Bukan Gadis Desa Biasa

Bukan Gadis Desa Biasa
BAB 129


__ADS_3

*Hey betina, berani nya kau mengejek seorang denada seperti itu* denada berkata setengah berteriak.


*Emang nya kenapa, kau tidak senang nona* Anet semangkin memacing emosi denada.


Denada berdiri ingin menampar anet, namun saat tangan nyaa melayang di udara, ambran menangkap tangan denada daan menghemps nya kasar.


* Aauuu, sakit* teriak dena.


*Apa yang kau lakukan pada istri ku dena* bentak ambran.


*Sayang, dia mengatakan ingin merebut mu dari ku, trus aku bilang, kalau dia datang kesini hanya membuang waktu ku saja* adu anet pada suami nya.


*Dena, kau ini sudah tak waras ya, aku dan dia sudah menikah, lagian aku tak pernah menyukai mu, aku hanya menganggap mu teman saja. tidak lebih*


Mendengar perkataan Ambran denada pura pura sedih dan mengeluarkan air mata buya ny.


*Sayang, kenapa kau bicara seerti itu, kau lupa kalau kita saling mencintai, ini semua pasti karna wanita desa ini* ucap denada.


*Dena cukup, sekarang lebih baik kau pergi dari sini, sebelum aku berbuat kasar pada mu* usir ambran. melihat itu anet memeluk tubuh suami nya. dan mengolok denada.


*Tidak, aku akan tetap disini sampai kau mencampakkan wanita ini* ucap denada menunjuk anet.


Sadar di peluk istri nya ambran malah memiliki ide gila.

__ADS_1


*Sayang, aku ingin minum* ucap ambran sambil menyelipkan jemarinya di selah kancing kemeja anet.


*Kau haus sayang* Anet sengaja mengikuti permaianan sang suami agar denada pergi dari hadapn mereka.


*Mmm* ambran mengajak anet kembali duduk di sofa dengan anet di atas pangkun nya.


Dengan begitu santai anet mengalungkan tangan ke leher ambran dan mengecup bibir suaminya dengan sangat mesrah. sementara denada masih melihat mereka dengan santai dan yakin kalau pasangan ini hanya berekting di depannya.


Setelah puas saling *******, ambran membuka dua buh kancing kemeja istri nya dan ******* ***** gunung kembar nan kenayal itu.


*Sayang, kau nakal sekali. gak enak di liat sama benalu* tutur anet manja.


*Biarkan saja sayang, anggap saja dia tidak ada* setelah berkata kata ambran lansung menghisap saleh satu chocochip istrinya.


Denada merasa panas melihat adegan dewasa yang di lihatnyabsecara lansung ini, berdiri dan meninghalkan suami istri yang di lnda gaira itu.


taaaaangg.


Suara pintu ruangan anet yang di banting denada kuat saat keluar dari rungan yang membut hati nya panas.


*Silan, mereka benar benar gila, berbuat mesum di depan ku seenaknya. awas saja aku pasti bisa membuat mu berpaling dari wanita desa itu ambran.* umpatnya dengan langkah terburu buru meningvalkan kantor anet.


Di ruangan anet, ambran masih menggelayut pada bukit kembar istrinya, dan anet membiarkan serta menikmati setiap isapan ambran pada chocochip nya secara bergantian.

__ADS_1


Ambran melepas isapannya. *Sayang aku mau bibir bawah* rengeknya seperti anak kecil.


Anet hanya tersenyum dan mengacak rambut rapi suami nya. kemudian menikan tombol kecil yang berbentu kunci mobil yang ada di saku kemeja berwarna birunya.


*Sayang itu remot apa* tanya ambran bingung.


*Ini,*


*iya, itu remot kan*


*Haha iya ini remot buat membuka dan mengunci pintu ruangan ini. hanya aku yang memilikinya dan satu lagi ada pada dinda.*


*Kau memang bukan gadis desa biasa sayang, otak mu begitu cerdas. jadi mangkin cinta deh sama kamu* ucap ambran sambil mencium pipi istrinya.


*Gombalan mu basi* Anet memasang kancing nya, namu ambran dengan cepat menahan pergerakan tangan anet. dan malah membuka seluruh kancing itu hingga memperlihatkan bra berwarna biru yang sudah turun di bawah buukit kembar anet akibat ulah nya tadi.


*Dasar ya kucing, gak boleh liat daging kenyal satu malah minta daging lainnya* sindir anet.


*Sayang, kau sangat menggoda. lihatlah pedang ku sudah sangat keras di bawah sana*


*Terus * anet pura pura tidak tahu maksud ambran.


*Sayaaang* ambran kembali ******* bibir tipis nan manis milik istri nya itu dan adegan panas itu pun kembali terjadi di sofa ruangan anet. padahl baru tadi malam mereka melkukan nya beberapa ronde.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2