
Sebuah makan malam yang tidak direncanakan hari ini terjadi diluar ekspektasi Indah, biasanya yang terjadi saat makan malam hanyalah hal – hal yang tidak berguna, selain berkenalan dan saling menghilang, itulah kebiasaan yang terjadi selama ini. Namun dengan Memi, Indah belajar sesuatu hal yang baru, yang didapatnya dari orang yang ternyata jauh lebih dewasa dari pada wajah dan penampilannya.
“Kenapa? Aku tampan yah?” goda Memi, membuat Indah tertawa, dan mengangguk pasti, jelas saja Memi sangat tampan, wajah blasterannya itu sekelas Richard Kyle.
“Iyah.., aku akui kamu sangatttt tampan! Dan Aku akan menjadi wanita yang paling dibenci malam ini oleh para pengunjung wanita di restoran tempat kita akan makan malam..” sahut Indah terkekeh, mendengarnya Memi juga ikut tertawa.
“Hahahaha!!! Dan... aku akan menjadi pria paling di benci oleh para lelaki yang akan ada di restoran tempat kita makan malam nanti..” kembali Memi menggoda Indah.
“No..., kita tidak sepadan Memi, banyak orang Indonesia lebih cantik dari ku, dan Aku..., biasa saja, nothing spesial...” jawab Indah, lalu Memi hanya tertawa tidak menggapai ucapan Indah.
Mereka kini telah berada di parkiran mobil, “Bisa kah kita jalan kaki saja Memi?”
“Hah?! Kita naik mobil saja Indah.., ini acara kencan loh...” Jawab memi dengan mata mengerjap seakan tidak percaya dengan ide gila Indah, "makan malam ke restoran paling mewah di kota kecil ini dengan jalan kaki, yang benar saja?!"
“Iyah,... jalan kaki saja yah..., kota ini sangat kecil Memi, dan restoran itu hanya berjarak tiga ratus meter dari sini, Bule macam apa kamu ini kemana – mana naik mobil...” kelakar Indah,
“Oh... Come on Indah...., aku juga separuh Indonesia..., remember??! Ayolah please kita naik mobil saja...” akhirnya Indah mengalah dan mengikuti kemauan Memi.
Sesampainya di restoran tersebut dan memesan makanan serta minuman, Indah tidak menyangka bahwa inilah moment dimana otaknya semakin terbuka dan mendapatkan sebuah pelajaran hidup yang luar biasa.
“Memi...., ceritakan sesuatu tentangmu...”Indah membuka obrolan,
“Heemmm..., okay! Aku keturunan Maluku Australia, Usiaku saat ini Tiga puluh dua tahun, bulan April nanti, dan hari ini adalah tanggal dimana harusnya aku melangsungkan pemberkatan Nikah, namun..., you already know, calon istriku ternyata hamil dengan orang lain, dan aku meminta orang itu menggantikan ku untuk menikahinya hari ini, dengan perjanjian dia harus mencicil biaya resepsi yang sudah aku keluarkan untuk mantan calon mempelai ku..” Cerita singkat yang membuat Indah melongo bukan main.
__ADS_1
Sedangkan Memi bercerita dengan santainya tanpa beban dan hanya menggendikkan dagunya saat melihat bagaimana Indah melongo tak percaya.
“What the Hell Memi?! I’m so sorry...” ucap Indah prihatin,
“Apakah kamu sangat sakit hati?” tanya Indah,
“Well.... I’m Shock!! But sakit hati... rasanya itu terlalu berlebihan, justru aku bersyukur.., karena aku mengetahui kenyataan ini sebelum dia menjadi istriku, well..., aku tidak mau memiliki status duda di Kartu Identitas ku Indah...” kekeh Memi.
“Lalu bagaimana ceritanya sampai dia bisa hamil dengan pria lain? Siapa dia, ehmm maksudku siapa pria lain itu?” tanya Indah,
“Pria itu kebetulan adalah adikku sendiri hehehee..., jadi aku tidak mungkin sakit hati dengan mereka bukan?” Indah sangat terbelalak mendengar ucapan Memi,
“What The Crazy Brother!!! Saudaramu sangat gila dan kurang ajar!!” geram Indah, seakan ikut merasakan sakit hati yang dirasakan oleh Memi, mengingat pengalamannya yang dulu dan kini juga sedang menghadapi masalah yang cukup membuatnya muak.
