Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam
Eps. 113


__ADS_3

Kini terlihat Widia tengah duduk di sebuah caffe, nampak matanya masih terfokus pada layar handphone miliknya. Dan tak beberapa lama orang yang di tunggu Widia akhirnya datang juga.


"Heyy.." Safa Angelina.


"Hay.." Jawab Widia.


"Sorry yah, buat kamu nunggu lama. Tadi di jalannya macet." Ucap Angelina.


"Iya gak papah kok." Ucap Widia.


"Kamu udah pesen makan?" Tanya Angelina.


"Belum, baru pesen minuman aja." Ucap Widia.


Tak ada lagi obrolan antara Widia maupun Angelina. Nampak Widia bingung harus berbicara seperti apa.


"Widia." Panggil Angelina.


"Iya." Jawab Widia.


"A..ku.." Ucap Angelina gagap.


"Aku.. Apa?" Tanya Widia.


"Aku minta maaf." Ucap Angelina.


"Minta maaf untuk apa?" Tanya Widia

__ADS_1


"Iya sebenarnya yang memberikan foto kau bersama Irwan pada suami mu adalah aku." Ucap Angelina.


Dan Widia hanya bisa menghela nafas saat mendengar hal itu.


"Hemm.. Aku sudah tahu kok." Ucap Widia.


"Kau sudah tahu, bagaimana bisa? Apa suamimu yang mengatakannya." Tanya Angelina.


"Aku tak perlu menjelaskan, yang jelas aku sudah tahu. Aku aku tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, lagi pula itu juga sudah berlalu." Ucap Widia sambil tersenyum.


"Kau memaafkan ku begitu saja? Tapi aku telah membuatmu dan suami mu bertengkar." Ucap Angelina tak percaya.


"Iya, yang jelas aku sudah memaafkanmu." Ucap Widia.


"Aku tak menyangka jika hatimu seperti malaikat." Ucap Angelina.


"Oh, iya aku hampir lupa. Aku ke sini sekalian ingin memberikan ini untukmu." Ucap Angelina sambil menyerahkan sebuah undangan.


Lalu Widia langsung melihat undangan tersebut. "Kau akan menikah?" Tanya Widia.


"Iya, dia adalah teman masa kecilku dan kami sudah lama tak bertemu. Lalu saat aku di luar negeri kami tak sengaja bertemu, dan kami saling jatuh cinta lalu memutuskan untuk menikah secepatnya." Ucap Angelina senang.


"Benarkah? Selamat. Aku turut senang karena kau telah menemukan pasangan hidupmu." Ucap Widia senang.


"Terimakasih. Ku harap kau dan keluarga mu datang ke pesta pernikahanku." Ucap Angelina.


"Tentu kami pasti datang." Jawab Widia.

__ADS_1


Dan setelah itu nampak Widia dan juga Angelina langsung mengobrol dan terlihat mereka juga tertawa bersama.


Sementara itu...


Kini Yasmin tengah berjalan menuju studio foto, karena hari ini ada jadwal pemotretan. Tak lupa dia juga membawa bunga mawar yang di berikan oleh badut yang ada di taman kota.


Wajahnya nampak senang, entah kenapa hari ini dirinya snagat bahagia. Dan dari kejauhan nampak seseorang tengah tersenyum saat melihat wajah Yasmin yang tengah bahagia.


"Yasmin." Panggil sang fotografer.


"Ada apa? Alex." Tanya Yasmin karena fotografer tersebut bernama Alex.


"Hari ini kau akan di pasangkan dengan model pria, jadi ku ingin kau dan dia berfoto dengan tema yang romatis jadi kalian itu harus ibarat sepasang kekasih." Ucap sang fotografer.


Dan Yasmin hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengerti, setelah itu dia langsung pergi ke ruang make up untuk merias wajahnya.


Tak beberapa lama kini Yasmin sudah siap, dan begitu juga dengan model prianya. Lalu mereka langsung memulai acara foto tersebut.


Nampak Yasmin dan juga Ericko sangat terlihat serasi. Dan gambar yang di hasilkan juga sangat bagus, karena Yasmin dan juga Ericko merupakan model yang sangat profesional.


4 Jam kemudian.


Setelah selesai pemotretan, hasil foto tersebut langsung di cetak dan sebagian di serahkan pada Irwan untuk penilaian akhir.


Kini Irwan tengah berada di kantornya, lalu dia langsung melihat hasil foto Yasmin. Nampak matanya langsung membulat saat melihat foto-foto tersebut, karena di dalam foto itu nampak Yasmin tengah berfose romantis dengan seorang pria.


Ada rasa marah dan juga cemburu saat melihat semua foto-foto tersebut. "Kenapa tak ada yang memberitahukan ku tentang pemotretan Yasmin yang di pasangkan dengan model pria." Ucap Irwan.

__ADS_1


Dengan rasa malas, Irwan langsung melempar foto-foto tersebut ke tempat sampah, entah kenapa dia sangat malas melihat foto-foto tersebut.


__ADS_2