When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Jutaan rasa bersalah


__ADS_3

Mansion utama Sky


Prancis


22.10


Malam


Sejak tadi Sky terlihat memijat-mijat kepalanya yang sebenarnya tidak sakit untuk beberapa waktu.


Dia duduk di atas kursi kerja di dalam sebuah ruangan mendominasi berwarna putih tersebut sejak tadi.


Dengan tangan mencoba menyentuh kedua belah pelipis nya sejak tadi.


Laki-laki itu terlihat begitu gelisah, mencoba untuk menghela nafas nya berkali-kali.


Bagi Sky pernikahan ini benar-benar terkesan begitu mendadak, Rencana yang di susun matang tidak tahu kenapa bisa jadi sekacau ini.


Tidak pernah terfikir kan jika dia harus melepaskan masa lajang nya saat ini dengan gadis yang bahkan sama sekali tidak dia kenal.


Belum lagi kesalahpahaman besar yang terjadi pagi itu membuat gadis keluarga Al Jaber tersebut seketika berburuk sangka kepada nya dan begitu kecewa melihat dirinya.


Gadis itu marah dan menatap dirinya penuh kebencian kemarin.


"Kenapa...kenapa?"


Gadis itu bahkan bicara sambil berusaha memukul dada nya dengan perasaan kesal.


"Ini kesalahpahaman, aku benar-benar tidak melakukan nya"


Sky bicara sambil berusaha menahan tangan jeslyn, dia menatap wajah jeslyn dengan penuh rasa bersalah.


Bisa dia lihat bagaimana ekspresi wajah gadis tersebut saat ini.

__ADS_1


Ditengah kemarahan, kekecewaan dan kesedihan dibalik wajah cantik tersebut, bisa dia lihat jeslyn terus berusaha menahan seluruh perasaan nya.


Hanya bisa mencoba memukul dada Sky berkali-kali.


Laki-laki itu hanya bisa berusaha menahan kedua tangan tersebut, mencoba untuk meraih tubuh tersebut dan memeluk nya dengan erat.


"Aku minta maaf, aku benar-benar minta maaf, tapi percayalah aku tidak melakukan semua itu"


Berkali-kali Sky mencoba menyakinkan gadis itu jika dia tidak pernah menjamah Gadis tersebut.


Tapi bagaimana cara dia menyakinkan nya, bahkan gadis itu saja tidak tahu apa yang terjadi malam itu di antara mereka.Yang dia ingat mereka bangun bersama di pagi hari dalam posisi saling berpelukan.


Entah bagaimana mengatakan nya, rasanya dia benar-benar bingung harus berkata apa.


Dan kini bayangkan bagaimana bisa Keluarga besar mereka menyiapkan pernikahan mereka secara tiba-tiba dan begitu mendadak.


Semua seolah-olah seperti sudah di persiapkan dengan matang, bahkan tidak ada kesulitan sama sekali yang terjadi dalam persiapan pernikahan mereka.


Jika bukan karena kemarahan nenek nya, juga bukan karena melihat kemarahan laki-laki tua keluarga Al Jaber, Murat Al Jaber dia jelas saja akan membantah dan menolak pernikahan tersebut.


Jika bukan karena jeslyn terlihat menatap dirinya dengan jutaan kekecewaan, mungkin dia akan kabur saat ini juga.


Pada akhirnya Sky hanya bisa pasrah dan menerima semua keadaan.


Dan bayangkan siapa yang harus disalahkan saat ini?!.


Theo...!!!.


Rasa nya ingin sekali dia mencekik leher laki-laki sialan itu.


Andaikan Theo bisa menjaga mulutnya dan bisa di ajak bekerjasama maka semua keadaan ini tidak mungkin Terjadi.


Sky fikir saat kembali ke Indonesia nanti, dia jamin akan mencekik leher laki-laki tersebut dan menghajar nya habis-habisan.

__ADS_1


Shi..t.


Umpat Sky kesal.


Laki-laki itu secara perlahan berjalan menjauhi meja yang biasa digunakan dia bekerja di rumah, laki-laki itu terlihat menatap pintu kamar milik nya.


Dibalik sana ada gadis Al Jaber tersebut.


Dia fikir gadis itu mungkin sudah terlelap saat ini.


Secara perlahan Sky mencoba untuk berjalan mendekati pintu kamar nya, dia terlihat meletakkan tangan nya ke arah handle pintu kamar milik nya.


Dengan perasaan sedikit ragu-ragu Sky mencoba menyentuh handle pintu Tersebut.


Fikirnya apakah dia harus membuka nya atau mengurungkan niatnya.


Cukup lama dia berdiri didepan pintu kamar tersebut, menatap dalam pintu itu untuk beberapa waktu.


Hingga akhirnya secara perlahan dia membuka handle pintu Tersebut.


Sky mencoba mengintip sejenak, terlihat sosok gadis tersebut sudah berbaring di atas kasur milik nya.


Jeslyn telah lelap didalam tidur nya.


Sky melangkah perlahan mendekati gadis tersebut, duduk tepat di sisi kiri gadis itu dan menatap dalam wajah lelap yang tampak begitu tenang.


Laki-laki itu secara perlahan menarik nafasnya, lantas tiba-tiba dia menundukkan kepalanya dan....


Sky mencium lembut kening jeslyn untuk beberapa waktu.


"Maafkan aku"


Bisik nya pelan lantas kembali menatap dalam wajah tersebut untuk beberapa waktu.

__ADS_1


__ADS_2