Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 1


__ADS_3

" Hey apa kah kau tidak bisa keluar dari ruanganku sekarang, mengganggu saja, pekerjaan ku ini sangat banyak, jika kau tetap disini otak ku yang cerdas ini tidak bisa berfungsi dengan baik..


"iihs kau ini, aku datang mau curhat malah di usir.


"curhatnya di kost aja nanti, sekarang keluar dulu, kerjakan bagian mu sana, bukankah kau juga banyak kerjaan ?!


.


.


.


Anita persinta . biasa di sapa anet oleh semua yang mengenalnya, seorang gadis desa yang berparas cantik, bodi bak model dan juga memiliki otak yang jenius, tapi sayang mulutnya sangat nyeleneh namun kocak.

__ADS_1


berawal dari anet yang meminta izin kepada sang paman untuk melanjutkan kuliah di kota karena memang dia mendapatkan beasiswa dari pihal sekolah nya. ini semua berkat kecerdasan nya semalam bersekolah di SMA yang ada di kampung halamannya.


Malam hari di kampung


*Paman, anet sudah lulus SMA dengan nilai tertinggi, dan anet mendapat tawaran beasiswa dengan jurusan yang anet minati ya itu bisnis. apa paman dan bunda mengizinkan anet untuk mengambil kesempatan ini dan pindah ke kota !?


*Paman dan bunda senang kamu lulus dengan nilai tertinggi net, tapi bukannya paman dan bunda melarangmu untuk mencapai impian dan cita cita mu, paman dan bunda rasa kami tidak cukup mampu untuk menggung biaya hidup mu selma di kota nanti..


*paman sama bunda tidak perlu kawatir maslah biaya hidup anet selama di kota, karena semua sudah di tanggung, mulai dari makan, tempat tinggal, uang saku dan tentunya biaya kuliahnya. dan satu lagi, anet juga sudah di tawarkan bekerja di kantor yang telah memberikn anet beasiswa ini, makan anet bisa belajar sekaligus bekerja nantinya.


bunda juga kan nanti bisa berkunjung ke kota, kalau paman pergi melaut. jadi paman sma bunda tenang saja" ucpa anet dengan wajah murung


sunyi...

__ADS_1


*Baiklah, paman sama bunda mu izinkan kamu ambil kesempatan ini, tapi kamu janji ya harus pandai membawa diri dan juga menjaga diri, kehidupan di kota itu kejam nak, jangan lupakan tiang agama kita" . pesan paman kepada anet.


*Insyaallah Allah paman, anet janji akan tetap jaga diri anet, terima kasih paman dan bunda sudah izinkan anet" wajah cantik anet mulai cerah dan lansung memeluk paman sertabundanya itu. Sebagai tanda bahagia dan juga perpisahan.


bahagia karena di berikan izin oleh pamna sreta bundanya, namun sedih akan meninggalkan bundanya seorang diri di rumah.


setelah acara berpelukan selesai penghuni rumah masuk ke kamar masing masing untuk istirahat, karena memang hari sudah mulai larut, suara jangkrik pun sudah bersahuatan di luaran sana, desa pun sudah mulai sunyi, hanya satu dua orang saja yang masih berada di luar rumah guna mencari angin malam, itu pun hanya di depan rumah atau di teras rumah mereka saja, kecuali para hansip yang memang tukasnya menjaga keamanan desa.


didalam kamar anet mulai merabahkan badannya ke tempat tidur yang tak terlalu empuk itu,tapi masih bisa di bilang sangat nyaman untuk beristirahat untuk melepas lelah.


* Ya Allah, semoga ini jalan terbaik untuk ku memulai hidup yang jauh lebih baik, dan semoga kelak aku bisa membanggakan paman dan juga bunda yang sudah sangat menyayangiku selama ini" doa anet sebelum memejamkna matanya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2