When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah

When Om Duda Bastard Meet Gadis Muslimah
Adab yang nyaris terlupa


__ADS_3

Seketika Zeline tersentak dari tidurnya saat dia merasa sesuatu hangat dan lembut menyentuh keningnya.


Dia mencoba membiasakan pandangannya untuk beberapa waktu, hingga akhirnya dia sadar bisa terlelap untuk waktu yang cukup lama.


Bisa gadis itu lihat sang suaminya telah pulang kerumah.


Tapi sedikit aneh saat dia sadar laki-laki itu duduk dihadapan nya sambil mengembangkan senyuman nya.


"Sudah pulang?"


Tanya Zeline kemudian langsung berusaha beranjak duduk dari posisi tidurnya.


Dominic mengangguk kan kepalanya dengan cepat, kemudian dia balik bertanya.


"Kenapa menunggu aku pulang dan terlelap di kursi sofa?"


Laki-laki itu bertanya sambil menatap dalam bola mata istri nya itu.


Sejenak Zeline diam, balik menatap Dominic untuk beberapa waktu.


"Orang tua ku dan para Untie juga bibi ku mengajar kan adab seperti itu dari sejak anak-anak mereka dini"


Ucap Zeline secara perlahan.


Dominic terlihat diam mendengarkan penjelasan dari gadis dihadapannya itu.

__ADS_1


"Keluarga kami selalu memberikan contoh dan menekankan Adab perilaku seorang istri kepada suaminya salah satu nya menunggu suami pulang meksipun hingga larut malam"


"Karena sejatinya dimana jaman kini Banyak para istri lupa akan adab tersebut, istri yang memiliki suami sering pulang malam memberikan kunci pagar dan kunci rumah duplikat kepada suaminya"


"Adab sudah banyak dilupakan seorang istri terhadap suami mereka di mana salah satunya adalah menyambut imamnya di depan pintu sepulang kerja dengan senyuman terbaik. Menjadi istri yang baik itu sedemikian penting sehingga dari titik pandang Islam, istri yang baik itu adalah perhiasan terbaik di dunia. Jadi, di dalam rumah kami tidak menjadi heran saat suami pulang ke rumah, istri harus menyambutnya dengan ramah dan dengan penampilan yang baik juga cantik"


Kemudian Zeline terlihat mengangguk kan kepala nya.


"Tapi aku tidak melakukan nya di hari pertama, aku terlelap tanpa sangaja"


Gadis itu bicara dengan rasa bersalah, meremas telapak tangan nya secara perlahan dengan penuh penyesalan.


Mendengar penjelasan Zeline seketika Dominic terdiam, dia menarik pelan nafasnya kemudian laki-laki itu menyentuh lembut telapak tangan istrinya.


Hanya sebaris kalimat itu yang mampu dia ucapkan.


Dia jelas tidak punya kata-kata lain untuk di ungkapkan nya saat ini.


Dominic hanya berfikir.


Gadis dari keluarga seperti apa yang dia nikahi kini?!.


Dimana para orang tua telah lupa mengajarkan adab kepada putra putri mereka di balik perkembangan jaman yang luar biasa modern, masih ada orang tua yang masih memegang prinsip lama meminta anak-anak mereka menjaga adab terhadap pasangan mereka.


Dimana banyak pasangan menggunakan kunci serap untuk pasangan nya, tapi masih ada orang tua yang berkata jangan gunakan itu saat pasangan mu pulang terlambat.

__ADS_1


Yah bahkan dimana anak-anak juga akan memberontak ketika di jodohkan, termasuk dirinya, tapi gadis itu sama sekali tidak melakukan nya.


Sejak hari pertama mereka bertemu hingga mereka menikah bahkan hingga malam ini gadis itu selalu menampilkan ekspresi paling tulusnya dalam menghadapi dirinya.


Bagaimana Dominic tidak berfikir ajaran seperti apa yang telah orang tua dan keluarga gadis itu terapkan kepada istri nya tersebut sedari dini?!.


"Belum makan juga?"


Tanya Dominic kemudian.


Bisa dia lihat gadis itu menggelengkan perlahan kepalanya.


Pukul 11 malam, bukan lagi waktu yang tepat untuk menahan lapar, padahal dia sudah lebih dulu menyantap makan malam nya.


"Kemarilah"


Pada akhirnya laki-laki itu menggenggam erat telapak tangan sang istri nya, dia membawa gadis itu menuju kearah meja makan untuk menyantap makan malam bersama tanpa banyak bertanya.


"Tidak ingin mandi lebih dulu?"


Zeline bertanya sambil menatap wajah Dominic dari sisi kirinya, bisa dia lihat raut wajah lelah dibalik wajah tampan tersebut untuk beberapa waktu.


"Biarkan istri ku mengisi perut nya lebih dulu"


Seulas senyuman dibalik wajah lelah itu mengembang dengan sempurna.

__ADS_1


__ADS_2