When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
benar-benar sulit dipercaya


__ADS_3

Sky jelas terkejut setengah mati dengan Semua keadaan yang tidak masuk akal ini, dia ingin marah tapi apalah daya dia tidak memiliki kemampuan apa-apa saat ini.


Bahkan yang lebih memalukan dan membuat dia terkejut, saat tiba-tiba sebuah pukulan telak menghantam wajahnya tanpa aba-aba.


Itu adalah Dominic, dia fikir bagaimana bisa laki-laki itu ada ditempat nya?!.


"Kak..."


Bisa dia dengar suara gadis yang bersama dia semalaman itu berteriak histeris.


"Breng..sek"


Umpat Dominic dengan penuh kemarahan.


Zeline tampak ikut menyusul masuk belakangan, agak sulit mengejar langkah sang suami nya sejak tadi, di tahu laki-laki itu terlihat begitu marah.


Saat mereka mendapatkan panggilan dari keluarga Al Jaber Dominic langsung membawa dirinya menuju ke satu arah yang kata nya merupakan tempat kediaman laki-laki yang membawa jeslyn sejak kemarin.


"Berani-beraninya kau menyentuh adik perempuan ku"


Dominic benar-benar mengamuk, dia kembali ingin memukul Sky tapi Zeline dan jeslyn buru-buru menghalangi nya.


Jeslyn langsung mendekap Dominic dari arah depan, gadis itu memejamkan bola matanya sambil memeluk erat kakak sepupu nya itu agar tidak melakukan kekerasan kembali.


Sedangkan sang istri nya langsung berusaha menahan lengan kanan laki-laki tersebut.


"Sayang...please..."


"Dom"


Daddy Jeslyn berusaha untuk ikut menahan gerakan Dominic.


"Wait...aku fikir ada kesalahpahaman di sini"


Sky jelas terlihat gusar dan panik, bukan karena dia takut dengan Dominic, tapi dia jelas takut dengan nenek nya.

__ADS_1


Selain itu dia takut menyakiti gadis di hadapannya itu.


Cukup tidak menyangka jika gadis itu adalah adik Dominic bukan istri Dominic, belum lagi Daddy dan Mommy gadis itu kenapa ada di tempat nya?!.


Tunggu dulu, darah?!.


dia fikir, dia perlu menjelaskan soal darah yang ada di atas kasur tersebut.


"Nek aku bisa menjelaskan semuanya, aku dan gadis ini tidak melakukan apapun"


Sky berusaha untuk membela diri.


"Nenek bisa bertanya pada Theo, dia terluka, semalam kami mencoba membantu nya"


Mendengar penjelasan Sky seketika nenek nya melotot tidak percaya ke arah cucu nya tersebut.


"Membantu nya? kau fikir semua orang akan percaya? kau dan gadis ini bahkan tidur berpelukan, apa kau pikir kami para orang tua sudah buta?"


Wanita tua itu membentak dengan penuh kekesalan.


"Bahkan setelah menghancurkan anak perawan orang lain, kau tidak mau bertanggung jawab? apa kau benar-benar cucu ku? cucu keluarga Georgetown?"


"Katakan pada kami, apa dia memaksa mu semalam? atau kalian melakukan nya atas dasar suka sama suka?"


Nenek tua Georgetown mencoba menekan gadis yang ada dihadapan nya itu.


Jeslyn jelas tidak punya pembelaan, dia bahkan tidak bisa mengingat apa yang terjadi semalam.


Gadis itu mencoba mengingat-ingat tapi sama sekali tidak bisa mengingat soal apapun.


Dia fikir jika laki-laki itu tidak melakukan hal buruk dan menjijikkan tersebut lalu kenapa ada darah di Sprai kasur tersebut.


Tapi jika terjadi sesuatu, kenapa dia sama sekali tidak bisa mengingat nya?!.


"Aku.. tidak tahu"

__ADS_1


Ucap nya begitu lirih.


"Aku benar-benar tidak ingat"


Sejenak ekspresi wajah nya menjadi sedikit panik, rasa sedih menghantam nya, jika benar sesuatu yang buruk terjadi, dia fikir bagaimana bisa laki-laki itu berbuat tidak senonoh kepada dirinya?!.


Itu artinya dia kehilangan ke.. perawanan nya?!.


Sesuatu yang telah lama dia jaga.


"No .jangan berfikir yang tidak-tidak, aku tidak seperti itu"


Sky jelas berusaha untuk menyakinkan gadis dihadapannya itu.


"Tanyakan pada Theo, dia bisa menjelaskan semua nya"


Saat sky berkata begitu, jelas saja bola mata semua orang tertuju pada laki-laki yang dimaksud.


Theo seketika menelan salivanya.


Bola mata sky menatap tajam kearah diri nya.


Laki-laki itu sejenak mencoba menarik nafasnya dengan begitu berat.


"Katakan"


Daddy Sky bertanya cepat.


"Aku tidak tahu soal apapun,sebab semalam aku tidur di kamar yang berbeda"


Jawab nya cepat Tanpa berani menatap wajah Sky saat ini.


What...kau...!.


Sky seketika mencoba menahan seluruh perasaan dan ketidakpercayaan nya.

__ADS_1


Benar-benar sulit dipercaya.


Batin laki-laki itu sambil mendengus tidak percaya.


__ADS_2