Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam
Eps. 89


__ADS_3

Keesokan harinya nampak widia tengah bersiap untuk pergi keluar bersama andi. Karena sudah lama dia dan amdi tak menghabiskan waktu bersama.


Skip.


Kini widia tengah berada di sebuah caffe tempatnya janjian dengan sonia. Dan tak beberapa lama orang yang di tunggu pun telah tiba.


"Andi." Panggil sonia.


"Tante." Jawab andi.


"Uh, tante kangen banget sama kamu. Rumah jadi sepi gak ada kamu." Ucap sonia sambil mencubit kedua pipi andi.


"Sakit tante." Ucap andi lalu sonia langsung melepaskan tangannya dari pipi andi.


"Maafin tante yah. Soalnya kamu gemesin banget." Ucap sonia. Lalu sonia langsung duduk di hadapan widia dan andi.


"Kak!" Panggil sonia.


"Ada apa?" Tanya widia.


"Aku denger kakak temenan sama angelina?" Tanya sonia penasaran.


"Iyah, gitu deh." Jawab widia.


"Aku saranin kakak lebih baik jauhin dia, angelina itu orang yang licik dan lagi jika dia ngedeketin kakak berarti ada sesuatu yang lagi dia incar." Ucap sonia.


"Kamu tahu banget tentang dia." Tanya widia.


"Siapa yang gak tahu sama angelina sih kak, dia itu udah kaya artis di kalangan cewek-cewek yang suka gosip." Ucap sonia.


"Hehehe, iyah. Aku juga udah tahu kok." Jawab widia.


"Terus kenapa kakak masih mau deket sama dia?" Tanya sonia.

__ADS_1


"Yah, aku cuman mau ngikutin permainannya aja." Jawab widia santai.


"Wih, kakak hebat banget." Ucap sonia salut.


"Ya udah, kamu pesen makanan sanah." Suruh widia.


Lalu sonia langsung memesan makanan untuknya, widia dan juga andi.


"Permisi nona-nona." Ucap seorang pria dengan suar merdu.


Lalu widia dan sonia berserta andi langsung melihat ke arah pria tersebut. Seketika mata sonia langsung membulat saat melihat pria yang ada di hadapannya itu.


"Fa..i..zal." Ucap sonia.


Terlihat sebuah senyuman menghiasi wajah faizal dan matanya langsung tertuju pada widia.


"Boleh aku duduk?" Tanyanya.


"Tentu." Ucap widia. Lalu faizal duduk di samping sonia.


"Kenapa kau terus menatapku?" Tanya widia.


"Apa kau sudah tak mengingatku?" Bukannya menjawab faizal malah balik bertanya pada widia.


Terlihat kening widia berkerut, dia tak mengerti dengan apa yang faizal katakan.


"Apa maksudmu aku tak mengerti?" Tanya widia.


"Aduh, kak widia. Kak widia tak ku sangka kau sudah sangat pikun." Ucap faizal sambil mengeleng-geleng kepalanya.


"Tunggu kenapa kau memanggil kakak iparku dengan sebukan kakak?" Tanya sonia pada faizal.


"Bukan urusanmu nona." Ucap faizal. Sonia yang tadinya mengagumi faizal langsung berubah 180 derajat.

__ADS_1


"Tunggu kenapa kau memanggilku kak? Sebenarnya siapa kau?" Tanya widia.


"Apa kau tak ingat? kau pernah menolong anak kecil yang hampir di keroyok karena mencuri sepotong ayam goreng." Ucap faizal.


Lalu otak widia langsung berpikir.


Flasback.


Terlihat widia tengah berjalan sambil membawa plastik belanjaan miliknya. Tak jauh darinya terlihat seorang anak kecil yang sedang di maki-maki dan hendak di pukul. Lalu dengan langkah cepat widia langsung berjalan ke arah anak kecil tersebut.


"Ada apa ini kenapa kalian hendak memukulnya." Tanya widia pada pria yang hendak memukul anak kecil tersebut.


"Dia telah mencuri ayam goreng milikku." Ucapnya sambil marah.


"Hanya karena sepotong ayam goreng, kalian tega hendak memukul seorang anak kecil." Ucap widia.


Karena merasa ucapan widia benar pria tersebut sedikit terdiam. "Heh, nona sebaiknya kau jangan ikut campur." Ucapnya marah.


"Lepaskan anak itu, biar aku bayar ayam yang telah dia curi." Ucap widia.


"Baiklah jika kau mau membayarnya, 50 ribu." Ucap pria itu dengan tersenyum.


Terlihat widia sedikit tersentak mendengar harga yang harus dia bayar, dengan kesal widia langsung mengambil uang yang ada di dompetnya dan menyerahkannya pada pria tersebut. Lalu tangan widia langsung menarik anak kecil tersebut.


Flasback off.


"Ah, iyah. Aku ingat! Kau anak kecil yang waktu itu?" Tanya widia.


"Iyah." Jawab faizal.


"Aku tak menyangka jika kau sudah besar dan sudah jadi seorang pria dewasa yang sangat tampan." Ucap widia.


"Hehehe." Faizal hanya tertawa mendengar ucapan widia.

__ADS_1


Sementara sonia menatap jengkel pria yang ada di sampingnya itu. Yang tadinya fans menjadi haters.


__ADS_2