When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Malam yang begitu berat


__ADS_3

Aisshhhh


Sepanjang malam Dominic hanya bisa menggerutuhi dirinya sendiri, Bahkan dia harus mondar-mandir tidak jelas disepanjang kamar hingga ke kamar mandi dan teras kamar karena kesal dengan keadaan.


Mana dia tahu dibalik hijab dan pakaian tertutup itu terdapat sebuah tubuh sempurna seukuran gadis dewasa.


Wajah anak-anak yang menipu tersebut rupanya memiliki tubuh yang bisa membuat dia tergoda.


Dibalik pakaian kamisol berwarna peach terdapat dua benda yang jelas pas untuk di sentuh di kedua belah tangannya jelas sangat menggugah selera.


Dan saat dia memandangi bibir ranum tersebut dia baru tahu betapa indahnya jika menyatu di balik bibir nya dan di sesap oleh dirinya.


Dan bayangkan lah bagaimana ketika sang empunya tubuh dengan santai nya tidur tepat disampingnya seolah-olah tidak punya dosa, seakan-akan gadis itu lupa ada dia suami nya yang tidur di sebelah nya.


Kata-kata gadis itu tadi terdengar begitu enteng dan ringan sekali tadi.


"Aku benar-benar lelah dan mengantuk, bisakah aku pergi tenggelam kedalam alam mimpi Ku lebih dulu, Om"


Hahhhh yang benar saja.


Gerutu Dominic.


Seharusnya gadis itu mengajak nya bicara, dia bukan nya laki-laki asing yang datang kerumah gadis itu dan dipaksa menikah?!.


Seharusnya gadis itu menyenangkan diri nya yang adalah suami nya bukan??.


Menyenangkan?!.


Ah lupakan saja, memangnya menyenangkan yang bagaimana dia harapkan.


Aisshhhh

__ADS_1


Dominic mengacak-acak rambut nya dengan perasaan kesal hingga akhirnya dia memilih menyingkir kan tubuhnya ke atas kursi sofa.


Dominic kembali menghela kasar nafasnya dimana dia duduk di atas kursi sofa Yang hanya muat seukuran tubuhnya tersebut yang berhadapan tepat di depan kasur mendominasi berwarna gold dimana Zeline tengah tertidur lelap di atas nya.


Otak laki-laki itu kini tidak baik-baik saja, tubuh gadis itu membuat dia menegang sejak tadi, bahkan saat gadis itu terlelap dengan membuang selimut nya jelas semakin memecah konsentrasi Dominic malam ini.


Fikiran nya terus melanglang buana kemana-mana, bayangkan bagaimana rasanya saat dia menjelajahi seluruh bagian tubuh gadis kecil tersebut.


Bukankah itu bagus?!.


Dia mendapat seorang anak perawan?!.


Dominic fikir bukan kah tidak salah? dia sah-sah saja naik ke atas kasur, menggoda istri nya saat ini juga, pura-pura memeluk nya didalam tidur nya, mencoba menyentuh bagian mana pun yang boleh dia sentuh.


Leher, bibir, dada, perut dan Ggrhhhhhh hingga kebawah sana.


Bayangkan bagaimana indahnya mereka melewati malam pertama.


Dan Dia fikir apa dia harus naik ke atas kasur sekarang? meminta hak nya dimalam pertama?!.


Tapi.....


"Setengah Faith yildiz akan jadi milik ku jika Om jatuh cinta pada ku lebih dulu dan meminta hak Om lebih dulu di malam pertama"


Aisshhhh


Dominic mengacak-acak kembali rambut nya dengan perasaan kesal.


Bagaimana gadis itu bisa sepintar itu?!.


Dia fikir dia menghadapi seekor kelinci yang manis tapi mana tahu dia menghadap si kancil kecil yang lebih pintar dan licik dari dirinya.

__ADS_1


Dominic terus menggerutu keras soal kebodohan nya, kenapa membuat surat perjanjian sialan tersebut kemarin.


Kenapa dia memasukkan poin konyol itu kemarin.


Dan siapa yang pantas disalahkan sekarang?!.


Seketika Dominic menaikkan ujung alisnya.


Reihan!.


Aku akan menghajar laki-laki itu besok karena tidak bisa menjadi penasehat yang bijak.


Oceh Dominic didalam hati nya sambil menyambar handphone nya dengan cepat, dia mencoba menghubungi laki-laki sialan itu di jam malam begini.


Dan hebatnya Reihan selalu standby didalam keadaan bagaimanapun juga.


"Kau.... membuat ku melewati malam yang berat, maka bersiaplah aku akan membunuhmu besok"


Ucap Dominic dengan nada yang begitu tertekan.


Bisa dia dengar jawaban kebingungan dari seberang sana, Alih-alih peduli dengan jawaban Reihan, laki-laki itu langsung mematikan panggilan nya.


"Aku benar-benar akan menghabisi mu besok"


Rutuk laki-laki itu kembali sambil berdiri dari duduknya dan berniat masuk kekamar mandi.


******


Catatan \= Bayangkan Mak konyolnya Dominic yang bakal menyalakan Reihan atas kebodohan nya sendiri 🤭🤭🤭🤣🤣.


Nyesel gak tu bikin surat perjanjian?.

__ADS_1


nyesel lahhh🤣🤣🤣🤣.


__ADS_2