Aku Adalah Indah#Part 2

Aku Adalah Indah#Part 2
Episode 56


__ADS_3

Tiba - tiba Dhino merangkul pundakku, dan mengecup puncak kepalaku sambil berbisik, "Aku sayang kamu Ndah.. semua akan baik - baik saja.." sambil tersenyum ramah..


Hatiku tersayat melihat ketulusan Dhino, tidak mampu mengucapkan kata - kata manis saat itu,


"Terima kasih Dhino...," jawabku menahan rasa sesak di dadaku,


"Apa kamu mau bercerita apa yang terjadi tadi?, Jika kamu belum mau bercerita aku pun mengerti, yang penting sekarang kita makan Sub Ubi dulu yuk..." ajaknya ramah sam menggandeng tanganku.


----***----


"Okay Ryan, nanti kita pulang bareng yah..." jawabku kepada Ryan lewat panggilan singkatnya yang baru saja kuangkat,


Yah .., hari H event lomba hari ini di adakan, semangat rasanya hari ini benar - benar aku rasakan, segala permasalahan percintaan ku abaikan hari ini, harus fokus pada lomba, tidak boleh mengecewakan semua para seniorku, apalagi teman - teman yang sudah mendukung ku, aku harus tampil semaksimal mungkin, gumanku dalam hati.


Setelah sampai di kampus bersama mama dan beberapa orang rumah yang juga antusias ingin menonton, aku langsung menuju ke belakang panggung dan bergabung dengan kakak - kakak senior juga teman - temanku.


Dukungan datang silih berganti kepadaku, sambil menunggu giliran aku duduk - duduk bercengkerama dengan semua yang berkumpul,


"Semoga beruntung, pokoknya harus semangat yah..." pesan singkat dari Ryan masuk di ponselku,


"Terima kasih yah..., kamu uda ada di kampusku?" balasku,


"Iyah.., aku sudah tidak sabar untuk menonton aksi panggung kamu" sedikit terkekeh melihat chat dari Ryan,


"Hayo.... senyum - senyum.. siapa yang sms??" tanya Dhino menghampiri aku,


"Ini.." jawabku sambil menahan tawa melihat Dhino, aku memberikan ponselku padanya, dan Dhino membaca pesan singkat di ponselku,


"Iyah.. aku juga kesini mau kasih kamu semangat, aku sudah tidak sabar ingin mendengar suara kamu.." jawabnya sambil memegang erat jemariku,


"Makasi yah Dhin.." jawabku,


"Iyah... sama - sama.., habis ini kamu naik Panggung loh Ndah..., aku akan di area soundsystem untuk memastikan semuanya berjalan lancar.., kamu di atas harus memastikan semua berjalan dengan lancar juga... ingat kali ini kamu naik membawa nama Jurusan Ekonomi Manajemen dan Fakultas Ekonomi, bukan band pribadi, so.. good luck sayang..." semangat nya membuatku tertular,


Tidak seberapa lama, MC memanggil kami untuk segera naik kepanggung "Yah... kini saatnya jagoan dari Fakultas Ekonomi, kita panggilkan peserta lomba Band dari Jurusan Ekonomi Manajemen yang akan menyanyikan dua lagu, terdiri dari lagu Indonesia serta manca negara, apakah penampilan ini dapat membuat Fakultas ekonomi membawa pulang Piala seperti tahun lalu????!!! kita saksikan penampilan mereka, mari kita berikan tepuk tangan yang meriah???" teriak MC dan diiringi dengan teriakan dari teman - teman seangkatan ku saat itu,


Dengan penuh kegugupan aku menaiki panggung tersebut, aku menoleh ke sebelah kiri panggung dan aku mendapati Dhino sedang memantau Mixer pengaturan suara soundsystem panggung, aku melihat ke depan panggung dapat terlihat mama sedang duduk di kursi - kursi tamu yang disediakan oleh panitia, dan bagian belakang aku melihat Nita juga Ami serta Reno dan teman - teman sekelasku memberikanku semangat yang tak terkira,


Ketika alunan melodi Gitar di mainkan maka aku sedikit menutup mata dan menarik udara sedalam - dalamnya, "Ekonomi Manajamen mana suaranya!!!!" teriakku diiringi dengan melodi gitar yang menggelegar panggung saat itu di sambut teriakan siutan penuh semangat dari teman - temanku,


Wajahku sumringah melihat para penonton, dengan hentakan beat lagu dari Ratu mampu membuatku bergoyang juga seluruh penonton ikut bergoyang mengikuti irama musik penuh semangat, aku bernyanyi dengan mulus, setiap bait kata

__ADS_1


"Cukuplah saja berteman denganku...,


Janganlah Kau meminta lebih...,


Ku Tak mungkin mencintaimu,


kita berteman saja, Teman tapi Mesra...


