Bantu Aku Merubah Takdirku

Bantu Aku Merubah Takdirku
Bab 53


__ADS_3

"Nak, katakanlah sesuatu"


Mengangkat satu tangannya dan


melambaikan nya di atas, dia berkata dengan


Tersenyum cerah yang membuat orang lain


Sulit membencinya


"Terima kasih untuk kalian semua yang


sudah memilihku"


Dia menutup mulutnya dengan lembut dan


menurunkan tangannya


Meletakkan satu tangannya di dadanya


dengan Kepala sedikit di tundukkan yang


Membuat matanya tidak terlihat karena


Rambut depannya hitamnya yang terkena


pantulan Sinar Matahari


Mengangkat kepalanya dan berkata dengan


Sangat percaya diri bahwa dia akan


melakukan yang terbaik untuk sekolah ini,


Dia mulai mengoceh tanpa berhenti


Dari tadi yang mendengarkan apa yang dia


Katakan dengan wajah bersemangat


hanyalah anak perempuan yang


mengaguminya tapi sepertinya hanya


masuk kiri ke luar kanan


Tidak heran kenapa yang memilihnya


kebanyakan adalah anak perempuan, siapa


pun orang yang peka, akan menyadarinya


Alasan kuat dia pilih karena wajahnya


Wajah yang seperti pahatan kayu atau pun


Foto yang di edit dengan sangat bagus itu


Menarik perhatian banyak orang


tidak heran dia mendapatkan peringkat ke


lima dari orang orang yang di juluki sebagai


sepuluh laki laki paling tampan di Miater


Tapi yang paling mengejutkan adalah


'Pacarku adalah orang yang mendapatkan


Peringkat pertama dari sepuluh laki laki


Paling tampan di sekolah ini'


Lihatlah dia yang seperti malaikat itu, wajah yang halus dan lembut tanpa terlihat pori pori di wajah sedikit pun, senyum cerah yang


bisa membuat orang Lain jatuh cinta


Rambut pirang berkilau dan mata aquamarine yang sekilas seperti


terdapat bulan sabit yang tertidur di


dalamnya


Dan kadang saat matanya tertunduk


Bulu matanya yang panjang dengan warna emas yang terkena sinar matahari akan sangat indah sekilas akan terlihat seperti


Malaikat yang turun dari langit


Kata Juvelian dalam hatinya yang merasa


Bahwa hidung menjadi runcing ke atas


Karena terlalu sibuk memikirkan pacarnya,


Juvelian tidak mendengar sampai kalimat terakhir


"Jika kalian ada masalah, silakan datanglah


Ke ruangan OSIS untuk berkonsultasi"


Karena dia yang mulai tersadar saat orang


orang di sekitarnya menepuk tangan mereka


Dengan wajah beberapa anak perempuan


Bersemangat dan cerah dalam sekejap mata


Tanpa sadar dia juga mengikuti orang orang


Di sekitar bertepuk tangan


'Apa yang terjadi?' pikirnya dengan


tersenyum tidak mengerti


Menurunkan tanganku dan melihat ke arah


Mina yang ada di samping untuk kembali ke


Kelas bersamanya


Melihat Mina yang menundukkan kepalanya


Dengan wajah sangat pucat


Juvelian berpikir Mina sedang sakit atau

__ADS_1


Kelelahan karena berdiri terlalu lama di


bawah sinar matahari


Hendak menyentuh bahu Mina dan bertanya


Apa dia sedang sakit


Tapi sebelum dia bertanya dan tangannya


menyentuh bahu Mina, Mina tiba tiba


menepis tangan Juvelian dengan kuat yang


Membuat suara keras di antara keramaian


Dan menarik tangannya dengan cepat


dengan ekspresi wajahnya yang sangat


terlihat oleh Juvelian


Dari pada terkejut dengan tangannya yang


Tiba tiba di tepis, Juvelian lebih terkejut


Dengan ekspresi wajah Mina yang terlihat


sangat terluka


Mina yang terkejut segera berlari kencang ke luar dari keramaian dengan ekspresi seperti


