Aku Adalah Indah#Part 2

Aku Adalah Indah#Part 2
Episode 69


__ADS_3

Seorang Customer servis telah melayani Indah dengan baik, dan pada tahapan penyetoran uang, kok malah kebetulan sekali Indah di layani oleh seorang teler yang bernama Risa, ketika membaca name tag di dada wanita dewasa itu terlihat jelas nama perempuan yang selama ini menjadi pokok permasalahan hubungannya dengan Nio, sampai - sampai Indah mencari pelampiasan dengan menerima cinta Dhino,


'Semua kacau karena kamu!' batin Indah,


Lalu dengan cepat setelah melakukan transaksi Indah menelpon kak Ayi, Indah ingin menceritakan semua permasalahannya dengan Nio dan Risa, maksud hati ingin meminta tolong kepada kak Ayi, Indah malah mendapat kejutan yang tidak di sangkah - sangkah.


"Halo kak Ayi... posisi di mana?" tanya Indah tanpa basa basi,


"Kakak di rumah Ndah.. ada apa? kok tumben langsung to the point? ada sesuatu kah?" tanya Kak Ayi di sana,


"Iyah kak.. aku ke sana sekarang yah... jangan kemana - mana yah kak" pinta Indah,


"Okay Kakak tunggu, yah uda buruan datang kebetulan kakak buat brownies ini"


"Okay!"


Tanpa membuang - buang waktu Indah segera naik angkutan umum ke arah rumahnya kak Ayi, sepanjang perjalanan ini merupakan perjalanan yang lama bagi Indah karena Indah sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Kak Ayi.


Sesampai di rumah kak Ayi, Indah tidak lagi membuang buang waktu, langsung menarik kak Ayi ke kamar dan membuka pembicaraan serius.


"Ada apa? serius amat Ndah?" tanya kak Ayi juga tegang,


"Kakak pernah dengar cewek nama Risa nggak? dia kerja di Bank yang kantornya dekat dengan Radio Indonesia itu loh kak..." Indah mengawali dengan pertanyaan umum,


"Risa...? Risa? kok kayaknya nggak asing yah nama itu" jawab Kak Ayi sambil berpikir,


"Adiknya nama Dara seangkatan dengan Dinar kak, mereka seangkatan kalau nggak salah kak..., dulu juga SMP nya barengan Dinar kalau nggak salah" kembali Indah menjelaskan, dan Informasi ini di dapatkan Indah oleh Vanya beberapa waktu lalu,


"Oh... Risa dan Dara?! iyah aku tau, tau, tau... kenapa sama mereka?" Tanya Kak Ayi bingung,


"Kak... Nio kayaknya selingkuh dengan Risa kak, dan kalau Dara kebetulan selingkuh dengan Saga." Ucap Indah dengan kesal.


"What?!!! Serius?!!!"


"Iyah kak... Serius ini, beberapa bulan ini Aku sama Nio berkelahi masalah yang sama, tapi Nio selalu menyangkal kak, sampai dua hari lalu Aku minta putus kak.." Dan Indah menceritakan segalanya kepada Kak Ayi dengan lengkap.

__ADS_1


Setelah mendengar semua cerita Indah, Kak Ayi mengepalkan kedua tangannya dengan emosi "Pantas saja Nio sering ke rumah Risa!! Bajingan!!"


"WHAT?!!! APA KAK AYI?!!! MAKSUDNYA????" Kali ini Indah tidak dapat mengontrol lagi suaranya dan tentu saja keterkejutannya.


"Iyah Indah, Risa itu rumahnya di belakang rumah kakak ini, kan ada jalan masuk di sebelah nah itu arah ke rumahnya!" Kali ini Kak Ayi terlihat cukup syok karena selama ini tidak kepikiran dengan durasi kedatangan Nio ke area kompleksnya.


"Yah Tuhan... apakah sering kak?" tanya Indah


"Sering Indah, baru juga semalam kakak ketemu sama Nio pas Nio dari arah rumahnya Risa" jawab Kak Ayi sambil memijit kepalanya yang tidak pusing.


"Selama ini aku benar - benar sudah di bodohi sama Nio!! Bajingan!" guman Indah.


