Aku Adalah Indah#Part 2

Aku Adalah Indah#Part 2
Episode 54


__ADS_3

Tanpa terasa sudah Tiga hari berlalu sejak latihan ku dengan para senior, hari ini kami justru sudah persiapan untuk Gladi bersih, di panggung, besok jelas saja hari di mana event akan di adakan, Rasanya deg deg an tapi penuh semangat,


Dukungan terbesar tentu saja di aku peroleh dari para sahabat dan teman - teman di Fakultas Ekonomi Management,


"Indah, sudah siap?" Tanya Dhino yang sejak tiga puluh menit lalu menunggu ku di teras rumah,


"Uda, yuk..." sahutku sambil berjalan ke arah sepeda motor Dhino,


"Nanti test panggungnya gak usa terlalu nyanyi, biar pemaij musik aja yang cek sound, gladi bersih juga gak usa pakai mic biar orang gak tau persiapan kalian sampai di mana"


"Iyah yah..., biar nyimpen suara juga pas hari H" sahutku,


"Iyah benar, apalagi nanti kan bareng anak - anak dari fakultas lain juga bakal Gladi Ndah," sambung Dhino,


"Aku kayaknya minta Gladi terakhir aja lah Dhin, biar bisa lihat yang lainnya, gimana menurut kamu?" tanyaku meminta saran selama perjalanan ke kampus,


" Gak usa lah... duluan aja... biar kita cepat cabut, atau aku duluan nanti yang gladi terus kamu" sahut Dhino,


"Loh... kamu juga main?" tanyaku heran, "Kok aku gak tau Dhin?, kapan latihannya, kapan juga daftar nya, terus mewakili Manajemen juga atau gimana?"


"Band ku di minta untuk ngisi acara dari kakak - kakak Fakultas Ekonomi Manajemen Ndah, latihan yah nanti sekalian gladi, lagu yang sering di bawain aja, jadi yah sekalian cek sound aja" sambung Dhino,


"Okaylah berarti nanti pas pergi event barengan?" tanyaku


"Aku bareng anak - anak band Ndah..., kamu bareng senior - senior aja yah..."


"Hmmm sebenarnya besok aku di ajak barengan pergi sama Ryan sih Dhin... tapi aku uda bilang nggak bisa, terus Ryan bilang pulangnya aja yang barengan, dia nanti sama sepupunya juga dan teman ceweknya ada dua orang, aku sebenarnya mau minta ijin, boleh bareng mereka nggak pulangnya, soalnya kalau perginya nanti bakal barengan mama, kan mama mau nonton juga Dhin..." sambil berharap kata okay dari Dhino aku memeluk erat peganganku pada pinggangnya,


"Nggak apa - apa sayang..., kamu boleh pergi sama siapapun teman kamu, tapi pulangnya jangan kemalaman, dan jaga sikap aja.. jangan sampai Ryan salah paham loh sama kamu Ndah..." Duh... rasanya aku melayang mendengar segala ucapan bijak kekasih baru ku ini,


"Makasi ya..." ucapku girang tanpa melepaskan pelukanku kepada Dhino,


Tanpa terasa kami sudah sampai di parkiran kampus, ketika aku turun dari motor dengan mesranya Dhino membantuku untuk melepaskan helm yang ku pakai, dan ketika Dhino membantuku melepaskan Helm yang kupakai aku melihat ada sepasang mata sedang mengawasiku dengan seksama, namun aku tidak yakin itu siapa,

__ADS_1


"Kenapa?" tanya Dhino sambil melihat kiri dan kanan mengikuti arah mataku melihat,


"Nggak ada apa - apa Dhin, berasa kayak ada yang mengawasi aja" sahutku jujur,


"Yah uda yukk..., kita ke sana" ajaknya lagi sambil menggandeng ku kearah panggung,


Kami datang tepat pada waktunya, para panitia event sedang membenahi settingan panggung dan sound system yang mereka pasang,


"Ndah... kamu tunggu di sini nggk apa - apa kan? aku mau bantu kakak - kakak di sana untuk masangin kabel - kabel disana.." ijin Dhino sambil menunjuk kearah sisi kiri panggung,


