When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Sesungguhnya Ini bukan cinta


__ADS_3

Faith yildiz company


07.30 AM


Seperti layaknya hari kemarin Dominic berulang kali menguap di pagi hari.


Dia terus terjaga semalaman hanya demi menjaga tingkat kewarasan nya.


Takut jika-jika khilaf dan melanggar surat perjanjian mereka.


Dia Fikir perjanjian bodoh tersebut benar-benar menyusahkan diri nya belakangan ini, seharusnya dia tidak bertindak gegabah dan tolol karena kekonyolan nya kemarin.


Ditengah rasa mengantuk nya Reihan terlihat masuk dari arah pintu depan, membawa barisan berkas yang harus Dominic tandatangani.


Begitu dia menerima berkas-berkas tersebut, dengan cepat laki-laki itu memeriksa satu per satu berkas-berkas tersebut.


"Apa semua sudah di persiapkan dengan baik?"


Dominic bertanya tanpa Melihat ke arah Reihan, tangan nya dengan cekatan bergerak menandatangani satu persatu berkas yang ada di hadapannya.


"Sudah tuan"


Jawab laki-laki itu cepat.


"Itu..."


Tahu-tahu Reihan berusaha untuk bicara sesuatu, tapi karena Dominic terlihat sedikit terburu-buru, dia langsung berkata.


"Kamu sudah memesan tiket keberangkatan nya?"


Mendengar pertanyaan tuan nya, Reihan mengangguk kan kepalanya dengan cepat sambil berkata.


"Sudah, tuan"


"Itu bagus"


Ucap Dominic dengan perasaan puas.


Setelah selesai menandatangani seluruh berkas-berkas nya laki-laki itu langsung memberikan map berwarna hitam tersebut ketangan Reihan.


"Katakan pada ku"


"Ya?"


"Ini terdengar sedikit aneh, jangan tertawa dan cukup fikirkan jawaban terbaik nya"


Mendengar ucapan Dominic, laki-laki itu sejenak mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Apa itu,tuan?"


Dia menunggu apa yang akan dikatakan tuan nya dengan pandangan penuh tanda tanya.


********


Apartemen utama Dominic


22.40 malam


Dominic dengan cepat memarkirkan mobilnya ke bagian parkiran gedung apartemen bawah, kemudian dia meraih tas kerja nya dan sebuah paper bag besar berwarna gold dengan gerakan cepat.


Malam ini seharusnya dia pulang lebih awal dari biasanya, tapi karena pekerjaan yang begitu mendesak dan harus melakukan sesuatu diluar jam bekerja nya untuk beberapa waktu pada akhirnya dia terpaksa pulang melewati jadwal seharusnya.


Lucu nya ini untuk kali pertama dia Mencoba menghubungi seseorang hanya untuk berkata dia pulang terlambat.


Dulu jam berapapun dia pulang, atau Bahkan tidak mau pulang sekalipun tidak ada yang akan membuatnya khawatir.


Kecuali Mommy nya yang tahu-tahu datang ke apartemen nya dan menghubungi nya karena khawatir dia tidak kunjung kembali saat Lewat Tengah malam.


Aneh nya dia malah mencoba menghubungi Zeline dan berkata mungkin malam ini dia akan pulang larut malam, meminta gadis itu tidak menunggu nya, meminta sang istri makan malam sendiri dan tidur di jam seperti Biasanya.


Dan yang lebih lucunya lagi, dia tidak punya nomor handphone istri nya sendiri, morat-marit mencoba menghubungi orang-orang rumah hanya demi bisa mendapatkan nomor istri nya sendiri.


Memalukan.


Kata-kata itu begitu berat keluar dari balik bibir nya saat dia mencoba menghubungi Zeline melalui handphone nya.


Dan kini dia berjalan tergesa-gesa untuk kembali menuju ke apartemen nya.


Dia fikir mungkin sang istri sudah terlelap di kasur mereka seperti malam-malam sebelumnya.


Karena itu dia membuka pintu apartemen dengan gerakan cepat.


Tapi siapa sangka, saat dia masuk kedalam apartemen bisa dia lihat sang istri terlelap di atas kursi sofa, menunggu kepulangan nya entah sejak pukul berapa.


Bahkan makan malam di atas meja belum juga di sentuh oleh gadis tersebut sama sekali.


