
Mansion utama Keluarga Eden Al Jaber (Kevin Burja)
Prancis
Malam
Zeline terlihat menutup secara perlahan Al Qur'an miliknya, kemudian seulas senyuman mengembang di balik bibir nya.
Gadis itu kemudian menyalami Dominic, merapatkan hidung nya ke atas punggung tangan sang suami nya.
Dominic dengan gerakan pelan mencium lembut puncak kepala sang istri nya, melapazkan doa memohon kepada Allah SWT agar istri terhindar dari fitnah jahat
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ أَنْ تَحَفَظَ زَوْجَتِيْ مِنَ الْفِتَنِ ظَاهِرِهَا وَبَاطِنِهَا، وَأَنْ تَرْزُقَهَا رِزْقاً حَلَالاً، وَأَنْ تَجْعَلَهَا لِيْ خَيْرَ الزَّوْجَاتِ، وَأَنْ تَجْعَلَنِيْ لَهَا خَيْرَ الْأَزْوَاجِ
Artinya: “Ya Allah, aku memohon pada-Mu, jagalah istriku dari fitnah lahir dan batin. Karuniai ia rizki halal. Jadikan ia sebaik-baik istri bagiku dan jadikan aku sebaik-baik suami baginya.”
Setelah melafalkan doa tersebut, Dominic kemudian menyentuh lembut wajah Zeline, secara perlahan dia mencium kening istrinya untuk beberapa waktu.
Gadis itu tampak mengulum senyuman nya, menatap sang Suami nya untuk beberapa waktu.
"jadi sudah menentukan tempat mana saja yang ingin kita kunjungi nanti?"
Tanya Dominic pada istri nya sambil tangan laki-laki itu sibuk melipat sajadah milik nya.
Zeline terlihat melipat mukenah dan sajadah milik nya juga, dia sejenak seolah-olah sedang berfikir soal sesuatu.
"Apa kita benar-benar akan berkeliling?"
Tanya gadis itu kemudian?!.
Sebenarnya dia bukan type gadis yang suka lalu lalang atau hilir mudik kesana-kemari, dia bukan type orang yang begitu suka jalan-jalan.
Mungkin karena sejak kecil sudah sering dibawa kemana-mana oleh orang tua nya terutama Daddy nya karena urusan pekerjaan dari satu tempat ke tempat yang lainnya, bahkan dia terpaksa Beberapa kali pindah sekolah hingga akhirnya saat dewasa dia menjadi tidak begitu tertarik untuk melakukan perjalanan.
Selain menguras tenaga, hal tersebut jelas akan menyisakan lelah, apalagi jalan-jalan di tempat keramaian dan berbaur dengan orang-orang asing tidak menjadi ciri khas nya.
Dan dia juga bukan type orang yang suka berbelanja kesana-kemari, menghabiskan waktu diluar untuk nongkrong atau bahkan bergosip dengan teman-teman yang dia anggap tidak penting.
"Biasanya seorang perempuan atau gadis suka jalan-jalan, menghabiskan waktu berbelanja, mencari tempat baru untuk dikunjungi atau bahkan mencari destinasi wisata liburan terbaik mereka"
Ucap Dominic pelan.
"Bahkan shoping menjadi kiblat terbaik semua perempuan dari generasi ke generasi"
lanjut nya lagi.
Zeline terlihat mengulum senyuman nya, gadis itu menggeleng kan kepalanya secara perlahan.
"Aku bukan type gadis yang seperti itu"
__ADS_1
Jawab Zeline pelan.
"Aku lebih suka di rumah, atau berkunjung ke rumah keluarga besar, atau bahkan aku lebih suka menghabiskan waktu ke sebuah tempat ternyaman yang tidak ada gangguan"
Ucap gadis itu sambil baik secara perlahan ke atas kasur diikuti oleh Dominic.
"Itu terdengar begitu unik"
Dominic bicara sambil menaikkan ujung alisnya.
"Ketimbang melakukan banyak hal di luaran yang aku anggap kurang menarik, aku lebih suka melewati destinasi menantang yang bisa memacu adrenalin seperti sky jump, sky dive, Bungy jumping,cliff jump, jet boat atau bahkan menembak dan memanah"
Ucap Zeline dengan penuh semangat.
Mendengar apa yang di sukai istri nya membuat Dominic cukup terkejut dan menganga.
"Wow...."
