BIDIKAN CINTA UNTUK KIM DAE JUNG

BIDIKAN CINTA UNTUK KIM DAE JUNG
DENDAM JUN HYUN


__ADS_3

Anna terbangun dari pingsannya, dia mengerjap, melihat di sekelilingnya, ruangan yang ia tempati bukan kamarnya, melainkan tempat asing.Dia mengingat detik terakhir ketika saat hilang kesadaran, mulutnya di bekap oleh seseorang, dan ia yakini seseorang itu yang membawanya ke ruangan itu.


Dia bangkit dari tempat tidur, melangkah secara perlahan meraih knop pintu, betapa leganya ketika pintu kamar itu tak di kunci. Anna mengintip ke seleruh arah di sekitar ruangan itu, sepertinya ini bukan rumah pada umumnya, ataukah desainnya saja berbeda? Batin Anna menerka-nerka.


Dengan langkah yang ringan Anna keluar dari kamar, namun dari arah yang tak terduga ada langkah kaki seseorang yang siap menyergapnya kembali. Kali ini Anna tidak tinggal diam, dengan sigap tangkisan siku ia layangkan ke wajahnya di susul tendangan ke dada, sehingga pria itu terpental ke dinding.


Mendengar teriakan temannya, dua orang pria lagi datang dari ruangan sebelah untuk siap menaklukkan Istri presdir Korain tersebut, Anna menggunakan tendangan Dolke Chagi hingga kakinya mengenai wajah pria yang akan menyerangnya itu, tangan Anna meraih kursi besi yang ada di dekatnya menghantam ke kepala pria yang satu lagi, semua tergeletak merasakan sakit oleh aksi perlawanan Anna yang tak mereka sangka akan sebrutal itu. Untung saja, Anna sudah memgansipasi memakai celana jaens karet hingga dia lebih leluasa bergerak.


Belum sempat Anna keluar dari ruangan itu, dia sudah di hadang oleh rombongan yang lebih dari sepuluh orang, di antara wajah para mafia terdapat pria yang sangat ia kenali, Jun Hyun. Mata Anna menatap nanar Jun Hyun dari kejauhan, pria itu sudah banyak melakukan kebohongan padanya.


Jun Hyun melihat ketiga anggotanya tergeletak kesakitan oleh perbuatan Anna, dia semakin yakin bahwa perempuan di hadapannya bukan perempuan biasa, dia memiliki keberanian yang diatas rata-rata dari perempuan pada umumnya. Semua terbukti ketika mengetahui jiwa petualangan Anna yang ingin mengembara ke berbagai tempat tanpa ada ketakutan.


"Kalian semua keluar dari sini." Ujar Jun Hyun pada semua anggotanya.


Semuanya mengindahkan perintah bosnya itu, meninggalkan Jun Hyun dan Anna yang akan beradu kalimat.


"Aku tidak akan menyakitimu. Mereka hanya melakukan agar kamu tidak pergi dari sini." Ujar Jun Hyun membuka pembicaraannya.


"Aku tidak peduli dengan mereka. Kamu sudah menjatuhkan kepercayaanku. membodohiku selama ini." Tatapan Anna sudah mengisyaratkan kebencian pada guru privatenya itu.


"Kenapa kau melibatkan diri? kenapa kau begitu melindungi Dae Jung? "

__ADS_1


"Aku tidak pernah melibatkan diri, kau yang melibatkan aku. Dae Jung suamiku, apapun yang berhubungan dengan dia itu pasti menyangkut aku. Jangan mengalihkan, Siapa kamu sebenarnya Jun Hyun? mengapa kau mengincar Dae Jung?" Anna sudah gerah dengan kebohongan Jun Hyun.


"Aku tidak ingin kamu terlibat, jangan mencoba melindungi suamimu itu."


"Aku meminta untuk menemuimu, karna aku ingin kamu lebih membuka mata Jun Hyun, Aku sebagai teman ingin membuat kamu menjadi lebih baik."


"Semua itu akan lakukan ketika Koraim hancur."


"Apa salah mereka? Dae Jung orang yang sangate peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Dia tidak mungkin menyakiti seseorang, termasuk kamu."


"Aku salahsatu musuh besar keluarga Korain, menghancurkan Korain dan Dae Jung tujuan hidupku. Kamu ingat, aku pernah menceritakan bahwa ayahku meninggal bunuh diri karna seseorang pria brengsek Kim Do Hang, mertuamu."