Aku memang suka pada dirimu....


Namun aku ada yang punya..


lebih baik kita berteman,


kita berteman saja.., teman tapi mesra...,"


Aku melihat Reno melompat - lompat sambil menunjuk - nunjuk kearahku, aku bernyanyi dengan baik dan cukup membuat para pendengar ikut menyanyikan lagu yang saat itu lagi hits - hits nya saat itu, suara tepuk tangan memenuhi lapangan area kampus dan area sekitaran panggung, rasa puas terpancar di wajah para seniorku,


Melanjutkan lagu kedua dari Roxette, lagu Balad slow rock ini juga ku nyanyikan dengan merdu, semua menghayati hingga pada saat kalimat - dengan kalimat terucap


"It's must have been love...


It's must have been good...,


But I lost it somehow..."


aku menyanyikan dengan penuh penghayatan, kata demi kata seolah menggambarkan kisah cintaku sendiri, dan ketika lagu tersebut selesai kunyanyikan banyak sekali tepukan tangan terdengar padat dan membuat kami bahagia,


lalu kami menuruni anak tangga panggung dan membentuk lingkaran serta berdoa, para senior mengucapkan terimakasih kepadaku, begitupun aku yang juga sangat bahagia,


Terlihat di ujung sudut tingkat kedua sosok Nio ikut bertepuk tangan saat itu, aku hanya memandangnya sekilas dan tersenyum, begitu pula dengannya, Nio hanya tersenyum melihatku,


Sejak kejadian pada saat Gladi bersih, kami tidak berkomunikasi sama sekali, Nia tidak mengirimkan pesan apapun, begitu pula denganku, namun malam ini aku melihat Nio memberikan dukungannya kepadaku, itulah yang ada dipikiranku saat itu,


"Kamu luar biasa Indah..." ucap Dhino sembari memelukku, "Aku sangat bangga denganmu" sambungnya..


"Apapun hasilnya nanti, kamu adalah pemenang untuk kita semua.. untuk Fakultas Ekonomi"


"Benarkah? aku sangat nervous tadi Dhin.."


"Iyah... tapi kamu mampu menguasai panggung dan menguasai para penonton Ndah.., aku sangat bangga sama kamu Ndah" sambungnya

__ADS_1


"Terima kasih Dhin.. kamu perform kapan?" tanyaku,


"Habis anak Fakultas Hukum Perform Ndah.." jawabnya,


"Kalau kamu mau jalan - jalan sama Ryan lebih baik sekarang, agar jangan terlalu malam Ndah..., Nanti pas mau pengumuman aku kabari baru kamu balik kesini, gimana?" usul Dhino,


"Kamu yakin gak apa - apa aku jalan sama Ryan? terus aku nggak nonton kamu gitu?" tanyaku,


"Iyah nggak apa - apa.., lebih baik kamu nggak nonton aku perform dari pada kamu balik kemalaman, aku nggak ikhlas tau..." jawab Dhino membuatku tersipu,


"Baiklah... aku pamit dulu yah... Kak... Indah pamit keluar bentar nanti balik lagi kak..." pamitku sama para seniorku,


"okay Ndah.. hati - hati.." sahut mereka sambil melambaikan tangan,


Aku berjalan ke arah barisan penonton dan menghampiri Ryan juga teman - temanku yang lain, sedikit bercerita dengan mereka, sampai akhirnya sebuah ajakan dari Ryan aku setujui,


"Kemana kita?" tanyaku,


"Kita makan Ikan bakar yukkk... baru balik kesini lagi, Teman - temanku masih mau nonton, jadi kita pergi berdua aja gimana?" tanya Ryan,


"Oh.. gitu... bentar aku pamit mama dulu yah" dan Ryan menganggukan kepala nya tanda setuju,


Setelah berpamitan dengan mama... tidak lupa aku mengirimkan pesan singkat kepada Dhino, dan Dhino memberikan ijinnya dengan kata "Hati - hati di jalan, kalau berdua jangan membuka peluang apapun, okay?"


"okay.." balasku singkat,


Maka setelah aku kembali menghampiri Ryan dan berjalan menuju ke parkiran mobil, tidak di sangkah - sangkah lagi - lagi aku bertemu dengan Nio, dengan wajah gusar Nio menghampiri kami,


"Mau kemana Indah?" tanya Nio tidak ramah.


*


*


*


*


*


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2