Bantu Aku Merubah Takdirku

Bantu Aku Merubah Takdirku
Bab 58


__ADS_3

Selamat membaca


Kirara beberapa kali mendapatkan


pernyataan cinta dari orang yang baru


pertama kali ia lihat tapi, selalu menolak dengan sopan


Dan juga beberapa kali mendapatkan


kebencian dari beberapa anak perempuan


yang berkata Kirara telah merebut pacar


anak itu dari nya


Kirara mulai menjadi tidak percaya diri,


menjauh dari orang orang yang seumur


dengannya


Dengan pemikiran bahwa dia tidak akan bisa berteman pada siapa pun sampai dia menjadi


siswi Sma di Miater


Tempat di mana dia bertemu dengan Jake dan


Joni


Awalnya dia merasa canggung dengan Jake


dan Joni yang memperlakukan nya dengan


baik, berbeda dengan anak laki -laki yang


mendekatinya sambil tersenyum karena


suatu tujuan


Joni dan Jake hanya ingin berteman dengan


nya, Kirara yang masih ragu -ragu memutuskan


untuk berteman dengan mereka dan melihat hasilnya


Setiap kali ada anak laki laki yang menyatakan cintanya, mereka berdua pasti akan datang membantu Kirara


Dia kembali membuka hatinya untuk menerima


orang lain


Selama beberapa tahun hanya bisa


berteman Joni dan Jake yang benar benar


tulus menganggap nya sebagai teman tanpa


tujuan tersembunyi


Bagi Kirara itu adalah sebuah keajaiban, meskipun banyak orang yang mengaku sebagai temannya tapi tidak pernah ada yang tulus ingin berteman dengan nya


Melangkahkan kakinya dengan jarak yang


agak lebar dan kedua tangan yang sedikit


maju mundur bergantian


Suara seseorang yang menghancurkan


keheningan seperti memecahkan dinding es


tipis yang ada di sekitar mereka dengan


suara yang hangatnya


"Joni, kita di suruh ke ruangan OSIS


secepatnya" kata Kirara sambil melambaikan


tangannya ke atas sambil tersenyum cerah


Melirik ke arah Mina yang melihatnya dengan tatapan tidak peduli


Tersenyum hangat dengan matanya yang melengkung membentuk senyuman ke arah


Mina, kemudian menyapanya dengan suara


lembut yang bersahabat


"Hai"


Memegang kerah baju Joni dari belakang sambil menyeret joni dengan tangannya


"Ayo, kita berangkat teman"


Kirara yang menarik Joni seperti itu mengingatkan nya pada masa kecilnya yang


menarik Joni jika terlibat masalah


Terdiam dengan tatapan kosong sambil


melihat Joni yang melambaikan tangan


dalam keadaan dirinya yang masih di seret


dari belakang


Melewati beberapa kelas dan berhenti tiba


tiba dan bahu yang menyentak seperti ingin


mengatakan sesuatu, melirik ke arah Mina


yang berada jauh di belakangnya


Berbalik dan melihat ke arah Mina sambil

__ADS_1


melepaskan genggam tangannya dengan


lembut dan menetup kedua tangan nya


beberapa kali seperti baru saja menyentuh


sesuatu yang kotor


Dia mengeluarkan HP nya dari saku roknya


dan di sini lain Joni bangkit dari lantai


dengan tatapan tajam ke arah Kirara yang


bilang 'memang nya aku sampah apa?'


Joni menepuk baju seragamnya dengan


cepat dengan kedua tangannya


Beberapa debu beterbangan di udara yang


semakin terlihat karena sinar matahari


Kirara melihat ke layar HP nya sambil


menekan layar HP dengan jarinya seperti


dengan mengetik pesan untuk seseorang,


itulah yang Mina pikirkan


Sampai suara musik dari saku roknya


terdengar dengan sangat keras sampai


menusuk ke telinganya, mengeluarkan HP


nya dengan tergesa gesa, tangan Mina


kembali berkeringat dingin


Walau hanya sedikit yang terlihat tapi


ekspresi wajahnya terlihat cemberut tapi di


satu sisi terdapat kebencian yang mendalam dari matanya


Mina yang berpikir itu panggilan dari ibunya


yang khawatir padanya tapi ekspresi


wajahnya menjadi datar tanpa tujuan seperti


seseorang yang bingung dengan


perasaannya


Langsung menurunkan volume suara yang


kembali menjadi hening sedangkan Mina


menghela napas lega untuk beberapa saat


Yang membuat tanda tanya besar pada


Kirara dan Joni, dan ekspresi yang penuh


dengan teka teki yang mendengar nya


menghela napas lega


'Kenapa dia merasa lega seperti itu?


