Bantu Aku Merubah Takdirku

Bantu Aku Merubah Takdirku
Bab66


__ADS_3

Selamat Membaca


Jangan lupa like dan koment


Tiba tiba Mina yang hanya menundukkan


kepalanya dari tadi


Terjatuh ke lantai karena kedua kakinya yang


lemas bahkan tangannya yang memegang


tangan


Juvelian terlepas wajahnya pucat seperti baru saja melihat hantu, Kedua tangan menyentuh lantai dengan sedikit di kepal kan


Terkejut melihat Mina yang tiba tiba terjatuh


ke lantai Juvelian yang khawatir bertanya


"Mina, kau kenapa?"


Bibirnya bergerak menggumam kan sesuatu


Sampai suaranya yang terdengar tidak


bertenaga terdengar "Ka... kamar mandi..."


Tanda tanya besar muncul di kepala Juvelian


untuk beberapa saat


Melihat sekilas ke arah pintu sudut ruangan,


dia dengan cepat mengarahkan jari telunjuk


menunjukke arah pintu yang dia lihat sambil


berkata "Di sana"


Dengan cepat Mina bangkit dari lantai dan


berlari ke arah pintu kamar mandi


Suara pintu yang di banting terdengar


dengan keras setelah beberapa saat


keheningan


Terdengar kembali suara seseorang yang


muntah dari dalam kamar mandi


Bersandar pada dinding dengan kelima jari


menyentuh dinding sambil kepala menunduk


'Padalah aku tidak ingin muntah tapi saat


mendengar suaranya aku jadi merasa mual'


Membuka mulutnya dengan lebar meniru


seseorang yang sedang muntah


Suara pintu terbuka dari suatu tempat dan


suara seseorang yang serak terdengar dari


arah yang sama membuat Juvelian kaget


"Nona Juvelian, apa yang anda lakukan di


situ?"


Dan dari kejauhan seseorang keluar dari


pintu kamar mandi "Nona Juvelian?" tanya


Mina yang baru saja keluar dari kamar mandi


dan bingung dengan situasi apa yang dia lihat


sekarang ini


Tidak berani mengangkat kepalanya karena


terlalu malu, Juvelian berteriak di dalam


kepalanya 'Apa yang harus aku lakukan


sekarang?'


Mengangkat kepalanya sambil melepas


sandaran tangan nya dan berbalik dengan


tersenyum canggung di bibirnya


Sambil tersenyum cerah dia menjawab tanpa


terbata bata


"Kak Luxia bilang akan pulang hari ini, jadi


aku datang untuk menyambutnya"

__ADS_1


Kakek itu hanya berdiri tanpa bergerak


sedikit pun seperti patung dengan tatapan


curiga di matanya


Mengaktifkan mode curiga di matanya


dengan tatapan tajam ke arah Juvelian


Menelusuri dari atas sampai bawah, dia


benar benar membuat Juvelian berkeringat


dingin


'Kakek ini adalah kepala pelayan di rumah ini


Di sama lalu aku cuma beberapa kali ke sini


karena aku benci naik pesawat'


'tapi selama ini aku sudah bolak balik dan terus bertemu dengannya secara tidak sengaja'


'Dia hanya akan menyapa aku dengan ramah, meskipun sepertinya dia adalah orang


kepercayaan kakak tapi mungkin saja dia


tidak tahu tentang ruang teleportasi ini, aku


harus lebih berhati hati padanya'


Tapi berbeda dengan raut wajah curiganya,


dia hanya merespons dengan sedikit


mengangguk seolah olah mengatakan dia


mengerti membalas dengan menunjukkan


senyum ramah di wajahnya sambil berkata


"Ternyata begitu, ya"


Di antara suaranya saat berbicara, terdengar


sedikit suara tawa kecil khas nya


'Saat tertawa dia mirip dengan kepala


pelayan yang muncul di novel kerajaan' pikir


Mina yang tertampar oleh kenyataan


Selama ini kepala pelayan yang ada di pikiran Mina adalah orang yang tegas dan kaku


di novel kerajaan yang selalu dia baca


Di gambar kan sebagai orang yang ramah


Atau keren saat menunjukkan keahlian


bertarung nya di depan melindungi pemeran


utama wanita


Berlari ke arah Mina dengan terburu buru tapi terlihat sangat natural dan memegang


pergelangan tangannya, menariknya bersama dengan dirinya keluar dari pintu


Tapi sebelum itu Juvelian sambil menarik


Mina, satu tangannya di lambai kan di


udara "Terima kasih sudah bekerja keras,


tuan kepala pelayan"


