When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Pasangan yang berbahagia


__ADS_3

Dan kini ketika mereka berada di atas mobil, bisa dibayangkan bagaimana ekspresi Dominic.


Rasa bahagia jelas menghantam dirinya, bagaimana untuk mengekspresikan kebahagiaan nya tersebut.


berkali-kali Dominic mencium tangan istrinya, sambil berkali-kali juga dia mengembangkan senyuman nya.


Ini seperti seseorang yang baru saja mendapat kan lotre besar, dia menang bermain game dengan undian triliunan.


Ah tidak bahkan saking begitu bernilai nya, Dominic tidak bisa mengukur berapa besar nilai anak mereka bagi dirinya.


Ini kali kedua dia begitu bahagia selama 32 tahun hidup nya.


Pertama ketika Zeline setuju mereka membuang surat perjanjian konyol itu dan mau menerima maaf dari Dirinya.


Kedua hari ini ketika dia mendapatkan berita luar biasa saat kehamilan istrinya.


"Terima kasih"


Ucap Dominic berkali-kali sejak tadi sambil terus mencium punggung tangan istrinya.


"Begitu bahagia kah?"


Zeline bicara sambil ikut mengembangkan senyuman nya, begitu terharu melihat ekspresi suaminya.


Jika boleh jujur perempuan itu sebenarnya cukup khawatir dengan pernikahan awal mereka, saat Dominic memberikan surat perjanjian sebelum pernikahan ada satu perasaan sedih didalam hati nya.

__ADS_1


Tapi karena dia bukan type perempuan yang akan tumbang hanya karena sebuah persoalan, Zeline memilih bersikap setenang mungkin dan menyakinkan hati jika Dominic pasti akan menyesali Ucapan nya.


Tapi tidak pernah dia bayangkan jika suaminya bisa luluh lebih cepat dari yang dia fikirkan.


"Tentu saja, kamu tahu sayang? ini luar biasa ketika Allah memberikan kita kepercayaan hingga secepat ini"


Dominic bicara sambil terus menggenggam erat telapak tangan istrinya tersebut.


Yah tentu saja itu sangat membahagiakan diri nya, Sebab ada hal lain lagi yang membuat dia bahagia hari ini di kehamilan istrinya saat ini.


ketika ia mendapatkan sebuah pesan soal seorang anak yang ditelantarkan, istrinya berkata kepada dirinya.


"Jika kamu berbohong, Andai Allah mencabut nikmat soal anak-anak di antara kita maka jangan menyesalinya"


Tapi demi Allah dia menyakinkan diri bahwa anak itu bukan anaknya.


Dia tidak pernah menjadi laki-laki brengsek untuk kenakalan nya di masa lalu, dia bahkan tidak pernah menanam benih nya kepada siapapun bahkan dengan istri pertamanya.


Tapi meskipun dia meyakinkan diri jika dia tidak pernah melakukan hal seperti itu dan anak itu bukan anaknya, namun tidak dipungkiri ada kekhawatiran di dalam diri Dominic jika-jika Allah SWT tidak atau belum memberikan kesempatan soal anak-anak kepada mereka, Maka istrinya akan berpikir jika di antara pernikahan mereka dicabut kenikmatannya dari sosok seorang anak.


Namun ketika semalam ditengah rasa lelah dan capek nya sepulang bekerja dimana pelayan rumah berkata Zeline sepertinya sakit dan ketika istrinya mengadu terus muntah sejak siang.


Felling nya berkata jika istri nya pasti tengah hamil.


Dan lihat lah hari ini?!.

__ADS_1


Bolehkah dia menangis saking bahagianya.


"Ok aku akan menebus obat nya"


Ucap Dominic kemudian, laki-laki itu tiba-tiba mencintai lembut bibir istri nya.


Cukup membuat Zeline terkejut dengan gerakan refleks yang begitu tiba-tiba.


"Tunggu disini sebentar hmmm,aku akan masuk kedalam"


Ucap Dominic sambil mengembangkan senyuman nya.


Zeline terlihat mengangguk kan kepalanya secara perlahan.


Begitu Dominic keluar perempuan itu menatap punggung suami nya dengan rona wajah memerah.


Dia fikir laki-laki itu selalu saja melakukan segala sesuatu secara refleks, dia merasa laki-laki itu selalu berlebihan memperlakukan dirinya.


Tidak menyangka laki-laki yang di awal perjumpaan mereka tidak begitu baik dan terkesan arogan itu, rupanya begitu lembut dan penyayang.


Di tengah pemikiran nya tiba-tiba saja terdengar ketukan di balik pintu kaca mobil di mana dia duduk.


Zeline buru-buru menoleh ke sisi kirinya.


Agak terkejut karena seorang laki-laki tua tiba-tiba saja muncul di balik jendela mobil dan memaksanya untuk membuka jendela mobil tersebut.

__ADS_1


__ADS_2