" Dia mengahancurkan perusahaan Ayahku lalu menuduhnya meilegalkan semua aset, saat ayahku di penjara, dia memaksa menikahi ibuku untuk membayar hutang-hutang kami, Ayahku bunuh diri karna sakit hati pada Kim Do Hang, dia merasa di khianati oleh ibuku yang di nikahi oleh mertua brengsekmu itu." Lanjut Jun Hyun dengan suara bergetar menahan amarah.


"Ini bukan salah Dae Jung, itu tidak adil bila kamu melampiaskan semua pada dia. Dia sudah bekerja keras untuk membangun perusahaannya." Anna tak henti membela suaminya.


"Apa ini adil untukku? Aku dan ibuku mengalami kehancuran, disaat kami sudah tidak di butuhkan, Kim Do Hang dia membuangku dan ibuku di tengah jalan, menganggap kami seperti sampah hanya karna ingin kembali pada istrinya dan Dae Jung. Apa itu adil untukku dan ibuku!?" Jun Hyun sudah mengeluarkan suara lantangnya, kedua matanya memerah.


Anna tergugu, pria di hadapannya benar-benar menyimpan dendam kesumat yang sangat melukai batinnya selama bertahun-tahun, sebagai teman yang sudah cukup dekat Anna mencoba melunakkan hati Jun Hyun.


"Masih ada waktu untuk memperbaiki semuanya Jun Hyun, ini bisa di bicarakan baik-baik, Dae Jung orang yang baik, dia akan mengerti, kita ulang kembali semua dengan keadaan yang baik lagi."

__ADS_1


"Tidak ! Aku tidak akan berhenti, aku sudah jauh melangkah. Kamu ada dua pillihan, Aku akan tetap membiarkan Dae Jung, tapi kamu harus ikut bersamaku, memulai hidup baru." Ujar Jun Hyun.


"Kenapa harus aku? Aku sudah jadi iatri Dae Jung."


"Karna aku mencintaimu, sejak aku melihat senyumanmu yang membuatku nyaman, aku sudah mencintaimu." Sahut Jun Hyun penuh keyakinan.


Jun Hyun meninggalkan Anna yang terkejut dengan penuturannya, mengunci kembali ruangan itu. Dia ingin merasakan Dae Jung kehilangan seseorang yang sangat di cintainya, seperti Ayahnya yang kehilangan istri sebab di rebut paksa oleh ayah Dae Jung. Jika Anna ikut dengannya, maka dendamnya akan terhapus oleh kehadiran perempuan muslim itu di sampingnya.


Anna berusaha kabur, dia membuka gorden putih yang menempel di jendela kaca, betapa terkejutnya melihat pemandangan di luar adalah lautan lepas, tepatnya dia sekarang berada di kapal. Dia berusaha menenangkan pikiran, ia yakin Dae Jung tidak akan tinggal diam, suaminya pasti akan mencarinya dengan berbagai bukti yang sudah ia berikan. Jika penyelamatan Dae Jung terlambat, maka Anna hanya akan menunggu kapal itu bersandar lalu menyusun rencana untuk lari dari Jun Hyun. Dia yak bisa membohongi hatinya bahwa rasa empati pada Jun Hyun mengalahkan kemarahannya, bagaimanapun Jun Hyun sudah banyak mengajarinya berbagai hal, terlalu naif bila ia tidak mengakui kebaikan pria itu.


"Dae Jung, aku disini. Cepatlah datang." Lirih Anna sembari memegang dadanya berharap suara hatinya di dengar oleh Dae Jung.


Sungguh cinta yang murni akan menyatu pada dua batin yang meski terpisah jarak, bisikan hati akan sampai pada pemiliknya, di belahan langit yang berbeda, Dae Jung merasa suara Anna sedang memanggilnya. Diatas helikopter yang masih mengitari lautan Seoul, Dae Jung tetap mencari keberadaan Anna.


"Kapal sudah siap, Tuan." Ujar Kapten Lee.


"Landaskan aku sekarang." Sahutnya.


Di kapal pesiar berlogo Korain telah ada Ji Yeong yang menunggu bersama pasukan keamanan pribadinya, dengan badan kepolisian Korea selatan. Dae Jung tahu, mafia yang menculik Anna bukan hanya terdiri satu kubuh, melainkan mereka telah menjadi sekutu untuk menghancurkan dirinya.


Kekhwatirannya selama ini terbukti, bayangan dosa masa lalu Ayahnya akan menimbulkan efek berkepanjangan di masa depannya, ada banyak yang sudah tersakiti oleh perbuatan ayahnya. Semua bagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja di kehidupannya, sekarang sudah terjadi pada dirinya dan Anna.

__ADS_1


__ADS_2