Mencurigakan'


Di layar HP nya yang hitam hanya terdapat


panggilan dari seseorang yang tidak dikenal


dengan nomor yang tidak pernah dia lihat


sebelumnya


Dia mendekatkan wajahnya ke HP nya


seperti bertanya apa dirinya sendiri 'Apa ada


yang salah dengan mataku?' hanya menatap


kosong ke layar HP untuk beberapa saat


sambil mengerutkan keningnya


Mengangkat HP nya ke atas dengan kedua


tangannya tapi, tetap tidak bisa mengingat


siapa pemilik Nomor ini


Dari pinggir HP nya ada sesuatu yang


bersinar dengan aura yang tidak biasa


Terlihat Kirara yang mengeluarkan aura yang


elegan Karena hanya fokus pada layar HP


nya, Kirara yang dia lihat sedikit kabur atau


tidak jelas


Melirik ke arah Kirara yang seperti dengan


berpose, Kirara berdiri dengan satu kaki di depan dan yang satu di belakang seperti ingin berjalan


Tangannya yang sedang memegang HP di

__ADS_1


luruskan ke depan seperti ingin


menunjukkan sesuatu dan tangan yang satu


di pinggang, Kirara yang berdiri seperti itu


mengingatkan nya pada model di majalah


yang ibunya baca pagi ini


Karena jarak mereka terlalu jauh, layar HP


Kirara hanya terlihat hitam


Menyipitkan matanya melihat ke arah layar


HP Kirara yang terdapat nomor yang sangat


familiar bagi Mina


Mina menggerakkan bibirnya seperti sedang


menggumam kan sesuatu


beberapa angka keluar dari mulutnya, begitu


angka terakhir keluar, layar HP yang


menggambarkan sedang memanggil


Berubah menjadi panggilan berakhir dengan


suara tut yang terdengar dari Hp


Mendengar panggilan berakhir, Kirara


langsung menarik tangannya sendiri dan


melihat ke arah layar HP yang berwarna


hitam


Melirik ke arah Mina yang hanya menatap


kosong ke arahnya dengan ekspresi terkejut


Kirara berkedip beberapa kali dengan cepat


dan tertawa kecil melihat ekspresi Mina


'Meskipun aku ikut klub teater tapi, aku juga


ketua klub mading, banyak informasi yang


bisa aku dapat kan dengan mudah


Tapi... jika di bandingkan dengan guru BK


yang bagaikan elang yang sedang mengintai'


'Klub mading akan langsung ciut karena


informasi yang kami dapatkan lebih sedikit,


Meskipun aku hanya lah mantan ketua klub


mading setelah kelas 12, aku tetap bisa


mendapatkan informasi'


Menggoyang goyangkan HP nya sambil


berkata "Lian dan yang lainnya sedang


menunggu di bawah, saya sudah


memberitahu mereka bahwa saya sudah


menemukan kamu"


"Oh" jawab Mina dengan singkat seakan


sudah menduganya


"Saya juga sudah mengirim nomor telepon


Juvelian padamu"


Nada do re mi terdengar dari HP Mina,


menunjukkan layar HP nya pada Kirara


dengan tatapan yang bilang 'Yang ini?', Kirara


menganggukkan kepalanya sambil menutup


matanya dengan lembut


Setelah selesai berbicara hanya ada


Keheningan tergantung di atas langit,


melihat Mina yang hanya diam sambil sedikit


menundukkan kepalanya


'Apa dia tidak bisa mendengar apa yang aku


katakan karena terlalu jauh?' pikir Kirara yang


tersenyum tipis sambil menghela napas


Tiba tiba Mina mengangkat kepalanya


dengan cepat dan menghadap ke arah Kirara


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2