"Iyah gak apa - apa kok Dhin, apa aku juga ikut bantuin ke sana aja gimana?" sambungku


"No.. No.. No...! kamu disini, gak usa di sana yah... disana semua laki - laki, dan ini memang pekerjaan laki - laki, jadi kamu disini aja yah.." pinta Dhino,


"Okaylah... Aku tunggu disini yah..." sahutku ramah,


Tidak terasa beberapa menit sudah berlalu, Reno juga sudah datang terlihat dari jauh sedang sedikit berlari memasuki gerbang kampus dan melambaikan tangannya kepadaku,


"Sudah siap Ndah?" tanya Reno


"Ayuk kebelakang panggung, anak - anak uda pada di sana semua, habis ini kita langsung Gladi bersih, kayaknya semua uda terpasang sempurna kok" ucapnya sambil memperhatikan arah panggung,


"Iyah ayuk .." sahutku kepada Reno, kami berjalan kearah panggung, dan aku melihat Dhino serius membenahi entah apalah itu yang ada di balik panggung, Setelah bergabung dengan para senior aku menunggu waktu kami untuk Gladi bersih,


Benar saja, ternyata Dhino lebih dulu Gladi bersih, aku melihat Dhino memainkan gitarnya dengan piawai, Dia bermain gitar melodi, beberapa solo gitar dia mainkan pada lagu Dream Teater yang menjadi pilihannya "Spirit Carry's On" adalah lagu yang di mainkan oleh Dhino,


Aku tersenyum melihatnya di atas panggung,


wajahku tidak dapat menutupi betapa kagumnya aku melihatnya memetikkan gitarnya dengan nada - nada yang sungguh indah menyayat hati.


"Nggk usa sampai melongo juga lihatnya..., nanti lalat masuk ke mulut loh..." ejek Reno,


Spontan aku menutup mulutku yang ternyata benar melongo dari tadi sambil tertawa renyah karena lucu dan malu di hadapan Reno,

__ADS_1


Beberapa menit kemudian turunlah Dhino beserta para kru Band nya, "Kamu kerennn" bisikku kepada Dhino,


"Kamu juga harus keren, ingat tadi yang aku bilang di motor, biarkan suaramu jadi kejutannya besok, hari ini tidak usah pakai pengeras suara, okay?!" dengan antusias aku mengangguk dan melenggang keatas panggung beserta semua seniorku,


Lagu pertama yang kami mainkan adalah lagu dari Ratu TTM dan ternyata mereka meminta satu lagi tambahan lagi, yaitu lagu dari Roxette yang berjudul 'Its Must Have abeen Love' kebetulan lagu ini sangat familiar untukku,


Tanpa perlu bersusah payah aku mampu menyesuaikan dengan para senior ku dan tanpa terasa Gladi bersih kami berjalan dengan lancar dan sesuai harapan,


Sedikit berembuk mengenai outfit yang akan kami pakai untuk besok, semua sepakat akan menggunakan pakaian serba hitam nan modis,


Selain itu ada beberapa materi penilaian dan rundown acara yang juga di bagikan kepada kami oleh panitia dan juri, beberapa hal kami bicarakan agar besok kami dapat tampil semaksimal mungkin dan berharap akan membawa salah satu piala kemenangan.


Setelah semua sepakat kami membubarkan diri, dan aku kembali ke kursi tempat aku menunggu Dhino tadi, Dhino juga masih sibuk dengan persiapannya beserta teman - teman band nya, juga para kakak - kakak senior panitia,


Suara notifikasi pesan singkat masuk ke ponselku, ternyata pesan text tersebut dari Dhino,


"Sabar yah sayang... aku masih bantu panitia dulu, kamu disana nunggu nggak apa - apa kan? sambil nonton orang gladi bersih" dengan tersenyum aku membacanya dan membalas pesan singkat tersebut,


"Iyah nggk apa - apa, aku enjoy nonton disini kok, Reno juga baru pergi ke kantin katanya mau belikan aku aqua" balasku, lalu terdengar lagi suara Notifikasi pesan singkat di ponselku,


Belum sempat aku membuka dan membacanya, ada suara dari belakang punggungku, " Kamu ada hubungan apa sama si pirang itu?!"


"NIO???"


*


*


*


*


*

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2