“Bagaimana bisa kamu yang bersalah?” tanya Indah penasaran,
“Indah..., orang bisa selingkuh karena dua hal, yaang pertama adalah dasarnya dia memang orang brengsek dan yang kedua memang kita yang memberikan mereka kesempatan untuk melakukan itu, dan dalam hal ini aku yang bersalah karena memberikan kesempatan itu kepada mereka berdua, Aku terlalu sibuk kerja, hingga sangat jarang mengunjungi calon istriku, dan aku selalu meminta adikku untuk datang dan menjemput mantanku itu untuk diantar kemana – mana, bahkan semua persiapan pernikahan ini aku menyuruh dia dan adikku yang mempersiapkan semua dan aku hanya akan membayar apapun yang dipilihnya.”
“Huuufffttt..., Awalnya pasti berawal dari kesepian, lalu ada adikku yang menemani, mereka merasa nyaman satu sama lain, dan karena keberadaan ku yang selalu antara ada dan tiada serta aku juga susah diajak bertukar pikiran, ditambah lagi adikku selalu menggantikan peranku maka terjadilah hal seperti ini...”
Indah masih terdiam memikirkan semua cerita Memi dengan bayangannya yang melayang – layang pada masalahnya sendiri.
“Saat aku mengetahui, jujur aku sangat shock, karena mereka mengakui itu satu minggu sebelum pemberkatan, aku sempat memukul adikku, tapi.., setelah dipikir – pikir, visi dan misi ku dengan mantan calon istriku yang kini menjadi adik ipar ku memang sudah berbeda dari awal, aku yang terlalu memaksakan kemauanku, aku selalu memberikan rules – rules yang menurutku baik namun dia tidak sanggup mengikuti alur pikiranku..”
__ADS_1
“Tentu saja aku harus koreksi diri bukan Indah?” lalu Indah mengangguk masih menunggu lanjutan cerita dari Memi,
“ Aku menyukai wanita yang mandiri, wanita yang tidak terlalu manja, dan aku tidak terlalu suka menunjukkan kemesraan di depan publik, semua itu sangat berbeda dengan karakternya sebagai anak bungsu yang manja, yang kemana – mana tidak bisa sendiri, yang suka posting – posting hal – hal pribadi di medsos, dia sangat tersiksa dengan semua kemauanku.., aku sadari itu...”
“Lalu dia mengenal adikku dan ternyata mereka sefrekuensi, so... kalau di pikir – pikir, ketika kita ingin hubungan kita berhasil, kita harus menemukan seseorang yang sefrekuensi Indah, kita harus menemukan seseorang yang sepadan, yang bisa mengerti dan saling memahami satu sama lain, dan tentu saja yang benar – benar bisa diajak berjuang bersama..”
“Bukankah sebuah hubungan antara pria dan wanita itu bagaikan sepasang sepatu? Mereka tidak akan dapat jalan beriringan, pasti ada yang di depan dan dibelakang saling berganti – gantian, tapi mereka memiliki tujuan yang sama dan bisa saling mengimbangi satu sama lain, menjadi saling berbeda itu tidak apa, malah harus berbeda untuk bisa saling mengisi kekurangan dan kelebihan masing – masing..., tapi yang terpenting harus memiliki satu tujuan yang sama untuk mencapai garis finish.”
“Dan kini aku akan kembali mengulang kisah cinta ku dari nol lagi.., aku juga tidak akan buru – buru mencari pengisi hatiku Indah..., di saat seperti ini yang paling baik dilakukan adalah, sendiri dan memperbaiki diri, bukankah pria itu makin tua makin tampan iyah kan?” Ucap Memi sambil memainkan kedua alisnya.
Indah terkekeh, dan merenungkan kata – kata Memi yang begitu menusuk di relung hatinya, “So..Indah..,aku sudah bercerita, kini gantian, siapa pria yang membuatmu bad mood dan marah – marah tadi pagi?”
“Hah??!”
***
Bersambung
halo teman2 mohon saran dan kritik yah jangan lupa like like nya, coment dan vote nya dong teman2 semua..
sambil menunggu update terbaru Aku adalah Indah part 3, kalian bisa baca Novel terbaru aku yang berjudul “STRONG IN BETRAYAL” yang tayang setiap hari pukul 13.00 WIB
makasi sebelumnya,
__ADS_1
jgn lupa Follow IG aku yah @Lizbet.lee