Aku Adalah Indah#Part 2

Aku Adalah Indah#Part 2
AaI#3. BAB.37. JAWABAN


__ADS_3

Dari rasa lelah yang ingin mengisi waktu untuk merefresh otaknya, Indah justru menjadi penasaran akibat pertemanan yang terjalin antara Vano dan Cika tanpa sepengetahuan Indah, padahal biasanya jika ada yang mau berteman dengan Vano, maka Vano akan menunjukkannya kepada Indah terlebih dahulu sebelum menerimanya.


Akibatnya rasa ingin tahu Indah semakin besar karena semua dirasa begitu janggal, untungnya mereka sama – sama tau password masing – masing, Indah lantas keluar dari akunnya dan mulai mengetik alamat email Vano juga password akun Vano, lalu terlihat beberapa status – status dari teman – teman yang cukup familiar bagi Indah, namun sebuah notifikasi berbunyi terlihat ada pesan baru yang masuk dan belum di buka dengan Vano.


Dengan ragu – ragu Indah ingin membukanya, namun jika Indah membukanya lebih dulu maka Vano akan tau jika Ia sedang membobol akun FB Vano, bukankah itu akan terlihat tidak sopan dan memalukan bagi Indah. Lantas tanda notifikasi tersebut hilang begitu saja tanda jika Vano ternyata juga sedang online di sana.


Semakin penasaran Indah lantas membuka fitur pesan yang telah ada tanda terbaca tersebut, betapa terkejutnya Indah ketika membuka fitur tersebut “Fvckk you Wh*re!!!” disana Indah membaca dan menscroll pesan antara Vano dan Cika dari awal yang ternyata mereka sudah berteman selama satu bulan, sejak awal Vano di minta untuk menjadi guru privatnya.


Indah membaca dengan seksama satu persatu percakapan mereka yang ternyata terjadi begitu intens tanpa Indah sadari sebuah pensil sudah patah karena Indah menahan rasa geram, mereka bahkan bercanda satu sama lain, membuat dada Indah bergemuruh bukan main.


Lagi – lagi Indah mencoba untuk mengontrol semua perasaan yang dirasakannya, Indah juga cukup penasaran sampai dimana dan apa akhir dari tujuan percakapan intens mereka ini.


“Kakak pacaran sudah berapa lama sama Indah?” tanya Cika,


“Sudah hampir dua tahun Cika.., kalau cika punya pacar nggak?”


“Cika belum punya pacar kak.., tapi Cika lagi naksir sama cowok, gimana dong kak..??”


“Oh Yah?! Yah gimana yah? Di deketin dong kalau naksir,”


“Uda kak..., uda di deketin, mama juga bantu Cika loh kak..., tapi..”


“Tapi apa Cika ?”


“Tapi.., kayaknya dia sudah cinta banget sama pacarnya kak..., Cika jadi maju mundur nih kak...”


“Loh kan mereka baru pacaran, siapa tau bukan jodoh, hihhihihi!!! Kecuali uda nikah yah harus mundur..”


“Serius nih kak? Gak apa – apa yah?”


“Kalau kakak sih Iyesss....!!”


“Vano Bangsat!!” umpat Indah, “Dia ini Bego beneran apa pura – pura bego sebenarnya?!” emosi Indah semakin naik ke ubun – ubun, lalu Indah kembali melanjutkan membaca pesan antara Vano dan Cika, sesuatu percakapan kembali membuat dada Indah bergemuruh dan Indah semakin yakin akan kecurigaannya.

__ADS_1


“Van..., ini Tante Retno loh.., bener tuh kata Cika..., Tante rasa kamu ini pria yang sangat berharga Van, dengan bakat dan talenta yang Vano miliki Tante yakin, siapapun yang menjadi istri Vano akan hidup dari hasil kerja Vano tanpa perlu Vano bersusah payah banting tulang..”


“Maksud Tante gimana? Vano kurang paham te...”


“Loh kamu bisa kasih les – les gini kan uda jadi pekerjaan yang bagus Van..., wah kalau kamu jadi anak menantu tante jelas dong tante buka kan sekolah music Van..., kamu nggak usah repot – repot kesana kemari cari uang jualan kue sama pacar kamu itu, ahahaha!! Maaf loh... untungnya berapa itu Van?”


“Hehehee..., iyah te..., untungnya cuman Rp.1500,- rupiah te...”