Dia jelas saja tidak percaya, dibalik sosok lembut dan hangat tersebut, ada jiwa pemberani yang begitu luar biasa.
Itu semua jelas kegiatan yang begitu menantang, semuanya bisa memicu adrenalin, bahkan kegiatan-kegiatan tersebut sering dilakukan oleh laki-laki dan ditakuti oleh perempuan.
Mungkin 100 berbanding 1 bahkan Itu jelas sangat jarang sekali.
Karena rata-rata kegiatan tersebut bisa memicu bahaya bahkan seperti bertarung nyawa.
Laki-laki itu bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.
Yang di tanya terlihat mulai membaringkan tubuhnya, gadis itu membiarkan Dominic ikut berbaring dihadapan nya tepat disisi kirinya.
"He em"
Zeline mengangguk kan kepalanya untuk beberapa waktu.
Oke dia fikir itu wajar, Sangat tidak aneh seorang gadis dari keluarga kanan mafia dimana Zeline yang bernaung dibawah keluarga Hillatop, terkenal dengan catatan mafia terbesar nya tidak bisa menggunakan senjata atau memanah.
Tapi sejauh ini dia tidak menyangka gadis itu bisa melakukan nya.
"Itu cukup membuat ku terkejut"
Dominic bicara sambil menatap dalam bola mata istri nya.
"Jangan bilang aku akan di hajar saat meminta jatah malam pertama"
Goda laki-laki itu kemudian.
Mendengar ucapan suami nya seketika Zeline terkekeh pelan.
"Tentu saja aku tahu dengan kewajiban ku"
__ADS_1
Mendengar jawaban manis tersebut, Dominic langsung memicingkan Bola mata nya.
"Kalau aku meminta nya dimalam ini?"
Kalimat itu seperti sebuah candaan, tapi Dominic mencoba untuk memastikan apakah sang istri siap untuk melewati malam penyatuan mereka.
Mendengar pertanyaan sang suami nya sejenak Zeline terlihat diam, dia menatap bola mata laki-laki itu untuk beberapa waktu.
Dominic fikir mungkin istri nya masih butuh waktu untuk mempersiapkan diri, dia terlihat menyentuh lembut wajah istri nya kemudian berkata.
"Jangan terlalu di paksakan, tidurlah sebab besok kita akan berkunjung ke rumah Uncle Abigail setelah jam makan pagi"
Ucap laki-laki itu sambil mengelus lembut wajah istri nya itu.
Dominic secara perlahan memejamkan bola matanya, membiarkan sang istri nya ikut terlelap di hadapannya.
Cukup lama hingga tiba-tiba bisa dia rasakan sebuah ciuman lembut mendarat di bibir nya.
Seketika laki-laki itu membuka bola mata nya, cukup terkejut saat dia sadar gadis kecil itu memberikan ciuman termanis nya.
"Bukankah aku tidak memiliki alasan apapun untuk menolak nya?, kamu bisa melakukan nya jika ini memang sudah waktunya"
Barisan kalimat lembut itu seketika Terdengar dari bibir indah milik istri nya.
Bukankah itu jawaban yang begitu indah untuk didengar dibalik telinga nya?!.
"Yakinkah?"
Tanya Dominic pelan.
"Bukankah ada hadits yang menyebutkan “Jika suami mengajak istrinya ke tempat tidur, maka hendaklah ia memenuhinya, walaupun sedang di dapur, (HR Tirmidzi 1160)."
"Dalam tanda kutip sudah menjadi kewajiban istri memenuhi keinginan sek..sual suaminya ditujukan terhadap istri yang memang tidak mempunyai alasan apa pun untuk menolaknya, jika ada alasan yang tidak memungkinkan maka istri berhak untuk menolak nya"
"Dan aku tidak punya alasan untuk menolak nya bukan?"
Mendengar ucapan sang istri nya, Dominic langsung mengembangkan senyuman nya, sepersekian detik kemudian secara perlahan laki-laki itu memajukan wajahnya.
Satu doa di lafaz kan didalam hati laki-laki tersebut.
بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Bismillah, Allahumma jannib naassyyaithaana wa jannibi syaithoona maarazaqtanaa.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan supaya tidak mengganggu apa (anak) yang akan engkau rezekikan kepada kami."
Kemudian dengan gerakan lembut Laki-laki itu mulai menautkan bibir mereka secara perlahan.
__ADS_1