
Lian bangun dan duduk di tempat tidur.
"tadi aku mimpi apa? Kenapa aku tidak bisa mengingatnya?" karena berfikir itu bukan hal yang penting lian berusaha untuk tidak memikirkannya lagi.
" berapa lama aku tertidur? jam berapa sekarang ?" tanya lian pada dirinya sendiri.
Melihat ke arah jam yang ada di depan sedikit ke kanan.
' ternyata aku tidur selama satu jam tiga puluh menit,sekarang sudah jam tujuh kurang lima belas menit ya... ' kata lian dalam hatinya.
Suara ketukan terdengar dari pintu kamar lian dan ada seseorang yang berkata "nona, anda sudah bangun jika begitu bolehkah saya masuk? "
" iya,masuklah dan katakan apa yang ingin disampaikan" kata lian.
Seseorang itu membuka pintu dan masuk kedalam. Seseorang itu adalah seorang pelayan yang bekerja di rumah keluarga lian.
" nyonya berkata jika anda sudah bangun datanglah ke ruang makan" kata pelayan itu.
Lian pergi mencuci wajahnya dan mengikuti pelayan itu menuju ruang tamu.
Sesampainya disana ruangan gelap yang ada di depannya. Lian melihat ke sekeliling dan mulai curiga. Ia ingin bertanya pada pelayan itu tapi saat melihat di depannya tidak ada orang,lian mulai waspada pada sekitarnya.
Memberanikan diri menuju ke ruang makan, saat sampai di tengah ruang makan. Lian tidak sengaja memegang kursi paling depan
Dari pintu masuk.
Tiba tiba lampu menyala dan suara confetti terdengar dari dua sisi. Dari langit-langit ruangan di penuhi oleh kertas berwarna warni. balon-balon tertempel di ujung ruangan dan di dinding ruangan.
Lian melihat ke sekeliling ruangan 'indahnya... ' kata lian dalam hatinya.
__ADS_1
Setelah melihat sekeliling ruangan,lian melihat ke ujung ruangan disana keluarga lian berdiri dengan memegang kue.
keluarganya lian berada di ujung ruangan.
Keluarga lian secara bersamaan mengatakan " selamat pulang ke rumah, lian".
" maaf,kami baru bisa merayakannya sekarang" Kata allen.
Para pelayan keluar dari rumah makan dan menutup pintu. Tapi sebelumnya mereka berkata "selamat menikmati waktu kalian ".
Lian dan keluarganya duduk di kursi.
meja di penuhi oleh makanan.
" kakak luxia tidak datang? " tanya lian.
Ayah lian yang baru saja ingin minum, menjawab pertanyaan lian " dia pasti akan datang".
" lian... Lihat siapa yang kubawa!" teriak Lucia dengan nada ceria.
" kakak luxia! Ibu mira" kata lian dengan ceria.
"mira bukannya kamu bilang tidak akan datang?" tanya mama lian.
" tadinya si begitu tapi tiba tiba nona luxia datang ke apartemen dengan helikopter dan menarik perhatian karena itu saya jadi ikut karena takut terjadi keributan" jawab ibu mira.
Keluarga lian memasang ekpresi iba seakan mengatakan aku mengerti maksudmu.
'kakak luxia adalah orang yang nekat dan akan melakukan hal ekstrem sesuka hatinya'
__ADS_1
Kata lian dalam hatinya.
Luxia dan ibu mira duduk berhadapan dengan allen dan alan.
"bukannya kalian sangat keterlaluan, bagaimana bisa kalian merayakan hari kepulangan lian tanpa mengundangku?"
Tanya Luxia dengan wajah kesal.
" karena aku tau,kau akan datang meskipun tidak di undang" kata ayah lian dengan ekspresi tidak peduli.
Luxia terdiam dengan jawaban ayah lian karena apa yang dikatakan adalah kebenaran.
Allen,alan dan ibu mira menahan tawa karena cuman ayah lian yang bisa membuat luxia kesal dan berdiam.
Selesai makan lian dan yang lainnya berbicara cukup lama.
Papa mama lian berdiskusi dan akhirnya memutuskan mengembalikan ibu mira ke posisi kepala pelayan.
Meskipun ibu mira sedikit mengeluh karena harus kembali menjadi sibuk.
Setelah 10 tahun menjadi ibu angkat sekaligus menjadi pengasuh lian selama 15 tahun akhirnya kembali ke posisi kepala pelayan.
Mama dan papa lian kembali bekerja, kakak laki laki pertamanya bekerja lebih giat karena ingin mengejutkan lian dengan kemajuan perusahaannya. Sedangkan kakak laki laki keduanya membantu mengurus perusahaan.
Ibu mira mengerjakan urusan yang berhubungan dengan rumah tangga sedangkan Luxia dan lian berbicara tentang kehidupan sehari hari mereka dan " lian, apa kau tahu betapa kagetnya aku mendengar pesta perayaan kembalinya kau ke rumah"
" begitu mendengar itu aku langsung naik helikopter kesini dan membawa ibu miramu untuk kembali juga ".
Aku tertawa karena kakak yang selalu tenang bisa bertindak begitu.
__ADS_1
"Tapi bagaimana kakak bisa ke sini dalam waktu singkat padalahkan kakak ada di negara lain bahkan jika itu menggunakan helikopter dan ruang untuk berteleportasi itu kan sangat kecil jadi helikopter tidak akan muat? " tanya lian pada luxia
~Bersambung~