When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Terus menggali informasi lawannya


__ADS_3

Disisi lain


Seorang laki-laki berusia sekitar 40 tahunan lebih Bergerak cepat masuk ke dalam sebuah mansion mewah mendominasi gelap seperti milik seorang mafia.


Dia bergerak terburu-buru menuju kearah dalam sana untuk menemui seseorang yang telah menunggu nya sejak tadi.


Begitu pintu sebuah ruangan terbuka, bisa dia lihat seorang laki-laki tengah bersiap-siap dengan stik tongkat bola golf ⛳ nya, laki-laki itu memasang kuda-kuda siap menembakkan bola tepat pada sasaran nya.



Yah dia si laki-laki bertatto malam itu, yang tengah merencanakan sesuatu untuk Bergerak maju mendekati lawan lama nya, Dominic.


Laki-laki itu secara perlahan memukul stik golf milik nya.


Takkkkk


ssrtttttttt


Klatakkk


Tepat sasaran.


"Kau sudah datang?"


Tanya laki-laki itu cepat, dia kemudian berbalik, menatap laki-laki yang ada di ujung pintu itu untuk beberapa waktu.


"Yes Mr. Sky"


Laki-laki itu menjawab cepat sambil menundukkan sedikit kepalanya.


Yang dipanggil sky meletakkan gagang stik golf nya ke sisi meja, Secara perlahan laki-laki itu menyambar sebuah gelas berisikan wine 🍷 yang ada di atas meja kemudian dia berjalan kearah kursi sofa, duduk cepat ke atas kursi sofa tersebut dengan gaya Dingin nya.


"Katakan"

__ADS_1


Ucap laki-laki itu sambil menyesap minuman yang ada di tangan nya.


"Kami tidak bisa mendapat kan identitas soal perempuan yang di bawa oleh nya"


Laki-laki itu bicara sambil meletakkan sebuah amplop coklat kehadapan Sky.


Sejenak sky menatap amplop tersebut, dia meraih nya secara perlahan lantas mulai membuka nya.


"Sesulit itu mendapat informasi soal perempuan yang dia bawa? cihhhhh..."


Laki-laki itu mendengus tidak percaya.


Sejenak dia menatap satu gambar yang ada dihadapan nya.


"Kami hanya mendapat kan informasi soal gadis lain yang di sinyalir merupakan adiknya"


Mendengar ucapan laki-laki itu, sky terlihat melempar barisan foto yang ada di tangan nya.


Ucap sky cepat.


"Tapi anda bisa memanfaatkan adik nya untuk menekan Dominic"


Laki-laki itu kembali menyela.


"Cari informasi soal istri nya"


Sky menekan kata istri kepada laki-laki itu.


"Kau tahu? terkadang pasangan akan menjadi titik kelemahan seorang laki-laki,aku tidak tertarik pada adik nya, aku lebih tertarik pada istri nya"


Mendengar ucapan sky, laki-laki itu terlihat diam.


"Berikan satu nama, aku akan masuk sendiri untuk mulai membuat permainan"

__ADS_1


Laki-laki itu fikir dia jelas belum mendapatkan informasi jelas soal perempuan yang dinikahi Dominic, bagaimana bisa dia memberikan informasi secepat itu.


belum 1*24 jam dia jelas cukup kesulitan.


Bahkan nama nya pun masih samar-samar diketahui.


Dominic benar-benar pandai menyembunyikan identitas istri nya, pernikahan yang digelar diam-diam membuat mereka semakin sulit untuk melacak nya.


"Satu nama?"


Sky kembali bertanya sambil menaikkan ujung alisnya, tatapan mata nya terlihat begitu tajam.


"1 x 24 jam? belum bisa menemukan nama nya?"


Dan jika laki-laki itu sudah bicara begitu, maka dia harus sedikit berhati-hati.


Sky tahu-tahu berdiri dari posisi duduknya dan sepersekian detik kemudian.


Pranggggg


Seketika gelas ditangan laki-laki itu berhamburan di dinding mendominasi berwarna putih tepat disampingnya.


Laki-laki itu seketika membeku, dia menelan Saliva nya secara perlahan.


Temperamen sang tuan jelas tidak bisa dibilang baik.


Jika laki-laki itu tidak menyukai sesuatu, sky bisa menghancurkan apapun yang ada disekitar nya bahkan bisa membunuh siapapun orang-orang yang di anggap merepotkan dirinya.


Laki-laki itu berusaha menarik pelan nafas nya, dia harap dia tidak salah mendapatkan informasi soal nama gadis tersebut saat ini.


"Jezline, mereka bilang nama nya jezline"


Ucap nya sambil menahan perasaan nya yang berkecamuk menjadi satu.

__ADS_1


__ADS_2