Dominic jelas membeku, menatap tidak percaya dengan apa yang dilihat nya, laki-laki itu berjalan perlahan mendekati sang istri nya lantas mulai duduk dengan menopang tubuh nya dengan kedua kakinya.


Dia menatap wajah cantik dihadapan nya itu yang terlelap indah untuk beberapa waktu.


Secara perlahan tangan Dominic membenahi rambut yang sedikit menutupi wajah cantik tersebut, kemudian dengan gerakan perlahan dia mengelus lembut wajah gadis tersebut.


Dan anggaplah dia sudah gila, dibalik rasa was-was dan takut Zeline terbangun dengan jutaan keberanian nya Dominic mencium lembut kening Zeline sambil melapazkan sebuah doa.


اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ أَنْ تَحَفَظَ زَوْجَتِيْ مِنَ الْفِتَنِ ظَاهِرِهَا وَبَاطِنِهَا، وَأَنْ تَرْزُقَهَا رِزْقاً حَلَالاً، وَأَنْ تَجْعَلَهَا لِيْ خَيْرَ الزَّوْجَاتِ، وَأَنْ تَجْعَلَنِيْ لَهَا خَيْرَ الْأَزْوَاجِ

__ADS_1


Artinya: “Ya Allah, aku memohon pada-Mu, jagalah istriku dari fitnah lahir dan batin. Karuniai ia rizki halal. Jadikan ia sebaik-baik istri bagiku dan jadikan aku sebaik-baik suami baginya"



Seulas senyuman mengembang dari Balik bibir Dominic, untuk pertama kali nya dia takut mencium dan menyentuh seseorang yang jelas adalah pasangan halal bagi nya.


Sejenak Dominic terdiam.


Jika dia memang pilihan mu Ya Allah, maka luruskan lah.


Aku tahu ini bukan cinta.


Sejatinya Rasa cinta antara suami istri adalah fitrah alami dan sesuai dengan naluri, yang demikian itu tidak bisa dikatakan bahwa hal itu wajib menurut syari’at atau bahwa syari’at telah menyuruh untuk mengamalkannya, namun yang demikian itu cukup dengan dorongan naluri yang alami dari pada perintah syari’at yang baru.


Sungguh seorang yang membayangkan bahwa kehidupan rumah tangga itu perjalanan romantis, impian yang indah saja, maka dia sedang mencari sesuatu yang tidak ada wujudnya pada dunia nyata yang tabiatnya akan menyebabkan rasa capek, masalah dan kesulitan.


Allah –Ta’ala- berfirman:


( لَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ فِي كَبَدٍ ) البلد/4 .


“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah”. (QS. Al Balad: 4)


طُبِعَت عَلى كدرٍ وَأَنتَ تُريدُها       صَفواً مِنَ الأَقذاءِ وَالأَكدارِ


وَمُكَلِّف الأَيامِ ضِدَّ طِباعِها           مُتَطَّلِب في الماءِ جَذوة نارِ


Dia (dunia) dicptakan dengan tabiat keruh.


Sedangkan anda menginginkan bersih dari segala kotor dan keruh.


Orang yang memaksakan hari-hari bergulir menyelisihi tabiatnya.


Dia (dunia) bagaikan mencari sejumput api dari dalam air.


Jika kita memahami hal tersebut, maka kita akan melihat kehidupan ini dari sudut pandang yang sesuai, tidak ada cara untuk mencari kesempurnaan dan terbebas dari aib di dunia ini. Dan aib yang kita temui pada diri kita jangan sampai menjadi penghalang untuk melanjutkan perjalanan.


Oleh karenanya Umar bin Khattab –radhiyallahu ‘anhu- berkata kepada seorang laki-laki yang ingin menceraikan istrinya: “Kenapa kamu mau menceraikannya ?”


Dia menjawab: “Saya tidak mencintainya”.


Beliau berkata: “Apakah setiap rumah tangga itu dibangun oleh rasa cinta ?, lalu mana sisi penjagaan dan rasa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan ?!! (‘Uyuun Akhyar: 3/18).


Renungilah firman Allah –Ta’ala- berikut ini:


( وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ) الروم/21


“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar Ruum: 21).

__ADS_1


__ADS_2