Aku Adalah Indah#Part 2

Aku Adalah Indah#Part 2
AaI#3. BAB.39. Bukti Yang Tidak mungkin disangkal


__ADS_3

“Bingung dari mana aku tau? Hahahahaa!!! Aku juga tau kamu memuji Cika Imooeett itu se i-m-o-e-t namanya, dan aku juga tau jika saat dia menyatakan cintanya padamu, tidak ada penolakan apapun, dan aku juga tau jika tadi malam bahkan kamu duluan yang mengirimkan pesan kepadanya lalu memuji fotonya bahwa dia sangat cantik serta kamu mengatakan jika saja masih sendiri maka wanita yang kamu pilih adalah Cika, tapi karena sudah ada Indah maka kamu harus berkomitmen dengan apa yang kamu jalani sekarang bukan?”


“Aku juga tau jika selama ini kamu berubah kepada aku dan memandang rendah,, pekerjaan mami mu sendiri yang berjuang menyekolahkan kamu Van, kamu memandang rendah laba yang di dapat oleh mami mu, oleh karena ucapan Ibu Retno Bangsat itu, dan anaknya yang tidak tau malu itu, anaknya yang masih kecil tapi berjiwa wanita murahan itu sudah mengincar kamu dari awal, yang kamu sendiri sebenarnya sudah menyadarinya”


“Yah bahkan aku juga tau mengapa kamu saat itu sampai mengeluarkan kata – kata kasar jika aku adalah ampas dari Mathew dan Nio juga karena setan kecil itu masih perawan kan? Yang aku kira selama ini kamu akan begitu menghargai aku, setia dan mencintai aku ternyata kamu sama dengan semua laki – laki yang pernah aku kenal, kalian semua itu SAMPAH!!! Cuiiiihhh!!!!! Sekarang aku tidak akan marah lagi Van..”


“Semua sudah aku ungkapkan, ingat satu hal yah..., aku bukan ampas yang dibuang mereka, sekali lagi aku ingatkan, dan asal kamu tau Van, seperti katamu, kita belum menikah bukan? Jadi masih boleh maju mundur, haahahhaa!! Itu katamu dengan Cika bukan? Maka mulai hari ini aku tidak akan lagi menghargai komitmen yang sudah kita buat sebelumnya Van..”


“Aku juga akan maju dan mundur, aku juga tidak akan membatasi diriku, dengan siapa aku dekat dan berkenalan, aku tidak akan lagi membatasi semua, sejujurnya jika aku putus darimu sekarang bukan hatiku yang berat, tapi rasa gengsi ku kepada mamaku, karena aku sudah melawan mama demi laki – laki sampah seperti kamu..” Indah mengucapkannya tidak dengan teriak – teriak, dia berdesis dan terlihat sangat jijik memandang Vano,


Wajah Vano begitu merah, dadanya kembang kempis, sebuah penyesalan terlukis jelas diwajahnya namun hati Indah sudah tidak ada rasa iba lagi, Vano masih terdiam dan tidak berkata apa – apa karena memang Indah sudah melarangnya untuk menyela semua yang akan di katakan oleh Indah kepada dirinya.


“Sangat tidak elegan jika aku mengatakan kepada mamaku, jika hubunganku berakhir denganmu karena aku di tikung oleh anak SMA dan karena laki – laki yang menjadi alasan renggangnya hubunganku dengan mama adalah laki – laki yang sebenarnya tidak pantas untuk aku perjuangkan, kamu sudah tau dari awal mengapa aku begitu trauma dengan kaum kalian, kamu juga sudah tau bagaimana Mathew memperlakukanku, dan juga bagaimana Nio mempermainkan ku, ternyata semua itu bukan menjadi patokan untukmu menjalani hubungan ini dengan sehat tapi malah kayaknya kamu sangat terinspirasi dengan ke brengsekan mereka yah..?”


“Vano... vano..., aku salah bersikap, dan aku salah menilai dirimu, terlalu naif bagiku untuk menjalani hubungan ini denganmu...” Indah lantas kembali meminum sirup yang ada di depannya dan mengatur nafas agar lebih tenang, suasana hening, Indah tidak lagi berbicara dan sudah merasa cukup berbicara, tapi Vano berusaha untuk menjelaskan semuanya dengan membuka pembicaraan.


Walau suaranya terdengar bergetar namun sepertinya Vano berusaha berbicara dengan tenang, “Ndaah..., boleh aku berbicara dan menjelaskan yang sebenarnya terjadi?”


Ingin rasanya Indah mengatakan jika semua bukti sudah jelas dan buat apa menjelaskan segala sesuatunya yang dianggap tidak penting,


“Terserah kamu lah Van, mau ngomong apa...”

__ADS_1


“Baiklah Ndaah..., kamu mau terima atau tidaknya semua tergantung kamu Ndah, tapi aku harus menjelaskan segala sesuatunya, aku minta maaf jika ini menyakitimu Ndah..., tapi dari siapa kamu mendengar semua itu? Bisa saja ada orang yang tidak suka dengan hubungan kita...” lirih Vano membuat mata Indah berputar dan seketika Indah terbahak – bahak.


