
Jeslyn fikir dia harus bergerak saat ini, tapi Sky langsung menggelengkan kepalanya, laki-laki itu melarang dia bergerak kedepan, meng isyaratkan sang istri nya agar mundur dan bertukar posisi dengan dirinya.
Gadis tersebut hanya diam, menuruti ucapan Suaminya, bergerak Menukar posisi mereka tanpa banyak bicara.
Semua orang terlihat menegang, mencoba diam dan tidak melakukan pergerakan apapun.
Sky Secara perlahan bergerak kedepan, berusaha untuk tidak membuat suara apapun.
Di ujung sana terlihat seorang laki-laki yang menggunakan senjata ditangan nya berjalan menuju kearah semua orang.
Dia mendengar suara berisik sebelum nya, karena itu dia langsung bergerak maju kedepan sambil mengerutkan keningnya.
Tapi begitu dia melangkah kedepan tiba-tiba suara tersebut menghilang begitu saja, laki-laki itu jelas semakin mengerutkan keningnya.
Sejenak dia menghentikan langkah kakinya saat laki-laki itu merasa seolah-olah ada Seseorang di belakang nya.
Dia langsung menoleh dan
Klatakkkkk
Laki-laki itu mengacungkan senjata nya dengan cepat.
Tapi tidak dia temukan siapapun di belakang sana.
Laki-laki tersebut lantas menurunkan senjata nya, dia berusaha berbalik namun tiba-tiba sesuatu yang seperti angin bergerak cepat kearah dirinya dan...
Brakkk
Satu hantaman telak mengenai leher laki-laki tersebut.
Sky langsung menghantam leher musuhnya, bergerak cepat lantas merobohkan Lawan nya tanpa ampun.
Brakkkkkkk.
Saat laki-laki itu roboh, seseorang bergerak mendekati Sky lantas menarik tubuh laki-laki tersebut dengan cepat.
Sky langsung kembali bergerak, mendekati semua orang dan memerintahkan kembali memindahkan penumpang ke dalam sekoci yang telah siap sejak tadi.
Beberapa sekoci telah siap di turunkan secara perlahan.
"Para penumpang siap di turunkan"
Ucap Sky dari headset bluetooth nya.
"Semua kaca siap ditutup dalam hitungan ke 5"
__ADS_1
Terdengar sahutan dari seberang sana.
*******
Disisi lain
Dua Anggota demon Angel bergerak dengan cepat menuju ke salah satu ruangan didalam kapal.
Mereka menuju ke arah sisi kanan dengan gerakan waspada, memperhatikan tiap sudut ruangan satu per satu.
Mereka Bergerak melaju kedepan, mencari satu ruangan khusus dan memastikan agar mereka tidak salah menemukan tempat yang harus mereka datangi.
Satu perempuan terlihat menggerakkan jari-jari nya, memberikan kode agar temannya bergerak kedepan lebih dulu.
Tanpa jawaban, perempuan satunya bergerak dengan cepat dan hati-hati, memastikan tidak ada lawan di hadapan mereka.
Cukup lama hingga akhirnya sepersekian detik kemudian tiba-tiba terdengar langkah kaki seseorang.
Dua perempuan tersebut langsung merapat kan tubuh mereka ke masing-masing pintu depan kamar, posisi mereka saling menyilang di pintu kamar yang berbeda.
Bisa mereka lihat seorang laki-laki keluar dari salah satu kamar, sejenak laki-laki tersebut Tampak menoleh kearah kanan namun sama sekali tidak melihat siapapun di sana.
Hingga akhirnya laki-laki tersebut menoleh ke arah kiri kemudian bergerak melangkah kedepan.
Hingga akhirnya punggung Laki-laki tersebut semakin terlihat menjauh, mereka saling mengangguk kan kepala lantas kembali bergerak kedepan.
Sejenak mereka berhenti tepat di depan sebuah ruangan, satu perempuan mengangguk, mengangkat senjata nya secara perlahan.
Satu perempuan nya lagi ikut mengangguk kan kepalanya, dia menaikkan pakaian nya dengan gerakan cepat, sengaja membuat penampilan nya dr seksi mungkin lantas secara perlahan perempuan tersebut mengetuk pintu kamar tersebut.
Cukup lama hingga akhirnya seseorang membukakan pintu kamar tersebut.
Seorang laki-laki yang cukup tampan terlihat menaikkan ujung alisnya, kemudian seulas senyum culas mengembang dibalik wajah nya.
"Hallo baby"
Ucap nya sambil meraih telapak tangan perempuan seksi dihadapan nya tersebut.
Dia membawa perlahan masuk Perempuan tersebut kedalam, bola mata perempuan tersebut menelisik ruangan itu untuk beberapa waktu.
Seolah-olah mendapatkan apa yang mereka inginkan, perempuan itu mengembang kan senyuman nya.
__ADS_1
"Siap bermain baby?"
Tanya laki-laki itu sambil mulai melepaskan jaket di tubuhnya.
"Seperti yang kau harapkan"
Perempuan itu mengembang kan senyuman nya sambil jari telunjuk nya bergerak memanggil laki-laki tersebut.
Dalam hitungan detik laki-laki tersebut bergerak mendekati Perempuan Tersebut, lantas dengan gerakan cepat perempuan itu mulai menyentuh lembut wajah laki-laki itu.
Ketika sentuhan tersebut berubah menjadi ciuman yang begitu hangat dalam hitungan detik.
Casshhhhh
Sesuatu menancap di leher kiri laki-laki itu.
Mendapat kan sesuatu yang menghantam leher kirinya, laki-laki itu jelas terkejut.
"Kau..."
Dia terlihat marah tapi tiba-tiba tubuhnya menjadi tidak berdaya.
Brakkkk
laki-laki itu tumbang dan Jatuh ke lantai.
perempuan itu mengembangkan senyumannya dengan cepat dia bergerak ke arah pintu masuk dan membuka pintu tersebut.
Teman perempuan nya melesat masuk lantas bola matanya mencari sesuatu.
"Kita mendapatkan nya"
Kata nya cepat.
Tiba-tiba terdengar suara seseorang dibalik headset bluetooth mereka.
"Para penumpang siap di turunkan"
Itu adalah suara sky.
Mereka buru-buru bergerak kearah satu layar mesin dihadapan mereka.
Satu dari perempuan tersebut langsung menggerakkan tangannya dan mulai melakukan apa yang harus dia lakukan.
"Semua kaca siap ditutup dalam hitungan ke 5"
__ADS_1
Dia menyahut sambil tersenyum puas.