“Yah ampun Van..., uang segitu untuk apa kamu bela – belain, mending kamu fokus aja kerja jual jasa mengajar musik Van..., tante yuuaaakiiin kamu pasti sukses!! Jadi anak mantu tante aja gimana??? Hehehee!!”


“Ah.. tante ini ada – ada aja..., Indah mau Vano kemanain te...,”


“Yah kemanain kek, ahahahaa!!! Becanda loh Van..”


“Iyah te.., Vano juga tau kok kalau lagi bercanda...hihihii..”


“Tapi tante serius loh soal pekerjaan itu Van..., dan gimana sama keluarga Indah masih nggak setuju yah sama hubungan kalian?”


“Iyah begitulah te.., saya harus menyelesaikan kuliah saya te..., sedangkan judul baru saja diterima dan karena jadwal mengajar cukup padat..., Vano nggak yakin waktu dari mamanya Indah bisa terpenuhi Te..., sekarang kata pengantar aja belum selesai – selesai te...”


“Ah.. tante ini bisa aja...”


“Wooohhhh ternyata ini toh yang terjadi di belakangku, ternyata ini semua yang sangat merubah diri kamu kepada aku Van?! Kamu ternyata bermain api di belakangku, dan aku yakin kamu selama ini pura – pura bodoh Van, aku yakin kamu tidak sebodoh itu.” Indah semakin emosi, ingin kembali membaca pesan – pesan lain tapi rasanya jantungnya tidak kuat dan ingin meledak saat itu juga.


Sebuah notifikasi terbaru kembali berbunyi dan Indah menunggu sampai Vano membacanya duluan, lalu cepat – cepat indah menscrolling kursor ke percakapan terbaru, dan terpampang foto Cika berpose manyun dan benar dia memang sok imut banget, membuat rasa dengki dalam diri Indah naik kepermukaan.


Sebuah caption pertanyaan membuat Indah menganga lebar,


“Kak.., Cika cantik nggak?” lalu terlihat tulisan typing.....,


lalu sebuah kalimat pujian membuat kepala Indah semakin pusing,


“Cantik banget!!!!” begitu jawaban Vano,

__ADS_1


“Sama kak Indah cantikan siapa?” , Wah anak ini benar – benar cari gara – gara, dada Indah semakin kembang kempis menunggu jawaban dari Vano.


Typing.....


Hanya itu yang tertulis, kok lama sekali batinnya Indah, apakah dia menulis dan menghapusnya lagi, bahkan untuk mengatakan siapa yang lebih cantik dari siapa kenapa harus selama ini jika memang Vano tidak ada rasa apa – apa terhadap bocah ganjen ini.


“Cantiknya beda dong..., kalau Cika itu Imuttt banget sesuai dengan nama di FB, Kalau Kak Indah cantiknya gimana yah.. hehehe..., yah sama – sama cantik lah...”


Ini sudah tidak lagi wajar..., Indah merasa ini sudah sangat tidak wajar, Indah yakin inilah jawaban mengapa Vano begitu berubah, Jika Indah menekankan sebuah realita hidup kepada Vano dengan beban pendidikan dan kemandirian yang harus diembannya,


Berbeda dengan Cika yang justru menjadi hiburan untuk Vano dikala Vano begitu suntuk menghadapi kenyataan yang ada.


Itulah yang dipikirkan oleh Indah, kembali mencoba memaklumi sikap Vano,walau tidak terima, lantas sebuah pesan dari Cika kembali membuat Indah ingin menghubungi Vano seketika itu juga,


“Kak..., Cika sayang sama kakak..., Cika benar – benar serius kak..., maafkan Cika yang harus mengakui perasaan Cika ini kak...”


Dengan jantung yang berdetak dua kali lebih kencang, Indah membaca, kini segala penentuan keputusan akan Indah ambil ketika membaca balasan dan Vano,


Kembali Indah menatap layar komputernya, tertulis..


typing........


*


*


*


Bersambung


halo teman2 mohon saran dan kritik yah jangan lupa like like nya, coment dan vote nya dong teman2 semua..


sambil menunggu update terbaru Aku adalah Indah part 3, kalian bisa baca Novel terbaru aku yang berjudul “STRONG IN BETRAYAL” yang tayang setiap hari pukul 13.00 WIB

__ADS_1


makasi sebelumnya,


jgn lupa Follow IG aku yah @Lizbet.lee


__ADS_2