Sebuah map merah diatas TV diambilnya, dan sebelum Indah membukanya Indah berkata kepada Vano,


“Yang tidak menyukai hubungan kita hanya mamaku Van..., dan mamaku gaptek, dia tidak punya FB bahkan dia tidak tau apakah ada FB dimuka bumi ini, jika kamu ingin tau atas dasar apa aku menuduh mu? maka aku menuduhmu atas dasar bukti – bukti ini..” Lalu Indah membanting map merah tersebut di atas meja tepat dihadapan Vano.


“Kamu lupa kah? Jika kita sama – sama tau password medsos kita satu sama lain hah?!” Vano lantas terbelalak mendengar ucapan Indah.


Vano mengambil map itu dan membuka tiap lembar kertas didalamnya satu persatu, “Aku selama ini tidak pernah membuka sosmed mu sekalipun, baru satu minggu yang lalu, ketika aku menyadari jika kamu berteman dengan Cika, aku membuka FB kamu dan ternyata ini yang aku dapatkan, selama ini aku sudah memperingatkan kamu kan Van? Jangan sampai aku mengambil keputusan yang kita berdua tidak inginkan,"


“Selama ini begitu besar kepercayaanku kepada kamu, dan lihatlah apa yang kamu perbuat Van? Semua bukti ini adalah bukti yang tidak akan pernah dapat kamu sangkal Van.., Aku tau denganku kamu seolah harus sangat berjuang, aku tau denganku juga kamu seolah harus menahan rasa malu mu setiap kali kamu mendapatkan sikap yang tidak baik dari mamaku”


“Tapi bukankah itu semua sudah kamu tau sejak awal? Sampai hubungan kita satu tahun lebih tujuh hampir delapan bulan ini, kamu memilih untuk bertahan denganku, bahkan disaat aku ragu dengan hubungan kita kamu yang mengatakan untuk kita berjuang bersama, kamu yang bahkan mengajakku untuk berjuang bersama, maaf aku tidak bermaksud untuk memohon kamu bersamaku, aku hanya mengingatkan kamu Van..”


“Bahkan kamu masih berusaha untuk mengelabuhi ku?? Hahahahaa!!! Vano... vano...., aku sungguh salah menilai mu...”


Vano lantas berlutut di kaki Indah dan merengkuh kedua tangan Indah, “Maafkan aku... maafkan aku Indah.., maafkan aku yang terlena dengan keadaan, dengan segala yang mereka berikan kepadaku, aku sampai melupakan semuanya, maafkan aku Indah...”


Vano menangis, baru kali ini dia benar – benar menangis dihadapan Indah, namun yang dirasakan oleh hati Indah saat itu adalah rasa HAMBAR!!


“Aku awalnya hanya karena butuh uang Indah, aku salah karena terlena dengan kebaikan mereka, aku sangat menikmati semua pujian dan sikap baik mereka kepadaku, maafkan aku Indah, aku tidak lupa siapa yang harus aku perjuangkan, aku ingat jika wanita itu adalah kamu, aku hanya khilaf Indah.., maafkan aku...”

__ADS_1


Indah masih tak bergeming sedikitpun, sekali lagi tidak ada rasa iba sama sekali, tidak ada rasa kasihan, semua sudah terasa sangat tawar, Indah menatap penuh rasa jijik kearah Vano,


“Tidak.., kamu tidak Khilaf Vano, kamu sadar apa yang kamu lakukan salah kok, tapi kamu mengabaikannya karena kamu pikir hal ini tidak akan aku ketahui, percayalah Vano peribahasa sepandai – pandainya tupai melompat akan terjatuh juga adalah kenyataan..”


“Indah kumohon jangan akhiri hubungan kita ini Indah..,” Vano terus memohon berkali – kali,


“Aku akan memperbaiki dan menebus semua kesalahanku kepadamu Indah, kumohon berikanlah aku satu kesempatan terakhir lagi Indah, aku tidak akan mengulanginya lagi...” pinta Vano,


Seperti yang Indah katakan, jika dia mengakhiri hubungannya dengan Vano, maka Indah akan sangat malu dengan mamanya, rasa gengsi Indah pun seolah menutup akal sehatnya, semua sangat tidak masuk diakal, tapi Indah tidak akan menaruh harapan apapun lagi dengan hubungan ini.


“Aku memaafkan mu di bibirku, tapi hatiku tidak merasakan apa – apa Vano.., aku bahkan tidak membencimu, aku benar – benar tawar saat ini, biarkan waktu yang memperbaiki semuanya, tapi ingatlah satu hal, jika aku tidak akan melarang – larangmu lagi Van, dan aku juga tidak tau dengan apa yang akan aku lakukan kedepannya, karena semua kepercayaan itu sudah runtuh Van.., maka aku pun tidak ingin lagi membangun kepercayaan itu dari keping – keping yang sudah berserakan..”


***


Bersambung


halo teman2 mohon saran dan kritik yah jangan lupa like like nya, coment dan vote nya dong teman2 semua..


sambil menunggu update terbaru Aku adalah Indah part 3, kalian bisa baca Novel terbaru aku yang berjudul “STRONG IN BETRAYAL” yang tayang setiap hari pukul 13.00 WIB


makasi sebelumnya,

__ADS_1


jgn lupa Follow IG aku yah @Lizbet.lee


__ADS_2