
Kembali ke masa kini
Ketika Reihan dan Ammar beraksi
Bola mata Reihan jelas tidak bisa lepas dari Amena, dia fikir masih hidup kah perempuan tersebut? lalu kenapa dia ada bersama Mr. K? bahkan menjadi putri laki-laki tersebut?!.
Lantas bagaimana caranya amena dan ihram bisa terpisah sesungguhnya di masa lalu?!.
Rahasia macam apa yang sebenarnya tidak dia ketahui hingga sejauh ini?!.
Dan siapa yang terlibat membuat Amena berada di posisi saat ini?!.
Begitu dirinya meletakkan makanan yang ada di tangan nya ke atas meja di ikuti oleh Ammar, laki-laki tersebut secara perlahan berbalik dengan sejuta perasaan yang berkecamuk menjadi satu.
di lingkaran meja Mr. K dan yang lainnya, semua orang terlihat mulai sibuk memperhatikan menu demi menu yang di hidangkan.
Beberapa bagian meja yang berisi para penumpang lain yang bersiap menikmati makan malam terlihat fokus menatap hidangan yang di hidangkan oleh para pelayan dan koki.
ekspresi wajah bahagia jelas terlihat dari para tamu di restoran tersebut, tapi kemudian ekspresi semua orang mulai berubah ketika mereka menyadari soal sesuatu dimana mereka menerima pesan kecil yang di berikan masing-masing oleh para pelayan dan koki dari balik piring makanan.
Waktu mereka tidak banyak untuk melahap hidangan yang ada dan diminta untuk segera berlalu dari sana secepatnya.
Seolah-olah sadar akan kode bahaya semua orang yang ada disana buru-buru melahap makanan mereka dengan tenang kemudian mulai bergerak perlahan untuk menjauh sesuai dengan target waktu.
******
Disisi lain.
Syahzia mulai meletakkan pistol di paha kanannya dengan gerakan cepat.
__ADS_1
setelah itu dia mulai menggunakan gaun panjang nya lantas mengencang gaun tersebut di bantu oleh seorang gadis lain nya, dia berdiri di antara Semua orang yang telah bersiap dengan aksi mereka.
"Sudah siap?'
Dibalik headset mereka, Zeline terlihat mulai memberikan perintah
Meskipun usia Zeline jauh lebih muda dari syahzia realita nya seorang pemimpin tetaplah seorang pemimpin.
Kenapa Zeline mampu menjadi seorang pemimpin?!.
Karena gadis luar biasa itu memang pantas mendapat kan gelar tersebut.
Meskipun muda dan tubuhnya tidak begitu tinggi, tapi Tingkat kecerdasan Perempuan tersebut menyusun strategi bisa di acungkan jempol, bahkan Zeline jelas petarung hebat yang tidak akan jatuh meskipun dalam keadaan terdesak sekalipun.
Untuk menjadi ketua dari seluruh klan mafia jelas tidak menggunakan ujian main-main, kalau hanya tinggal perintah sat set sut siapapun bisa.
Tapi Zeline jelas mampu melakukan segala sesuatu di luar ekspektasi semua orang.
Gadis itu diam-diam mematikan, banyak yang tertipu dengan penampilan nya.
"Bergerak lah dengan hati-hati"
Ucap Zeline cepat.
Mendengar ucapan Zeline Semua Perempuan menjawab serentak.
"Yes Miss"
kletakkkkk
Satu perempuan mengokang senjata nya.
__ADS_1
"Berapa banyak berlian nya?"
Tanya gadis itu pada salah satu temannya.
"Bisa membuat kita berpesta selama beberapa bulan di puncak kesenangan"
Gadis lainnya bicara sambil menyalakan pamatik ke arah rokok yang ada di bibirnya.
"Itu terdengar menyenangkan, aku suka berfoya-foya ketika cuti datang"
Kletakkkkk
Gadis itu ikut mengokang senjata nya.
"Bukankah begitu baby?"
Dia bertanya sambil melirik ke arah syahzia.
Syahzia hanya menaikkan ujung bibirnya sembari mulai melangkah menuju ke arah depan.
"Yeah...aku akan bergerak mengelabui Adam, selamat bersenang-senang kawan"
Ucap Syahzia sambil mengedipkan sebelah matanya, kemudian gadis itu berjalan ke arah depan, Begitu pintu terbuka dia berbelok menuju ke sisi kiri tepat kearah restauran.
Cukup jauh dia melangkah hingga akhirnya dia masuk ke arah sisi kanan restauran seiring dengan keluar nya Reihan.
Meskipun berpapasan mereka berdua seolah-olah tidak saling mengenal.
Syahzia melangkah ke dalam, mencari kursi Milik nya seiring dengan bola mata Adam yang mulai tanpa sengaja bergerak melihat kearah Dirinya.
__ADS_1
"Target melihat mangsa"
Terdengar suara di balik headset bluetooth Syahzia.