When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Masih tetap saling melindungi


__ADS_3

Masih di masa lalu


Beberapa tahun yang lalu


Beberapa bulan setelah Amena


ditenggelamkan oleh Adam


Ketika Amena ditemukan di desa xxxxxxx


Mandy secepat kilat berlarian kearah rumah sakit xxxxxxx ketika dia mendengar berita jika Amena mulai membuka matanya.


Entah sudah berapa lama berlalu ketika perempuan tersebut mengalami koma yang panjang, bahkan kelahiran bayi Amena terpaksa menggunakan sistem lahiran secara sesar.


Mandy jelas tidak memiliki pilihan yang lain, menandatangani surat persetujuan atas apa yang terjadi pada perempuan tersebut.


Dia masih berharap Amena melahirkan putri nya secara normal, berharap Amena bangun dengan cepat, berharap semua baik-baik saja.


Tapi perempuan tersebut tidak kunjung bangun juga.


Mandy terus mengayunkan langkah kakinya dengan sangat terburu-buru, setelah penantian panjang yang dia anggap mungkin percuma ternyata berakhir bahagia.


Perempuan tersebut sadar pada waktu nya, yah Amena nya Sadar pada waktu nya.


Mandy menghentikan langkah kaki nya secara perlahan didepan sebuah pintu kamar VVIP rumah sakit, tangannya bergerak cukup ragu-ragu untuk membuka pintu tersebut.


Entahlah hati nya tidak baik-baik saja saat ini, tapi dia fikir semoga gadis itu baik-baik saja.


Mandy secara perlahan membuka pintu kamar tersebut, mencoba mengintip Secara perlahan kedalam sana.


Bisa dia lihat seorang perempuan tengah berusaha duduk dibantu seseorang didalam sana.


"Kamu sudah datang?"


Seorang perempuan yang usianya beberapa tahun di atas Mandy bertanya cepat kearah Mandy saat dia melihat seseorang membuka pintu kamar tersebut.


"Ah... Amena baik-baik saja, kak?"

__ADS_1


Mandy terlihat gugup, mencoba berjalan mendekati kedua orang tersebut secara perlahan.


Tanpa dia sadari seseorang rupanya telah berdiri tepat disisi kanan ruangan.


Sejenak Mandy mengerutkan keningnya.


"Dokter?"


"Kita perlu bicara"


Mendengar ucapan dokter laki-laki berusia hampir 50 tahunan tersebut seketika membuat Mandy terdiam.


Firasat nya berkata ini tidak baik-baik saja.


"Biarkan aku melihat Amena sejenak"


Ucap mandy pelan.


Laki-laki itu mengangguk kan kepalanya, membiarkan mandy mendapatkan waktu bersama gadis muda yang usia nya menurut dokter laki-laki tersebut mungkin masih belasan tahun, Sangat muda, bisa jadi belum menyelesaikan pendidikan SMA nya tersebut.


"Kamu baik-baik saja?"


Mandy bertanya sambil berusaha menyentuh lembut wajah Amena.


Yang ditanya Terlihat menatap mandy dengan penuh kebingungan, dia mencoba menelisik bola mata perempuan tersebut untuk beberapa waktu.


"Kau siapa?"


Sebaris pertanyaan meluncur dari bibir perempuan muda tersebut.


mendengar pertanyaan Amena, seketika membuat Mandy membulat kan bola mata nya.


Mandy secepat kilat menoleh kearah Perempuan yang terlihat menatap mereka berdua dengan bola mata berkaca-kaca Sejak tadi.


"Ada apa dengan putri ku, Cleo?"


Tanya Mandy dengan suara bergetar.

__ADS_1


Perempuan yang ditanya terlihat menatap Mandy dengan tatapan sedih, dia menggenggam erat telapak tangan Mandy sambil berkata.


"Biarkan dokter menjelaskan nya pada mu"


Seketika jantung Mandy berdetak tidak beraturan, dia kembali menatap Amena sambil bola matanya ikut berkaca-kaca.


"Tidak kah kamu ingat dengan Mama mu sendiri, sayang?"


Tanya nya dengan suara yang sedikit parau.


Setelah terpisah lama, menitipkan gadis itu pada kakek nya, jangan sampai Amena tahu jati dirinya yang sesungguhnya, meminta madhubala berpura-pura menjadi ibu biologis Amena, pada akhirnya dia tetap harus melihat putri nya sendiri menderita.


"Adam mencari anak biologis dari Mr. K, dia Fikir ihram benar-benar putra ku dan Keith, laki-laki itu mencelakai Keith dan berniat membunuhnya"


Cleo bicara sambil menatap dalam wajah Mandy.


"Satu-satunya cara untuk melindungi Amena, biarkan dia kembali ke rumah ayah nya sendiri dengan identitas sebagai menantu keluarga King Arletto"


"Jangan pernah membuka identitas Ihram yang sesungguhnya, biarkan putra mu tetap menjadi putra sah Keith dan membuat semua orang menjadi abai dengan kehadiran Amena"


"Tapi itu akan mencelakai nyawa ihram"


Mandy jelas keberatan.


"Ini waktunya kami membalas Budi karena kamu membiarkan aku dan putra ku masuk kedalam kehidupan Keith , menjadikan ihram sebagai putra nya meskipun Keith jelas-jelas bukan ayah biologis ihram"


"Kau bahkan mengeluarkan ku dari gelap nya dunia kelam dengan mengorbankan kebahagiaan mu sendiri, Mandy"


Seulas senyuman mengembang di balik bibir Cloe, dia memeluk erat tubuh Mandy yang dilanda kebingungan.


********


catatan \=


Ada yang bertanya Mak umur Mandy berapa?!.


Waktu ketemu Mr. K usia nya masih 14 tahun ya makkk, jadi belum begitu tua, usia nya kini sekitar 34-35 tahunan.

__ADS_1


__ADS_2