
"Aku tahu kau ingin anak itu tinggal di sini, aku tahu itu." Ucap Angga.
"Iya, dan ku mohon kau harus berpikir dengan hatimu Angga." Ucap Widia.
"Kau bilang aku harus berpikir dengan hatiku? Lantas apakah kau mengambil keputusan itu juga dengan hatimu?" Tanya Angga.
"Iya tentu." Jawab Widia.
"Jika kau menggunakan hatimu, lantas apa kau tak memikirkan perasaan Andi? Bagaimana jika dia cemburu dan marah karena kau lebih menyayangi anak yang bukan darah dangingmu sendiri. Jangan karena kau kasihan pada anak yang tidak mendapatkan kasih sayang orang tua sehingga kau membuat anakmu sendiri tidak mendapatkan kasih sayang darimu." Ucap Angga dengan penuh emosi.
Dia tak habis pikir pada Widia yang tak memikirkan perasaan Andi sama sekali.
"Bukan maksudku seperti itu." Ucap Widia.
"Lantas apa maksudmu? Setiap kau melakukan kesalahan aku selalu diam tapi sekarang ini sudah sangat keterlaluan Widia. Kau egois demi orang asing kau rela melawan pada suamimu sendiri." Ucap Angga dengan penuh emosi.
"Aku tak bermaksud seperti itu sungguh aku hanya kasihan saja." Ucap Widia.
"Ya aku tahu bahwa kau kasihan tapi tidak seperti itu juga caranya wi, apa kau pikir aku orang sangat kejam sampai tega membuatnya menjadi gelandangan. Aku bisa menyekolahkan dia di sekolah yang ada asramanya." Ucap Angga.
"Tapi kau tidak mengatakan hal itu kepadaku." Ucap Widia.
"Percuma aku mengatakan hal itu padamu, kapasitas otakmu sangat kecil kau tak akan mempu mengartikan ucapan ku." Ucap Angga.
Pertengkaran antara Angga dan Widia membuat Andi geram, dia sengaja menguping pembicaraan ayah dan ibunya. Kebenciannya pada Kila semakin besar karena ulah anak itu ayah dan ibunya bisa bertengkar.
__ADS_1
Lalu Andi langsung berjalan menuju kamar tamu tempat Kila berada.
Brak..
Pintu di tendang dengan keras, dan Kila kaget di buatnya.
"Kak Andi ada apa?" Tanya Kila.
"Sekarang puas kamu." Ucap Andi.
"Maksud kakak apa?" Tanya Kila.
"Pertama saat kedatangan ibumu, dia membuat ayah dan ibuku bertengkar. Sekarang gara-gara kau ayah dan ibu ku pun bertengkar. Jika kau tak datang ke rumah kami, keluarga kami tak akan menjadi seperti jika kau dan ibumu tak datang. Dan satu lagi jangan pernah memanggil ku kakak karena aku bukan kakakmu." Ucap Andi memaki Kila.
Nampak mata Kila sudah berkaca-kaca, kata-kata Andi membuat hati kecil Kila sakit.
Nampak Kila menangis sambil memeluk kedua lututnya.
"Ibu.. Kila ingin bersama ibu." Ucap Kila di tengah-tengah isak tangisannya.
Setelah melakukan beberapa pembicara dan juga kesepakatan, Widia langsung menemui Kila untuk membicarakan hal yang telah diskusikan dengan Angga.
"Kila.." Panggil Widia.
Nampak Kila hanya duduk sambil memeluk kedua lututnya.
__ADS_1
"Kamu kenapa Kila?" Tanya Widia.
"Maafkan Kila cama ibu, Tante. Gala-gala Kila cama ibu keluarga Tante jadi belantem terus." Ucap Kila.
"Enggak kok keluarga Tante baik-baik aja kok." Ucap Widia, tapi Kila merasa bersalah. "Sudah jangan di pikirin lagi, Tante ke sini ingin memberitahukan kamu jika kamu bakal Tante sekolahin terus kamu tinggal di asrama." Ucap Widia.
Dan nampak Kila senang, dan Kila pun tahu kenapa dia tinggal di asrama pasti karena Widia dan Angga yang sering bertengkar setelah kedatangannya.
"Terimakasih Tante." Ucap Kila.
"Sama-sama, tapi tenang aja Tante bakalan kirim uang sama kamu dan kebutuhan kamu di asrama nanti bakal Tante penuhi." Ucap Widia.
Dan Kila pun tersenyum, "Bolehkah Kila peluk Tante." Ucap Kila.
"Boleh kok." Jawab Widia, lalu Kila memeluk Widia dengan erat. Setidaknya dia bisa merasakan pelukan seorang ibu meski Kila tahu jika Widia bukanlah ibunya.
Andi nampak mengepalkan tangannya saat melihat hal itu, dia tak suka jika gadis jelek itu memeluk ibunya.
•••••
Terimakasih buat kalian yang udah ngasih saran dan juga masukan buat Novel ini, dan jangan sungkan-sungkan buat ngasih saran, atau pun apa yang ada di benak kalian tentang novel ini.
Meski author jarang bales komenan kalian tapi author suka baca komenan kalian semua. Jadi jangan kapok komen sama ngasih kritikan buat novel author 😁😁🙂😊
Dan satu lagi jika kalian pecinta Novel Fantasi, romantis dan timeTravel mampir Di Novel Author.
__ADS_1
-Dark Ages looking for the lost light