Mau menangis dan menabrak lengan orang


Orang di depannya


Juvelian yang berusaha memanggil Mina,


Semakin menjauh dari Mina karena


Kerumunan orang orang yang ingin melihat


Lebih dekat wajah ketua OSIS mereka yang


baru


'Menyebalkan. Kenapa kau harus kembali


lagi? Padahal aku hampir sepenuhnya


melupakanmu' pikir Mina yang berlari sambil


Mengelap air matanya


Mina Berlari tanpa arah dan tanpa di sadari


dia berlari ke arah gedung sekolah,


Menaiki tangga tanpa tahu dia ada di mana


Sekarang


Melihat pintu tua yang seperti jaarang di


masuki orang, Mina membuka pintunya dan


Berjalan dengan langkah lambat masuk ke


Ibuku dan ibu Jake dan Joni adalah teman


Sejak kecil yang bahkan saat mereka sudah


Menikah pun tinggal bersebelahan di apartemen yang sama


Ibu kami ingin kami dekat jadi kami bertiga


selalu bersama sejak bayi dan tumbuh


bersama layaknya keluarga


Kami bahkan pernah mandi bersama saat


Masih balita, tidur siang bersama, bermain


Dan sekolah di tempat yang sama


Kami juga kadang menginap di rumah yang


Lain


Mungkin karena selalu bersama, perasaanku


Padanya mulai tumbuh


Aku tidak tahu itu sejak kapan tapi setiap kali


Berduaan dengannya jantung ku selalu


berdetak lebih cepat


dan waktu pulang dari sekolah saat masih


SD meskipun kami bertiga berpegangan


tangan tapi, rasanya cuman ada kami berdua


Yang berjalan menuju ke apartemen


Mungkin karena aku sendiri yang perempuan


Ibu mereka selalu meminta mereka untuk


Menjaga ku karena itu setiap kali kami


bertiga berjalan bersama aku selalu ada di


tengah mereka


Awalnya aku berpikir ada yang salah dengan


ku sampai saat aku melihat drama yang


Berjudul [Jodoh ku di sebelah rumahku]


Di mana pemeran utama wanita dan lelaki


Adalah teman sejak kecil


Wanita itu mulai merasakan adanya perubahan pada perasaannya saat melihat

__ADS_1


Teman masa kecilnya


Karena ada banyak kemiripan antara wanita


itu dan aku, aku langsung menyadari bahwa


aku menyukainya dan mulai memedulikan


Tentang penampilanku dari kepala sampai


Ujung kaki


Aku yang selalu di sebut sebagai 'Gadis


tomboi' di apartemen sampai sekolah


Mulai berubah sedikit demi sedikit


Dari memanjangkan rambut, bersikap ramah


Dan berbicara dengan lembut seperti ibuku


Menggerai rambut ku dan hanya memakai


Bando atau pita


Teman teman sekelasku awalnya tidak


terbiasa dan menganggap ku aneh


Biasanya aku pasti akan memukul anak itu


karena membuat ku kesal tapi aku menahan


diri dan seiring berjalannya waktu teman


temanku sudah terbiasa dengan perubahan


Pada diriku yang sekarang


Aku pun merasa percaya diri jika suatu hari


Nanti Jake akan menyatakan perasaannya


Saat aku berusia dua belas tahun, aku


Terbangun tengah malam dan berniat pergi


ke dapur


Tapi saat ingin memegang gagang pintu aku


mendengar suara dua orang yang


sedang tertawa dan berbicara


Sebenarnya aku tidak berniat untuk


Menguping tapi karena rasa penasaran


Mengalahkan ku, aku dengan sengaja


Mendengar pembicaraan Ibuku dan Ibu


mereka di balik pintu


Saat mendengar ibuku dan ibu mereka ingin


Sekali aku dan Jake menikah


Aku terduduk di belakang pintu dengan


Kedua tangan ku yang menutupi wajah ku


Yang memerah


'Dulu aku selalu tidak mengerti, kenapa bibi


Selalu bertanya apa aku ingin menikah dengan Jake saat sudah besar nanti.


Ternyata ibu dan bibi mendukung hubungan


Kami'


Karena selama beberapa bulan tidak ada


Perubahan, aku pun memberanikan diri


untuk menembaknya lebih dulu.


Aku menawarkan diri untuk bernyanyi saat


pentas seni sekolah


"Peserta selanjutnya Mina Flowers dari kelas


6-6 akan menyanyikan lagu *"


Pada hari itu, saat namaku di sebut, jantung ku berdebar karena ini pertama kalinya aku


Bernyanyi di depan banyak orang


Aku memberanikan diri dan berjalan ke luar


Dari belakang panggung ke depan


Mata mata orang tertuju padaku yang


membuatku takut tapi dia yang saat itu


Memberikan semangat padaku, membuatku


Menjadi percaya diri


Aku membuka mulutku dan bernyanyi


dengan mata tertutup


Begitu aku selesai bernyanyi, suara orang


Orang yang bertepuk tangan terdengar


Pembawa acara yang ada di sampingku


Berbicara dengan Mic


"Sebelum Mina Flowers turun dari panggung


Dia akan menyampaikan sesuatu"

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2