When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Bergerak dalam misi "Sesuatu yang mengejutkan"


__ADS_3

Kembali ke masa sekarang


Begitu Ammar turun ke lantai bawah dia keluar dari kamar Elevator dan bergerak ke sisi kanan nya dengan cepat.


Dua laki-laki terlihat menundukkan kepala mereka ke arah Ammar, lalu salah satu dari mereka memberikan apron Barista (Celemek masak khusus chef) kepada Amar dengan gerakan cepat.


Ammar langsung meraih apron barista tersebut lantas memakaikannya ke tubuhnya dengan gerakan yang begitu gesit dan cekatan.


Dari sisi pintu Elevator berbeda seseorang ikut muncul dari sana, Reihan bergerak menyusul langkah Ammar.


Seperti hal nya Ammar, dua orang menunjukkan kepala mereka kepada Reihan, lalu memberi kan apron barista kepada laki-laki tersebut.


dia ikut menggunakan apron tersebut dan mengikuti langkah Ammar.


setelah menggunakan apron barista itu bagian dapur utama kapal pesiar, beberapa pelayan terlihat menunjukkan kepala mereka kepada mereka berdua.


seolah-olah tempat itu sejak awal memang telah disetting dengan sempurna oleh semua tim mereka saat ini.


tanpa banyak bicara Amar dan Reihan langsung berdiri di hadapan beberapa jenis makanan yang telah disiapkan oleh chef bagian khusus kapal tersebut.


Mereka berdua meraih sesuatu dari dalam kantung mereka masing-masing, lantas secara perlahan mereka menarik beberapa macam piring dan mangkuk makanan dan mulai meneteskan sesuatu ke makanan tersebut.



beberapa pelayan lain nya tampak bergerak serius melakukan tugas mereka masing-masing.


ada yang di bagian minuman ada juga yang di bagian makanan, seperti halnya Ammar beberapa pelayan lainnya juga bergerak meneteskan sesuatu ke dalam makanan dan minuman yang ada di hadapan mereka.


"Target bergerak menuju ke arah restoran"


tiba-tiba terdengar suara dari balik headset bluetooth masing-masing orang yang ada di sana termasuk Ammar.


Mendengar suara di balik headset bluetooth mereka, seketika semua orang semakin cepat bergerak menyelesaikan pekerjaan mereka.


Ammar kemudian mulai mengangkat piring dan mangkuk makanan yang telah di bubuhi sesuatu didalam nya, dia menyerahkan beberapa piring dan mangkuk kepada beberapa perayaan yang telah menunggunya dari tadi.


Hingga pada akhirnya laki-laki tersebut mengangkat dua piring di tangan kiri dan kanannya.


Sepersekian detik kemudian kembali terdengar perintah di balik headset bluetooth semua orang.


"Dalam hitungan mundur"


Itu adalah suara Zeline.


"10..."


Suara lain menyusul berkata.


begitu angka 10 disebutkan orang-orang mulai bersiap untuk keluar dari sana menuju ke arah restoran kapal pesiar tersebut.

__ADS_1


Dimana Mr.K dan semua orang-orang nya bersiap untuk menikmati makan malam mereka.


"9.."


Dan semua orang mulai melangkah berjalan keluar dari dalam dapur utama kapal pesiar tersebut.


"8.."



Reihan mulai melangkah keluar dari arah belakang menuju ke pintu restoran.


"7.."


Diikuti oleh beberapa pelayan lainnya.


"6..."


Ammar ikut bergerak secara perlahan, dia langsung melesat keluar dan mulai masuk kedalam restoran kapal pesiar tersebut dengan gerakan yang begitu tenang dan santai.


"5.."


Berapa lama dia berkutat dengan pekerjaan penuh resiko dan tantangan?!.


Sejak muda, semua Anggota kekuarga Al Jaber yang siap berjalan di jalur mafia telah terbiasa melewati hal seperti ini.


Bahkan tidak heran jika mereka bergerak melakukan penyamaran dan aksi ekstrim untuk menghancurkan lawan.


Pertanyaan berikut nya siapa yang mereka hadapi kali ini?!.


Sang laki-laki berpengaruh yang melakukan transaksi jual beli barang penyelundupan berupa senjata dan nuklir yang akan di bawa ke bagian Eropa.


"3.."


Dan jual beli marijuana yang akan masuk ke Indonesia secara besar-besaran.


Dengan siapa mereka bergerak?!.


Sebuah tim khusus dimana mereka saling berbagi keuntungan.


Selain untuk menghancurkan para penjahat yang berlindung di balik pemerintahan, mereka ingin menangkap seorang pembunuh yang berlindung dibalik tuan K selama ini.


"2.."


Adam sang pembunuh madhubala, yang menjebak Dominic, yang bergerak di belakang Mr. K demi sebuah keuntungan lain yang tidak pernah diketahui oleh keluarga besar Mr. K sebelum nya.


Laki-laki mengerikan yang menggunakan kata keluarga untuk meraih adikuasa melalui kekuasaan kakak ipar nya Mr. K.


Dimana dimasa lalu Madhubala mengetahui rahasia terbesar dalam hidup nya.

__ADS_1


"1.."



Ammar terlihat menatap sebuah barisan kursi yang telah dipenuhi oleh beberapa orang didalam nya.


Dia melangkah perlahan mengikuti langkah Reihan yang telah lebih dulu berjalan di hadapannya.


Reihan tampak berusaha berjalan dengan gerakan cepat dan mendekati barisan kursi dengan meja besar ditengah-tengah nya.


Laki-laki itu bersiap meletakkan makanan yang ada di tangan nya ke atas meja yang ada di hadapannya kini.


Tapi satu pemandangan mengejutkan membuat dia membulat kan bola matanya dan menatap satu sosok perempuan yang tidak asing dihadapan nya.


Tidak mungkin!.


Laki-laki itu tercekat sambil mencoba menahan pandangan si hadapannya.


Alih-alih yang dipandang terkejut, perempuan itu menatap bola mata Reihan sejenak kemudian perempuan itu membuang pandangannya dengan gaya yang begitu tenang.


Seolah-olah hanya Reihan lah yang mengenalnya tapi dia sama sekali tidak mengenal laki-laki tersebut.


"Ada apa?"


Mr. K bertanya kearah perempuan tersebut.


"Aku fikir pelayan nya tertarik pada putri Anda, Mr. K"


Ucap satu laki-laki disana.


"Ya?"


Mr. K menaikkan ujung alisnya.


"Apa putri anda sudah menikah?"


tanya laki-laki itu lagi kemudian melirik kearah perempuan tersebut.


"Aku fikir aku tidak harus menjawab nya bukan, Daddy?"


Perempuan itu bertanya pada Mr. K yang dipanggil nya Daddy tersebut sambil menaikkan ujung alisnya.


"Tentu saja, kamu punya hak untuk tidak menjawab, Amena"


Perempuan yang dipanggil Amena langsung menaikkan ujung bibirnya lantas dia langsung membuang pandangannya.


Mendengar nama Amena lagi-lagi membuat Reihan kembali membulat kan bola matanya.


Apa?!.

__ADS_1


__ADS_2