Bantu Aku Merubah Takdirku

Bantu Aku Merubah Takdirku
bab 25


__ADS_3

"kali ini aku akan melihat apa lagi? " kata juvelian pada dirinya sendiri.


Juvelian melihat ke arah langit malam yang dipenuhi oleh bintang dan melihat ke arah kedepan.


"wanita itu..." gumam juvelian.


Juvelian melihat seorang wanita yang mirip dengannya dan mengikutinya menuju ke arah tempat yang dipenuhi pohon dan bunga.


'tidak tahu kenapa, tapi rasanya aku harus mengikutinya' kata juvelian dalam hatinya dan berlari mengikuti wanita itu.


Wanita itu menghilang sedang kan juvelian langsung berhenti


"kemana dia pergi?" kata juvelian yang melihat ke sekeliling.


Angin yang awalnya sangat tenang berubah menjadi kencang. angin itu melewati juvelian, yang membuatnya tidak bisa melihat apa apa.


Begitu angin itu menghilang, juvelian melihat ke arah wanita itu yang kembali muncul di hutan yang penuh dengan bunga yang bermekaran.


Angin berembus membentuk melodi lagu.


Wanita itu mulai menutup matanya dan bernyanyi


~setelah melalui berbagai macam kehidupan tetap bertemu dengannya~


~meskipun saling mencintai tapi tetap tidak dapat bersama. Hanya dapat menangis dan merindukan satu sama lain~.


~apa ada orang di luar sana yang memahami perasaanku~


~ Hanya dapat bersama dengannya di dalam hayalan semata~.


Juvelian meneteskan air matanya.


'eh?, kenapa aku meneteskan air mata? Padahal ini hanyalah mimpi yang berasal dari ingatan kehidupan sebelumnya'. '


Tapi... Rasanya sangat menyakitkan'


Juvelian menangis dan meletakkan tangannya di dadanya yang terasa sakit.


'sebenarnya siapa dia? Sampai-sampai diriku di kehidupan sebelumnya seperti itu...' kata juvelian dalam hatinya sambil menangis.


Juvelian Mengelap air matanya dan berdiri


"sekarang ini dimana? Kenapa banyak sekali hewan?"

__ADS_1


"kata wanita itu, ini ingatanku yang hilang... Tidak mungkin kan aku di kehidupan sebelumnya adalah pemburu hewan? " kata juvelian dengan wajah pucat.


Wanita Itu menyentuh kepala anak harimau dan membaca mantra sihir.


Begitu selesai dibacakan harimau itu berubah menjadi anak manusia dengan mata,telinga dan ekor harimau.


Juvelian pergi ke arah meja yang dipenuhi buku-buku dan menemukan cara untuk membuat makhluk lain berkomunikasi dengan telepati dalam jumlah waktu tertentu.


dengan cepat juvelian mencari kertas dan pulpen, dan menyalin isi halaman buku itu.


setelahnya juvelian berkeliling ruang untuk mengambil tumbuhan yang tertulis di halaman buku.


'aku tidak menyangka dapat menemukan tumbuhan langka seperti ini di dalam ruang sebesar ini' kata juvelian dalam hatinya dan berjalan dengan bahagia.


Juvelian memasukkan tumbuhan dan salin halaman buku itu ke dalam kantung.


Wanita itu berbalik dan melihat ke arah juvelian dengan tatapan dingin 'habislah sudah... Dia melihat ke arahku' kata juvelian dalam hatinya dan kakinya gemetaran.


Wanita itu berjalan ke arah juvelian dan tangannya seperti ingin meraih sesuatu.


Juvelian memejamkan matanya begitu tangan wanita itu melewati wajahnya juvelian.


'kenapa tidak ada rasa sakit? apa karena ini mimpi' membuka matanya, juvelian terkejut karena tangan wanita itu melewati wajahnya dan tidak melihatnya.


"kenapa bisa ada disini...?"gumam juvelian.


Juvelian bangkit dari tempat tidurnya dan menuju ke arah rak buku.


Juvelian berdiri di samping rak buku itu dan meletakkan tangannya di pola yang berbentuk tangan.


Papan rak buku itu berubah menjadi pintu.


Begitu pintu itu di buka, buku buku dan tumbuhan tersusun rapi.


'selama kak luxia tinggal di sini dia membukan ini untukku belajar' kata juvelian dalam hatinya.


"ayo bangun,lux" kata juvelian dengan hangat. "nanti...juvelian. 5 menit lagi" kata lux yang masih berbaring di tempat tidur.


"jika tidak bangun... akan ku tinggal" kata juvelian sambil tersenyum.


Mendengar hal itu lux membuka matanya dan langsung duduk "aku sudah bangun kok"


Kata lux. "lihat lah ke arah kaca" kata juvelian. Lux terbang ke arah kaca dan berteriak "apa ini aku?".

__ADS_1


Lux yang awalnya seseorang kupu-kupu sekarang wujudnya memiliki kaki dan tangan seperti manusia tapi lebih kecil dan memiliki sepasang sayap merah (disini wujud lux seperti peri, yang ukurannya cuman 12cm).


"karena akan sulit bagimu jika kau ikut dengan wujud kupu kupu" kata juvelian dan mengangkat tangannya ke arah lux.


Gumpalan air terbang ke arah lux dan menyelimutinya.


"karena sekarang kau sudah mandi, mari kita ke sekolah" kata juvelian dengan tersenyum hangat.


"tunggu!"


"bagaimana dengan pakaian sekolah?" kata lux.


"lux, akan gawat jika ada yang melihatmu


Dan juga aku akan membuatmu tidak terlihat."


"orang lain akan mengira kau itu adalah hantu karena pakaian sekolah melayang"


Kata juvelian.


Juvelian berjalan ke arah meja rias dan mengeluarkan kotak kecil dari laci.


Kotak itu berisi pil berbentuk bulat yang berwarna hijau berkilau.


Juvelian mengangkat pil itu dan merubahnya menjadi kecil.


"lux,kemarilah dan makan ini" kata juvelian yang melihat ke arah lux.


Lux memakannya dan bertanya "ini gunanya untuk apa?".


"itu pil yang akan membuat kita komunikasi


Tanpa membuka mulut".


"Aku akan mencobanya" kata lux dengan bersemangat.


[juvelian?] tanya lux menggunakan telepati.


[ya?] jawab juvelian.


"ini menakjubkan!" kata lux dengan wajah gembira. Lux terbang ke arah juvelian dan duduk di bahu juvelian.


Sebelum keluar pintu, juvelian membacakan sihir yang akan membuat lux tidak terlihat orang lain.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2