BIDIKAN CINTA UNTUK KIM DAE JUNG

BIDIKAN CINTA UNTUK KIM DAE JUNG
KEHAMILAN YAMA TANPA BAEK HYEON


__ADS_3

*****


Menembus Waktu..


Abad 21, Pyeochandong, Seoul, Korea Selatan.


Anna bangun pagi, ada yang benar-benar aneh pada tubuhnya, dilihatnya masih sangat pagi, Dae Jung masoh tertidur pulas, dia turun ke bawah untuk mencari Bu Nas.


Di bawah Bu Nas masih bergelut di dapur menyiapkan sarapan, sebab kedua majikannya yang dianggap anak itu akan ke luar negeri berbulan madu hari ini.


"Bu Nas, aku rasa ada yang aneh di tubuhku, aku lelah tanpa bekerja. " Keluh Anna padanya.


Bu Nas menyelidik pula di aura Anna yang beda dari biasanya, dia belum pernah mengandung, tapi dia yakin, Nona Muda itu sedang berbadan dua, Bu Nas tersenyum kecil, sebentara lagi Dae Jungnya akan di beri keturunan.


"Bu Nas, yakin Nona hamil." Sahutnya.


"Ha? secepat itu?" Anna ragu.


"Maaf Nona, selama bulan ini, bulan merah pernah bertamu?"

__ADS_1


Anna mengingat-ingat, ah, bulan ini dia belum mendapat bulan merah, juga jadwalnya sudah sangat lewat, kenapa aku baru menyadarinya? batin Anna.


"Belum, Bu Nas."


"Bu Nas, akan meminta pelayan untuk membelikan Nona tespek, kita tes dulu Nona, semoga ..Bu Nas tidak sabar ingin melihat anak Tuan Kim."


Bu Nas mulai kegemesan sendiri, menyaksikan kelahiran Dae Jung, pertumbuhan Dae Jung hingga dewasa, wajar saja bila dirinya bahagia, karna dia akan menyaksikan lahirnya penerus Korain di masa depan.


"Baiklah, aku menunggu disini," Ujar Anna.


"Tapi, Nona, belum buang air kecilkan? Maaf, Nona tampung dulu," usul Bu Nas.


Salahasatu pelayan mereka pergi membelikan tespek di apotil terdekat, Anna pun masuk ke kamar tamu untuk menampung air seni pertamanya, dia tak mau di kamarnya, karna belum ingin membangunkan Dae Jung.


Tidak butuh waktu lama, pelayan muda itu kembali menenteng kesek yang menampung puluhan tespek, dia membeli sebanyak itu agar bisa di ulang lagi bila Nona Anna ragu. Dia masuk ke kamar tamu tempat Anna dan Bu Nas menunggu.


Anna memulai mencelupkan tespek itu ke dalam air seninya yang di tampung di wadah, matanya ia pejamkan menanti detik-detik menegangkan itu, berbeda dengan Bu Nas dengan pelayan muda itu, dia menatap proses tespek itu sedikit demi sedikit memunculkan garis satu hingga ...


"Nona, lihat !" Seru Bu Nas.

__ADS_1


Anna membuka matanya, terlihat di tespek sudah menunjukkan garis dua merah, Anna memeluk Bu Nas, dia menagis terharu, dia sudah mengandung anak dari Dae Jung.


"Saya bahagia sekali, Nona." Bu Nas ikut teharu pula, tanpa sadar air matanya menetes.


"Apa ini benar, Bu Nas? apa perlu kita ulang lagi?"


"Coba lagi, Nona."


Anna mencelupkan lagi tespek selanjutnya, di menit kemudian, alat itu masoh tetap sama dengan sebelumnya, menunjukkan garis dua pembawa kebahagiaan.


"Tuan Kim, pasti bahagia," tukas Bu Nas.


"Kita rahasiakan dulu, Bu Nas. Biar moment bulan madu kami jadi cerita bahagia ini."


"Tapi, Bu Nas ..jangan sampai kehamilanku di ketahui orang lain, termasuk Ibunya Bora dan Bora, " pinta Anna, dia tak ingin janinnya bisa berimbas oleh ambisi Bora mendapatkan Dae Jung kembali.


***


Maaf Bab ini di cut ya, karena ada sesuatu yang belum harus di publish..

__ADS_1


maaf readers... semoga kalian sehat


__ADS_2