Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam
Eps. 112


__ADS_3

Keesokan harinya nampak Widia tengah duduk sambil menikmati buah mangga yang kemarin Angga belikan untuknya, sementara Angga hari ini sedang berada di kantor untuk mengurusi pekerjaannya yang sempat tertunda.


"Ibu." Panggil Andi.


"Ada apa sayang." Ucap Widia.


"Andi sekarang berangkat sekolah dulu yah Bu." Ucap Andi.


"Baiklah, hati-hati yah sayang." Ucap Widia. Lalu Andi langsung mencium tangan Widia.


Karena sekarang adalah tahun ajaran baru, maka Widia dan Angga langsung mendaftarkan Andi di kelas 3 SD, karena umur Andi yang sudah menginjak 9 tahun. Dan Andi bersekolah di salah satu sekolah elit yang ada di Jakarta. Dia selalu di antar jemput oleh supir pribadi yang khusus untuk mengantar jemput Andi.


Setelah kepergian Andi, kini Widia hanya bisa diam, dia mulai bosan karena tak ada kegiatan satu pun.


Drett... Drett.. Drett..


Handphone Widia bergetar, lalu dia langsung melihat siapa yang menelponnya pagi-pagi. Dan matanya langsung membulat saat melihat nama Angelina yang ada di layar ponselnya.


"Mau apa dia menelpon." Pikir Widia.


Lalu Widia langsung menekan tombol hijau di layar ponselnya.


"Hallo."


"Iya hallo."


"Bagaimana kabarmu, widia?"


"Aku baik, dan kau?"


"Aku juga baik."


"Syukurlah. Sudah lama aku tak mendengar kabar darimu."


"Ah, aku pergi ke luar negri untuk urusan keluarga."

__ADS_1


"Oh."


"Bagaimana kalau kita ketemu. Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu."


"Baiklah. Di tempat biasa."


"Oke."


Lalu Widia langsung mematikan panggilan tersebut, rasa penasaran di hati Widia mulai menjadi. Dia sangat ingin tahu apa yang akan Angelina katakan.


Di tempat lain...


Terlihat Yasmin tengah berjalan di taman kota, wajahnya terlihat tengah bersedih tapi dia berusaha menutupi itu semua. Pikirannya terus teringat pada saat Silvia bersama dengan Irwan. Kejadian itu bagaikan sebuah kaset yang terus terputar di otaknya.


"Arrggg.. Apa yang kau pikirkan Yasmin. Kau tak boleh memikirkan hal itu, lagi pula itu haknya mau bersama dengan siapa pun. Dan kau tak punya hak untuk cemburu." Oceh Yasmin pada dirinya sendiri.


Dengan langkah malas, Yasmin langsung mendudukkan bokongnya di atas bangku taman yang kosong. Dengan wajah yang menunduk Yasmin terus memikirkan hal itu.


Dan tak jauh dari sana terlihat seseorang tengah berjalan ke arahnya dengan menggunakan kostum Doraemon.


"Apa sih. Kamu mau uang?" Tanya Yasmin, lalu yasmin langsung mengambil selembar uang seratus ribu dan memberikannya pada badut tersebut.


Tapi badut tersebut tak menerima uang pemberian dari Yasmin dan Yasmin hanya menatap heran orang yang ada di hadapannya itu.


Lalu badut itu langsung memberikan sulap-sulap yang membuat Yasmin mengerutkan kedua halusnya. Lalu di akhir pertunjukkan badut itu mengeluarkan bunga dari kantong kecil yang ada di perutnya. Dan langsung menyerahkannya pada Yasmin.


"Untukku?" Tanya Yasmin. Dan badut itu hanya menganggukkan kepalanya. "Terimakasih." Ucap Yasmin sambil menerima bunga mawar tersebut.


Lalu badut itu langsung pergi meninggalkan Yasmin seorang diri, nampak Yasmin langsung tersenyum. Dan di balik kostum Doraemon terlihat sebuah senyuman senang saat dia bisa membuat Yasmin tersenyum.


Sementara itu, di tempat lain...


Nampak Sonia tengah duduk, dia tengah menikmati makanan dan minuman yang tadi dia pesan.


Dan tak beberapa lama datang seseorang menghampirinya,

__ADS_1


"Pagi tuan putri." Ucapnya.


"Ada apa?" Tanya Sonia.


"Widihhh.. Galak banget sih. Jangan galak-galak nanti cantiknya hilang." Ucap pria itu yang tak lain adalah Faizal.


"Apaan sih, GJ (Gak jelas)." Ucap Sonia sambil memasang wajah judes miliknya.


"Idih.. Biasa aja kali mukanya jangan di jelek-jelekin kaya gitu." Ucap Faizal.


Sonia yang mendengar hal itu langsung membulatkan matanya. "Emang udah jelek dari sananya. Apa ada masalah?" Ucap Sonia setengah berteriak.


"Biasa aja kali, orang cuman becanda kok di anggap serius." Ucap Faizal.


"Itulah kenapa banyak cowok-cowok playboy karena mereka suka nganggap apa-apa itu becanda gak ada yang serius." Ucap Sonia ngaur.


"Kamu kenapa sih?" Tanya Faizal.


"Gak papah, ada apa kamu ngajak ketemu?" Tanya Sonia.


"Emangnya gak boleh." Tanya Faizal.


"Emang pacar kamu gak marah kalau kemu ketemu sama aku." Ucap Sonia sambil menekan semua kata-katanya.


"Pacar?" Tanya Faizal sambil mengerutkan halisnya.


"Iya pacar kamu, massa pacar orang." Ucap Sonia.


Lalu Faizal langsung tahu apa maksud dari ucapan dan tingkah laku sonia, dia hanya tersenyum. Karena Sonia rupanya salah sangka padanya, tapi tak apa tingkah Sonia yang sedang cemburu sangatlah lucu.


•*Pertanyaan..


-Apa yang akan di bicarakan oleh Angelina pada Widia? 🤔


-Siapakah orang yang menggunakan kostum Doraemon dan memberikan bunga pada Yasmin? 🤔

__ADS_1


kalian penasaran. Jangan lupa di like and Votenya. 😁🙂😁*


__ADS_2