
Catatan \= Selamat datang menuju sesi menegangkan makkkkk
Yang pernah baca Putri perawan milik Daddy sang Daddy Aland (Daddy Dominic) berperang, kita akan berperang kembali dengan suasana yang berbeda namun tetap dalam ketegangan yang sama❤️.
*****
Disisi lain
Beberapa jam berikutnya
Setelah Dominic keluar dari penjara
Cafe bar
Kapal pesiar xxxxxxxx
Seorang perempuan cantik dengan dandanan sedikit menor, rambut panjang tergerai indah,pakaian seksi dan ketat mendominasi berwarna hitam serta heels tinggi menghiasi kaki jenjang perempuan tersebut berjalan menuju ke arah cafe bar di tengah kapal pesiar xxxxxxxx yang menepi di laut Indonesia.
Dengan gerakan ala peragawati terkenal dia terus melangkah kan kakinya ke arah depan, di sisi kiri nya terlihat ada beberapa orang laki-laki yang terlihat cukup fokus berjalan sambil bicara soal beberapa hal.
4 hingga 5 orang laki-laki dimana hanya dia sendiri seorang perempuan.
Salah satu dari laki-laki tersebut terlihat membawa sebuah tas koper berwarna hitam, menentengnya di tangan kanan nya dan berjalan di belakang semua orang.
Kadang satu laki-laki itu melirik kearah Perempuan tersebut dan meminta perempuan itu untuk bicara dengan laki-laki disampingnya.
Sesekali salah satu laki-laki itu mengangguk kan kepalanya ketika perempuan itu bicara kepada laki-laki satu nya lagi.
Bahkan salah satu laki-laki tua terkadang tersenyum kearah perempuan tersebut menampilkan sisi ketertarikan nya kepada lawan.
Alih-alih peduli, perempuan itu sama sekali enggan memperdulikan laki-laki tua Tersebut, dia lebih mempedulikan laki-laki tua yang berjalan tepat disampingnya di sisi kirinya.
Pada akhirnya mereka memilih duduk di susunan kursi yang memang sejak awal telah di sediakan untuk mereka.
__ADS_1
Di beberapa sudut meja dan kursi terlihat para penumpang kapal pesiar terlihat duduk nyaman di dalam cafe bar tersebut.
Menikmati minuman berbagai aneka macam kelas dan merk sesuai dengan pesanan dan kekuatan kantong mereka.
Semakin tinggi dan mahal minuman yang mereka pesan, menunjukkan betapa berkelas dan kaya nya sang pemesan.
Di meja di mana orang-orang tadi duduk, terlihat seorang bartender mulai menuangkan minuman ke dalam gelas yang ada di atas meja Secara perlahan.
Orang-orang dengan jas rapi mereka terlihat menghentikan pembicaraan mereka untuk beberapa waktu.
mereka memilih bungkam sejenak dan tidak membicarakan bisnis di antara mereka.
Sang perempuan cantik terlihat membenahi duduk nya, mengambil tas tangan milik nya secara perlahan kemudian mengeluarkan make up milik nya.
Tiba-tiba laki-laki tua satu nya mencoba untuk menyentuh perempuan cantik tersebut, tapi laki-laki tua satu nya berkata.
"Aku fikir aku belum memperkenalkan dirinya, dia adalah putri ku, Mr. Tjun"
Ucap nya dengan bola mata yang terlihat sedikit marah.
Mendengar kata putri, wajah yang dipanggil Tuan Tjun terlihat sedikit memerah.
"Aku fikir dia sekretaris mu, Mr. K"
Ucap laki-laki itu cepat.
"Kami lebih suka tidak menampilkan hubungan antara ayah dan anak di hadapan relasi bisnis, karena itu akan merusak keadaan"
Mendengar Mr. K berkata begitu, Laki-laki itu berusaha meraih gelas wine nya dan perlahan menelan minuman nya dalam beberapa kali tegukan.
__ADS_1
Perempuan tersebut terlihat menaikkan ujung bibirnya, dalam hati dia berkata.
Laki-laki sekarang semakin tua semakin banyak tingkah nya.
Di sisi lain seorang cleaning servis terlihat sibuk membersihkan beberapa vas bunga dan botol minuman, gerakan tangan nya terlihat begitu lincah dan sangat cekatan, cukup menipu mata orang yang melihat nya dimana sesungguhnya laki-laki itu menempelkan sesuatu dibawah botol hias minum yang akan di tinggalkan di meja tersebut.
Laki-laki itu meletakkan botol yang ada ditangan nya, membiarkan teman nya menyelesaikan tugasnya sedangkan dia menundukkan kepalanya secara perlahan kepada semua orang dan Bergerak menjauh dari sana.
Tapi tiba-tiba satu laki-laki Berkata.
"Tunggu dulu"
Mendengar suara laki-laki itu bicara pada nya, sejenak dia terdiam,membalikkan tubuhnya secara perlahan kemudian kembali menundukkan tubuhnya.
"Yes sir?"
Laki-laki itu bertanya pelan.
"Ada apa, Adam?"
Mr. K bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.
Perempuan di hadapannya itu juga ikut menaikkan ujung alis nya.
Tidak tahu kenapa, laki-laki bernama Adam menampilkan ekspresi yang begitu aneh dan menyeramkan.
Sang laki-laki cleaning servis menunggu kemungkinan besar yang terjadi.
Apakah hal yang dia lakukan barusan ketahuan?!.
Batin nya dalam hati, dia bersiap menyentuh jam di tangan nya, dalam kondisi darurat mau tidak mau dia melepaskan senjatanya.
__ADS_1