjakan nya"


Tanya gadis itu pelan.

__ADS_1


"Hmmm?"


Dominic terlihat menghentikan gerakan tangannya, dia menatap kearah Zeline untuk beberapa waktu, kemudian dia mengembangkan senyuman nya sambil menggelengkan kepalanya perlahan.


"Aku fikir biarkan aku yang mengerjakan nya, aku sudah biasa melakukan nya"


Ucap nya kemudian sambil mencoba mencuci tangan nya.


"Tapi..."


Gadis itu baru akan bicara kembali tapi Dominic langsung kembali bicara, berjalan mendekati Zeline lantas membiarkan gadis itu duduk di atas kursi didepan nya.


"Bukan kah kemarin ada yang berkata Kamu boleh memutus kan segala sesuatu tanpa takut aku tidak menyetujui nya?"


Ucap Dominic sambil menyentuh lembut bahu sang istri nya.


"Duduklah dan nikmati, kamu gadis pertama yang bisa menikmati keahlian ku di dapur"


Yah Zeline benar-benar gadis pertama yang tahu dia biasa melakukan kegiatan Perempuan di dapur.


Sejak kecil Mommy Ailee dan Daddy Aland nya selalu menerapkan ilmu harus mampu ikut mengerjakan pekerjaan perempuan.


Dia ingat nasehat Mommy nya.


"Di zaman modern jelas sudah ada kesetaraan gender, hampir semua pekerjaan pria bisa dilakukan oleh perempuan. Dan sebaliknya, banyak pekerjaan kaum hawa bisa dilakukan oleh pria, termasuk pekerjaan rumah tangga."


"Para suami kini tak lagi canggung mengolah masakan di dapur atau membantu istri membersihkan rumah ketika istri sibuk mengasuh anak. Meskipun begitu, tetap saja ada suami yang enggan melakukan pekerjaan rumah tangga dengan berbagai macam alasan"


"Ada yang beralasan tidak sempat karena sibuk bekerja dan memilih menyediakan ART untuk untuk sang istri. Ada pula yang beranggapan bahwa pria seharusnya dilayani dan tidak pantas melakukan ‘pekerjaan perempuan"

__ADS_1


Pada dasarnya, anggapan tersebut tentu tidak tepat. kata kodrat bisa diartikan sebagai kekuasaan Tuhan yang mana manusia tidak bisa menentangnya, sesuatu yang sifatnya melekat sejak diciptakan.


Berdasarkan makna tersebut, kodrat bagi perempuan ada empat hal yakni; haid, hamil, melahirkan, serta menyusui. Semua itu terjadi atas kekuasaan Tuhan.


Kodrat tersebut jelas tidak bisa digantikan oleh pria. Sementara melakukan pekerjaan rumah tangga bukanlah kodrat, tapi pilihan. Semua perempuan bisa melakukannya apapun jika dia mau dan mampu.


Realita nya Dalam Islam, suami yang membantu istri dengan melakukan pekerjaan rumah tangga merupakan perbuatan yang baik dan termasuk kebiasaan orang-orang shalih. Bahkan hal tersebut menunjukkan keluhuran akhlak sang suami dan dicontohkan sendiri oleh Nabi SAW.


‘Aisyah (istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam) tatkala ditanya.


“Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lakukan ketika berada di tengah keluarganya?”.


‘Aisyah menjawab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu shalat, beliau berdiri dan segera menuju shalat.” (HR. Muslim).


"Jika kamu sudah menikah jangan bilang istri mu tidak memiliki pekerjaan ketika dia hanya lah seorang ibu rumah tangga, coba nikmati pekerjaan rumah nya sesekali, Kamu akan tahu berapa melelahkan nya pekerjaan mereka setiap hari nya"


"Jika diminta memilih, perempuan lebih suka bekerja di kantor, menggunakan pena, buku dan laptop nya ketimbang berkutat mengerjakan pekerjaan rumah yang begitu melelahkan"


Dan Daddy nya selalu memberikan contoh kepada dirinya sebagai bahan pemahaman soal pekerja perempuan yang terkadang tidak pernah disadari oleh kaum laki-laki yang menganggap Perempuan itu enak hanya sekedar menunggu suami pulang kerja dirumah dan menangku uang.


"Aku tidak tahu kamu akan menyukai nya atau tidak, tapi aku harap kamu menyukainya"


Mendapatkan pernyataan Dominic, Zeline terlihat mengembangkan senyuman, dia kemudian berkata.


"InsyaAllah aku pasti menyukainya, masakan yang dibuat dengan ikhlas dan tulus jelas akan terasa nikmat untuk di santap"


Setelah berkata begitu, bola mata mereka saling bertemu.


Entahlah Dominic tidak paham, tapi seolah-olah ada satu angin sejuk saat dia menatap bola mata jernih Milik istri nya tersebut.

__ADS_1


Ada ratusan wanita yang telah dia tatap bola matanya selama 32 tahun dia menjalani hidup nya, dan yang ini terlihat begitu mempesona.


Terlalu indah untuk dilepas kan pandangan nya oleh dirinya.


__ADS_2