
Beberapa hari sebelumnya
Mansion utama Al Jaber
Indonesia
Murat tua (Daddy Jeslyn) terlihat mengerutkan keningnya saat seseorang mencoba menghubungi nya sejak tadi, handphone nya seolah-olah enggan berhenti berdering sebelum sang empunya mengangkat panggilan nya.
Dia buru-buru mengangkat telpon tersebut secara perlahan.
"Ya?"
Laki-laki itu bertanya sambil terus mengerutkan keningnya, sebab dia belum tahu siapa yang menghubungi diri nya.
Tidak ada nama yang tertera di dalam handphone tersebut.
"Rupanya anda, tuan George"
Seketika ekspresi wajah Murat berubah senang, dua menyambut suara diseberang sana dengan keramah tamahan nya.
"Bagaimana?"
Laki-laki itu mencoba bertanya.
"Soal pernikahan anak-anak? begini.... "
Kemudian laki-laki itu mulai bicara dengan laki-laki yang ada di seberang sana untuk beberapa waktu.
Obrolan Akrab jelas terjadi hingga akhirnya laki-laki itu berkata.
__ADS_1
"Baiklah, aku akan melihat kembali jadwal kami"
Setelah berkata begitu, laki-laki itu langsung menutup panggilan nya.
Murat terlihat menghela pelan nafasnya.
Sejenak laki-laki itu menoleh ke arah ujung ruang tamu, Dimana putri nya Defne tengah menunggu keputusan nya soal hubungan gadis itu dan kekasih nya.
"Sayang?"
Seorang perempuan mengejutkan dirinya.
Itu adalah Aishe, istri Murat (Mommy Jeslyn).
"Bagaimana?"
Tanya Perempuan itu pelan.
Dia fikir terkadang semakin besar anak-anak pada akhirnya mereka akan memiliki keputusan nya masing-masing.
Sebagai orang tua mereka harus membuat keputusan bijak untuk anak-anak mereka.
Sebenarnya Defne yang seharusnya saat ini menjalin ikatan pernikahan dengan keluarga Georgetown company atas permintaan dari keluarga orang tua angkat adik kandung nya Bern Del Lucas (Eden Al Jaber asli).
Tapi karena satu alasan dia terpaksa menukar pernikahan tersebut dengan bungsunya Jeslyn.
"Apa dia akan setuju?"
Tanya Aishe sambil menatap dalam bola mata suami nya.
__ADS_1
"Bukankah cinta itu kadang datang tanpa di duga sayang? bahkan jodoh tidak pernah ada yang tahu bukan?"
Ucap Murat sambil menyentuh lembut kepala istrinya.
"Ingat bagaimana perjalanan kisah cinta kita?"
Laki-laki itu terlihat mengulum kan senyuman nya.
Seolah-olah dia mengajak wanita yang telah setia menemani nya selama lebih dari 30 tahun itu untuk mengenang masa muda mereka.
Bagaimana pernikahan konyol yang terjadi karena atas dasar tanpa cinta, Berawal dari niat balas dendam hingga berakhir pada cinta yang sesungguhnya.
Lika-liku perjalanan panjang permusuhan dua keluarga antara Al Jaber dan Faith yildiz, menjadi sebuah praduga hingga salah duga yang berakhir pada terbuka nya kasus yang tidak terduga.
Melibatkan keluarga burja dimana putra mereka masuk menyamar menjadi Putra bungsu Al Jaber dan nyaris membuat semua orang tertipu akan kebenaran soal masa lalu
Menyeret dia hingga menculik adik Aland kandung Aland Faith yildiz (Aishe) dan memaksa gadis itu menikah dengan nya atas dasar kesepakatan.
Tapi bukankah jodoh dan cinta itu unik? hubungan yang tidak paham akan dibawa kemana pada akhirnya membuat dia benar-benar jatuh cinta pada istri nya, dan istri nya menerima dia tanpa banyak Bicara.
"Yah kamu benar, bukankah sebaik-baiknya pengatur hati manusia itu Tuhan? lalu kenapa kita gelisah?"
Istri nya terlihat mengembang kan senyuman nya.
"Aku pikir mari pulang ke Prancis sejenak untuk menemui jeslyn, biar aku yang bicara pada nya untuk beberapa mata tentang Semua nya"
Ucap Aishe lagi.
Murat terlihat mengembangkan senyuman nya kemudian Laki-laki itu mencium lembut puncak kepala sang istri nya.
__ADS_1
Setelah itu mereka berjalan masuk kembali ke ruang tamu, menghampiri putri mereka Defne untuk bicara soal putri nya yang satu itu.