Berlari di koridor dengan beberapa pelayan


wanita yang sepertinya sedang bersih bersih


berbalik mendengar suara langkah kaki dan


menunjukkan raut wajah kaget melihat


Mereka berdua berlari Koridor yang biasanya


memiliki suasana didalam suram, sekarang


di penuhi oleh suara langkah kaki yang


terdengar sangat terburu buru


Raut wajah pucat Juvelian yang seperti baru saja bertemu dengan hantu terlihat sangat jelas di wajahnya sedangkan Mina hanya berlari dengan ekspresi heran mengikuti langkah kaki seseorang di depannya


'Tidak peduli berapa kali bertemu dia tetap


saja memang orang yang menyeramkan'


kata Juvelian di dalam hatinya Juvelian yang


merasa perasaan aneh setiap melihat kepala


pelayan itu tersenyum


Akan berusaha sekuat tenaga tidak berpapasan di koridor, orang yang selalu merubah ekspresi wajahnya lebih cepat dari membalik halaman buku

__ADS_1


Dan tiba tiba menunjukkan seringai di bibirnya


atau tersenyum cerah untuk menutupi isi


hatinya, tidak pernah ada yang tahu yang


sebenarnya dia pikirkan


Itulah yang di pikirkan setiap orang yang


bekerja di tempat ini, dari sebelum kembali


ke masa lalu


Juvelian sudah mendengar banyak tentangnya dari beberapa pelayan wanita yang bergosip


Saat melewati koridor di depan kamar nya


saat menginap di rumah Luxia, dia berjalan


tanpa melihat siapa pun saat berjalan di sana kecuali sampai melewati koridor yang lain dia tidak


Sengaja mendengar para pelayan wanita yang sedang berbisik berpikir bahwa mereka hanya bergosip seperti wanita atau anak perempuan apa umumnya


Juvelian berniat lewat tanpa mempedulikan mereka sampai salah satu suara gerutuan dari


pelayan wanita itu mencapai telingnya


"Bukannya kepala pelayan, orang yang


sangat menakutkan?"


Mulai dari situ semakin banyak rumor dan


julukan yang beredar di rumah ini tentangnya salah satu nya yang paling sering Juvelian


dengar adalah 'memecat sambil tersenyum'


Beberapa kali di mengunjungi rumah


kakaknya, Juvelian merasakan adanya


keanehan


Dari pelayan yang tidak pernah dia


lihat wajah nya sebelumnya setiap kali dia


berkunjung


Sampai mereka yang sempurna dalam


melakukan pekerjaan sekecil apa pun


Tidak pernah ada debu yang terlihat di mana


bahkan perpustakaan yang jarang di


kunjungi orang orang juga sangat bersih


Seperti di bersihkan setiap hari di setiap inci


ruang


Alasan di balik itu semua adalah Jika ada


pelayan baru yang bekerja tidak sesuai dengan ekspetasi


Akan di panggil ke ruangan kepala pelayan


dan di pecat pada hari itu juga sambil


tersenyum tidak bisa di mengerti, wajah


mereka tidak akan pernah terlihat lagi di


rumah ini


Tentu saja, mereka yang bekerja di sini merasa takut padanya tapi mereka tidak bisa


mengharapkan pelindungan dari majikan


mereka yang sesungguhnya


Karena Luxia, bukan orang yang akan peduli


pada orang orang di sekitarnya karena


baginya orang yang terbaik lah yang akan


bertahan hingga akhir


Para pelayan yang bekerja di sini hanya bisa


melindungi diri mereka sendiri


'Meskipun aku bukanlah orang yang akan


percaya dengan yang namanya rumor atau


gosip tapi semuanya terlihat jelas'


~Bersambung~


Mohon maaf semua tapi mulai sekarang


updatenya setiap tiga hari sekali

__ADS_1


__ADS_2