Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam
Eps. 122


__ADS_3

Nampak kini Sonia tengah terdiam di dalam kamarnya, dia masih teringat akan ucapan Faizal.


Drett.. Drett.. Drett...


Nampak handphone Sonia berbunyi lalu dia langsung melihat nama yang tertera di layar ponselnya. Dan ternyata yang menelponnya adalah Faizla, lalu Sonia kembali menyimpan handphonenya untuk saat ini dia tak ingin berbicara dengan Faizal.


Tring..


Suara pesan masuk ke handphone Sonia, lalu Sonia melihat isi pesan tersebut.


"Kamu kenapa Sonia?"


Dan ternyata yang mengirim pesan adalah Faizal. Nampak kini jari jemari Sonia langsung mengetik balasan untuk pesan tersebut.


"Aku gak papah, emangnya ada apa?" Balas Sonia.


Tring...


Suara pesan masuk kembali terdengar.


"Enggak, terus kenapa tadi aku nelpon gak di angkat?"


"Iya memangnya ada apa? Kalau ada yang mau di bicarin lewat chat aja. Lagi males ngobrol." Balas Sonia.


Tring...


Suara pesan masuk kembali berbunyi.

__ADS_1


"Idih.. So soan males ngobrol. Iya tadinya aku pengen ngajak nonton."


Sonia yang membaca pesan dari Faizal hanya bisa menatap sebal pesan tersebut. "Iki pingin ngijik nintin. Ajak ajah tuh cewek mu. So soan ngajak aku, emangnya aku cewek apaan yang di samperin pas dia lagi kesepian doang." Oceh Sonia. Lalu jari jemari Sonia kembali mengetik balasan pesan untuk Faizal.


"Gak aku lagi sibuk, ajak ajah tuh VIVI mu itu." Balas Sonia sambil menekan kata Vivi.


Tring...


"Hahaha... Kamu kenapa sih. Marah-marah terus, apa jangan-jangan kamu cemburu."


Sonia nampak menatap jengkel balasan dari Faizal. "Idih GR banget jadi cowok, siapa juga yang cemburu coba." Oceh Sonia.


Lalu Jari jemari Sonia kembali mengetik balasan pesan untuk Faizal.


"Sorry deh yah, siapa juga yang cemburu. Jadi cowok ke PD an amat."


Tring...


Suara pesan masuk kembali terdengar.


Nampak Sonia langsung merubah ekspresi wajahnya, wajahnya nampak kesal dan sebal. "Dasar cowok gak peka." Batin Sonia. Tanpa ingin membalas pesan dari Faizal Sonia langsung melempar handphonenya, lalu dia langsung menarik selimut dan hendak bermimpi indah.


"Setidaknya di dalam mimpi aku bahagia." Ucap sonia pada dirinya sendiri.


Di tempat lain...


Nampak Faizal terus melihat handphonenya tapi tak ada tanda-tanda Sonia akan membalas pesan miliknya. Lalu tak beberapa lama datang seorang wanita yang menghampiri Faizal.

__ADS_1


"Kak." Panggil wanita itu.


"Ah, ada apa Vi?" Jawab Faizal.


"Enggak, gimana kak ada kemajuan?" Tanya Vivi.


"Apaan yang kemajuan?" Tanya Faizal.


"Iya itu, kakak udah ngungkapin perasaan kakak belum sama cewek yang kakak suka." Ucap Vivi yang rupanya sodara jauh Faizal.


"Apaan sih, kamu tuh masih kecil jangan suka ikut campur urusan orang dewasa." Balas Faizal sambil mengacak-acak rambut Vivi.


"Aduh kak, jangan di acak-acak rambutku itu baru habis perawatan. Nanti rusak gimana?" Ucap Vivi.


"Masih kecil udah perawatan, pokus dulu sekolah." Omel Faizal.


Dan Vivi hanya memutar bola matanya bosan, dia sudah sering di nasehati oleh Faizal. Tapi Faizal malah gak pernah bener hidupnya.


"Ya udah aku pulang dulu." Ucap Vivi sambil berjalan menjauh dari Faizal.


Nampak Faizal kembali melihat handphone miliknya, ingin dia kembali mengirim pesan untuk Sonia tapi dia takut jika Sonia tak membalas pesannya. Karena jika pesan cuman di read doang, sumpah damage nya itu loh ga ada otak.


*Jangan lupa like dan Votenya setelah membaca Novel ini... 😁😊


Dan jangan lupa mampir Di Novel Author.


√ Terpaksa menikahi Pria Tuli.

__ADS_1


√ Cinta Si Gadis Buta


Harus mampir yah. Author maksa nih 😁😁*


__ADS_2