Aku Bukan Nona Malam

Aku Bukan Nona Malam
Eps. 81


__ADS_3

Di pagi harinya terlihat widia tengah bersiap untuk pergi karena dia sudah janjian dengan Angelina untuk pergi makan di salah satu caffe langganannya.


Skip.


Sesampainya di caffe tersebut, terlihat Angelina sudah ada duduk menunggu widia.


"Maaf yah, aku telat." Ucap widia.


"Iyah gak papa, emang kanapa kok bisa telat? Macet?" Tanya Angelina.


"Bukan, itu Angga gak mau lepas dari pagi dia terus peluk aku jadi aku susah buat pergi dari ranjang. Maklum suami aku manja banget." Ucap widia sambil menekan kata-katanya.


Dan Angelina hanya tersenyum menanggapi ucapan widia. "Oh, iyah. Aku udah pesen minuman buat kamu. Ini minuman kesukaan kamukan?"


"Makasih yah, kamu pengertian banget tapi maaf banget aku gak lagi pengen minum minuman itu. Aku lagi pengen minum jus mangga, maklum bawaan cabang bayi." Ucap widia sambil menekan kata cabang bayi.


Dan Angelina hanya tersenyum menanggapi ucapan widia.


"Pelayan." Panggil widia. Lalu tak beberapa lama datang seorang pelayan menghampiri widia.


"Ada yang bisa saya bantu mbak?" Tanya si pelayan.


"Saya mau pesen jus mangga 1 yah." Ucap widia.


"Baik mbak, kalau mbak yang satu lagi mau pesan." Tanya si pelayan pada Angelina dan angelina langsung menggelengkan kepala. Kemudian pelayan tersebut langsung pergi untuk membuatkan pesanan widia.


"Angelina."


"Ada apa?"


"Hem, tadi aku kan buka facebook. Terus aku lihat postingan orang. Parah banget."


"Emang postingan apa?" Tanya Angelina sambil meminum minumannya.

__ADS_1


"Tentang sahabat yang merusak rumah tangga sahabatnya sendiri. Kan parah." Ucap widia.


"Khuk, khuk, khuk.." seketika angelina langsung tersedak saat mendengar ucapan widia.


"Aduh, kalau minum pelan-pelan jadi deh kamu tersedak." Ucap widia dan angelina hanya tersenyum menanggapi ucapan widia.


Lalu tak beberapa lama datang pelayan sambil membawakan pesanan widia. Kemudian pelayan itu menyimpan minuman widia di atas meja.


"Makasih." Ucap widia.


"Sama-sama mbak." Lalu pelayan tersebut langsung pergi meninggalkan meja widia.


Terlihat widia nampak mengaduk-ngaduk minumannya.


"Aduh, maaf aku ke toilet sebentar." Ucap widia dan angelina hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


Bukannya ke toilet, widia malah melihat angelina. Kemudian dia menelpon nomor WhatsApp yang angga kasih padanya dengan nomor ponselnya yang baru.


Saat widia menelpon nomor WhatsApp tersebut, secara bersamaan angelina mengangkat telpon dari seseorang.


Flasback on.


Setelah selesai dengan malam yang panas dan penuh gairah, terlihat widia membaringakan tubuhnya sementara angga tengah memainkan ponsel miliknya.


"Sayang." Panggil Angga.


"Ada apa?"


"Apa kau penasaran dengan orang yang mengirim foto kau dengan pria lain kepadaku?" Tanya angga.


"Iyah, emang udah ketemu orangnya?"


"Udahlah."

__ADS_1


"Kok cepet banget."


"Apa kamu lupa aku siapa?"


"Iyah, iyah. Terus orangnya siapa?"


Lalu angga menunjukkan foto di ponselnya.


Seketika widia langsung membulatkan matanya saat melihat foto yang ada di handphone angga. "Angelina?" Nama itu yang keluar dari mulut widia.


"Iyah, betul sekali."


"Kok bisa, tapi dia temen aku loh. Kok dia tega mau ngancurin rumah tangga kita?"


"Dengerin aku widia, kau itu terlalu polos untuk bisa bedain mana orang yang emang mau berteman denganmu dan mana orang yang hanya ingin memanfaatkanmu."


Dan widia hanya diam membisu.


Flasback off.


Lalu setelah selesai, widia langsung kembali ke mejanya terlihat angelina hanya tersenyum padanya.


"Udah dari toiletnya?" Tanya angelina.


"Iyah udah." Jawab widia. "Sampai kapan kau mau memainkan trik ini denganku angelina." Ucap widia dalam hatinya.


"Hem, widia maaf yah. Aku harus pulang dulu. Tadi ada yang menelponku katanya ada urusan yang mendadak."


"Hem, ya udah. Hati-hati di jalan yah."


Lalu angelina langsung meninggalkan caffe tersebut dengan wajah menahan marah.


Kini widia duduk sendirian sambil menikmati minumannya itu.

__ADS_1


"Widia?" Panggil seseorang padanya.


Merasa ada yang memanggil namanya widia langsung membalikkan tubuhnya, betapa terkejutnya dia saat melihat orang yang ada di belakangnya.


__ADS_2