"Okaylah kak.. aku pamit pulang yah..." pamit Indah,


"Apa yang mau kamu lakukan?" Kak Ayi bertanya dengan wajah prihatin dan bersalah,


"Jelas mengakhiri semua ini kak..." Jawab Indah sambil melangkahkan kakinya,


"Eh... tunggu" cegat Kak Ayi,


"Iyah kak? ada apa?"


"Iyah kak... terima kasih yah...


---***---


Persetujuan dari mama!! Kini Indah harus meyakinkan mama untuk tidak mengintervensi keputusan Indah yang sudah tidak bisa di ganggu gugat lagi.


Indah bercerita lagi tentang masalah yang terjadi antara Indah dan Nio, juga beberapa fakta dan bukti yang sudah Indah kumpulkan, bahkan sangking tidak mau menerima kenyataan mama menelpon dan mengkonfirmasi ulang segala perkataan Indah, setelah semua yang mama dengar dengan mama mengecek kembali orang - orang yang memberikan testimoni, mama sudah tidak dapat lagi berkata - kata banyak, maka keheningan selalu saja terjadi ketika semua orang hanya bisa berbicara di kepalanya masing - masing.


"Aku rasa... Nio itu tidak mau di putus sama Indah karena dia masih ada utang sama kamu Cik.." tiba - tiba Om ku mengingatkan akan tanggungan Nio yang sama sekali belum di bayarnya.


"Hah?!! apa yah masa gitu To?" mama menanggapi Om Liyanto yang turut berkomentar,


"Iyah Cik.. kalau aku mikirnya gitu, Dia gak bakal mau di putusin sama Indah, coba aja kamu putusin dia sekarang, pasti nggak mau dia" kini Om Yanto juga melibatkan Indah dalam pembicaraannya,

__ADS_1


"Dua hari lalu sudah aku putusin Om.. dan memang dia mati - matian nggak mau" jawab Indah,


"Tapi semua akan berubah kalau Nio itu sudah membayar utangnya kepada kamu Tacik, aku yakin setelah lunas, bahkan mungkin Nio sendiri yang akan minta putus sama Indah"


"Kok kamu bisa kepikiran gitu To?" tanya mama kepada Om Yanto,


"Yah karena aku orang cowok, aku bisa menebak, apalagi Nio ini kan tipe cowok Playboy, dia memang aslinya sayang sama Indah tapi dia nggak bisa hanya pacaran sama satu orang, pasti ada cewek - cewek lain juga yang Dia manfaatkan." terang Om Yanto,


"Jadi maksudnya aku di manfaatkan gitu sama Dia Om?" Indah kembali kesal mendengar kenyataan yang di kupas oleh Om Yanto,


"Iyah! kamu memang di manfaatkan sama Dia, makanya dia tidak mau hubungan kalian go to public."


Semua berputar di kepala, dan segala rangkaiannya terdengar masuk di akal sehat Indah.


"Walaupun sebenarnya Nio itu serius sama kamu Indah tapi Nio itu tidak akan pernah bisa terlepas dari gaya hidupnya yang bebas, dan Dia itu suka sekali dikelilingi cewek - cewek, maaf pendapat Om karena Om juga laki - laki yang muda nya juga nakal, dan tentu saja semua ini karena cerita kamu sama mamamu tentang Nio, kamu boleh percaya atau tidak, tapi coba saja, untuk saat ini kamu cari tau alasan - alasan dia dekat sama cewek - cewek yang lebih tua karena apa?"


"Dan rata - rata para mantannya dan juga cewek - cewek itu semua kerjanya di Bank loh Om... apa semua karena Uang Om?" tanya Indah bingung,


"Iyah jelas itu, cewek - cewek yang didekati semua usianya terpaut jauh dari Nio kan?" Indah hanya mengangguk saat di tanya,


"Nah... cewek yang lebih dewasa yang berat di jodoh pasti langsung klenger (bahasa surabaya yang artinya klepek - klepek-klepek) liat Nio yang brondong manis gitu Ndah,"


"Yah Tuhan... kok aku nggak pernah kepikiran kesana" gumanku,


"Terus menurutmu aku sebagai mamanya Indah harus gimana Yanto?!" Tanya mama ikut frustasi.


*


*


*


*


*

__ADS_1


sebentar lagi akan ada ******* konflik yah gaes....


maaf kalau banyak typo yah.. btw aku kasih double episode lagi nih buat kalian.. semoga suka yah... ❤️


__ADS_2